Indigo Cantik X 7pria Tampan

Indigo Cantik X 7pria Tampan
Episode 27


__ADS_3

Huk...


huk....


huk...


"tuan". kata si merah.


hanami batu berdarah lalu tertawa kecil. "haha, aku benar-benar sial untuk hari ini."


"tuan rencana kita gagal". ucap can hitam yang membawa air minum buat hanami.


"aku tahu itu. rencanaku selama setahun lebih ini malah gagal oleh mereka, tapi itu belum gagal sepenuhnya karena aku sudah selesai mempersiapkannya". balas hanami dengan anggun meminum air yang dikasih oleh can hitam.


"kalau begitu kita pergi kerencana kedua". lanjut hanami tersenyum iblis.


"hanami, kenapa kamu malam-malam diluar?". kata seorang pria yang memakai kaos polos dan berkacamata.


"kak suho". ucap hanami yang langsung menoleh.


"baru saja". sahut suho


"kamu sedang apa diluar sendirian?". tanya sehu menyilangkan tanganya.


"aku hanya ingin menghirup udara segar sambil melihat bintang saja". jawab hanami tersenyum sampai menampakan deretan gigi putihnya.


"oh, jangan terlalu lama diluar. nanti kamu sakit lagi". ucap suho berjalan masuk kerumh.


"iya". balas hanami

__ADS_1


"satu hal lagi, jangan bermain trik di belakang kakak seperti satu tahun yang lalu". ucap suho menatap hanami dingin.


"tidak. aku tidak akan melakukan hal itu lagi, aku janji". ucap hanami memegang kedua telinganya.


suho hanya berdehem. "Hmm"


"yoongi, Kamu tidak salah ruby dan seokjin ada di sini. Kamu tahu kan tempat ini sangat mengerihkan pasti banyak hantu yang bergentayangan". Kata lin memeluk dirinya, dia merasa ada sesuatu dibelakangnya karena dingin.


"Ah, seokjin ini kenapa mencari tempat berkenca di tempat yang sangat mengerihkan ini. Apa dia tidak tahu cara berkencan". Jimin yang awalnya menyilangkan tanganya dia mengulurkan satu tangan kebelakang lin seperti menyingkirka sesuatu yang menempel di tubuh lin yaitu sosok makhluk halus.


Mereka bertujuh berada di lokasi yang seokjin kirim melalui ponsel ruby. mereka berada di pabrik semen yang terbengkalai, mereka memasuki pabrik itu dengan hati hati dan melihat sekeliling pabrik ini.


"seokjin-ruby, kalian berdua dimana?". teriak namjoon.


"sebenernya apa yang mereka berdua lakukan ditempat seperti ini sih?". ucap hoseok.


"aku disini". teriak seokjin yang berasal dari ruangan kecil.


"Argh, kenapa ada sebuah kepala manusia ditempat ini?". lin berteriak lalu merangkul tangan taehyung dan bersembunyi ketubuh taehyung.


"apa ini tempat pembunuhan?". tebak minyoongi.


"apa mungkin seokjin dan ruby ditangkap oleh pembunub berantai". tebakan jimin. mereka yang bergegas lari menujuh seokjin dan ruby.


pada saat minyoongi, namjoon, jimin, hoseok, jungkook, taehyung, dan lin mereka melihat seokjin yang sedang duduk santai menyandarkan punggungnya kedinding dan sedangkan ruby masih terbaring tidak sadarkan diri, terus melihat anak-anak yang diculik oleh pembunuh berantai.


"kenapa kalian lama sekali datangnya". kata seokjin yang sedang mengusap kepala seorang anak kecil yang tubuhnya penuh lukah dan kotor.


"seokjin. kamu baik-baik saja kan dan anak-anak kecil ini-". perkataan hoseok terhenti seketika.

__ADS_1


"mereka adalah anak-anak diculik oleh pembunuh misterius". seokjin memotong ucapan hoseok.


"hiks...hikss...Ah, ruby sehabatku dia sudah mati..hikss..hikss...". ucap lin yang berjongkok disamping ruby.


"lin, kau terlalu berlebihan. ruby masih hidup". ucap jungkook.


"kau tahu dari mana ruby masih hidup. apa kamu tidak lihat tubuhnya penuh dengan darah". kesal lin.


"itu darah orang lain ruby hanya pingsan saja karena terkejut melihat si pembunub". ucap seokjin.


"terus dimana pembunuh itu?". tanya namjoon.


"disana. dia sudah mati". seokjin menunjuk kerah tubuh zaha yang kurua kering.


"bukanya pembunuh ini yang berkerja di toko sakura. tidak aku sangka dia adalah pembunuh anak-anak selama setahun ini". ucap jungkook menyilangkan tangannya.


"jangan ada yang menyentuh Barang apapun yang ada di sini. aku akan menelepon kantor polisi?". namjoon mengambil ponselnya disaku celana lalu menelepon no polisi.


" ini kantor polisi apa ada yang bisa kami bantu?".


"kami menemukan lokasi pembunuha anak-anak, dan kami akan mengirim lokasinya". ucap namjoon lalu menutup ponselnya dan memberikan lokasi tempat ini.


beberapa menit pihak kepolisian akhirnya datang ke lokasi yang di berikan oleh namjoon. tapi sayang namjoon, seokjin, jimin, minyoongi, hoseok, jungkook, taehyung, lin, dan ruby sudah pergi terus mereka hanya meninggalkan anak-anak itu dengan kondisi tertidur dan hanya meninggalkan satu pesan untuk pihak kepolisian.


"pak tom. kami menemukan sebuah surat yang tertulis 'selamat malam pak tom, kami bertujuh sudah menemukan lokasi pembunuhan anak-anak yang meraja lela ini dan pembunuhnya sudah tiada. dan kami juga minta tolong kembalikan anak-anak yang sudah di culik ini keorang tuanya, terus ada beberapa anak yang sudah meninggal'."


"maaf pak tom, nomor yang tadi menelepon sudah tidak aktip lagi dan juga kami tidak bisa melacak lokasi ponsel itu".


"lagi-lagi gagal". ucap pak tom.

__ADS_1


"bersihkan lokasi ini dengan baik dan telepon orang tua anak-anak ini secepatnya.


__ADS_2