Indigo Cantik X 7pria Tampan

Indigo Cantik X 7pria Tampan
Episode. 28


__ADS_3

"lee minho". teriak seorang pria yang berlari menuruni anak tangga dengan baju tidur panda.


lee minho melepaskan kacamatanya terus sedikit mengucak matanya karena gatal lalu menutup leptopnya berkata "jaya sudah berapa kali aku bilang jangan berteriak".


"itu tidak penting. kamu tahu apa yang terjadi dengan aku selama aku tidur". kata jaya yang sangat senang duduk dekat lee minho


"paling juga kamu masuk kedalam tubuh seseorang dan melakukan hal yang bodoh". ucap lee minho datar lalu membuka berkas dokumen yang ada disamping leptop.


"tidak. aku masuk kedalam tubuh tuan". ucap jaya tersenyum.


lee minho meletakan dokumen itu dan dengan datar menatap jaya lalu mendorong tubuh jaya terbaring diatas sopa dan lee minho ada diatas jaya lalu wajah lee minho sangat dekat hampir menabtak jawah jaya.


"jangan pernah bercanda dengan hal ini mana mungkin tuan bisa berengkarnasi, kamu tahu kan jiwa yang sudah melanggar takdir tidak akan direngkarnasikan sebagai manusia melainkan mereka akan dijadikan hewan atau alam". ucap lee minho.


jaya yang melihat dekat wajah lee minho dia langsung memerah dan matanya melirik kearah lain karena dia tidak akan pokus. "A-aku tahu itu. tapi aku tidak bercanda aku beneran masuk kedalam tubuh tuan".

__ADS_1


"Ah". jaya terkejut karena lee minho tiba-tiba saja menjilat telinga jaya terus tangan lee minho malah masuk kedalam baju jaya dan jaya dengan cepat mendorong lee minho lalu pergi kearah kamarnya dengan wajah yang merona.


sedangkan lee minho hanya tersenyum kecil lalu mengambol ponselnya dan melihat kelayar yang menampilkan sebuah berita yang berhasil menemukan tempat pembunuhan berantai anak-anak yang selama ini.


"lagi-lagi berita ini". kata lee minho menuangkan botol arak kegelas kecil lalu meneguknya dan dia malah terpikir dengan kehidupan masa lalunya.


"kenapa aku jadi kepikiran masa lalu kenangan yang selalu melekat dikepala aku ini. kenangan bersamanya itu". lanjut lee minho.


jaya dan lee minho sudah dua tahun tinggal ditubuh yang mereka rasuki. awalnya mereka berdua tidak tahu kenapa bisa masuk keraga orang ini karena mereka tahu jelas kalau mereka berdua seharusnya pergi ketempat rengkarnasi. akan tetapi setelah mereka selidiki dengan baik-baik ternyata ada seorang penyihir salah memanggil jiwa, seharusnya jiwa yang penyihir itu panghil adalah jiwa si tubuh ini tapi malah jiwa lee minho dan jaya. semenjak itu lah jaya dan lee minho beradaptasi dilingkungan ini dengan sangat baik.


********


"seokjin bagaimana kamu dan ruby ada ditempat itu?". tanya namjoon yang memberikan segelas air hangat, lalu duduk disopa dekat jungkook.


seokjin meneguk segelas air pemberian namjoon dan mulai menjelaskan apa yang terjadi padanya. "aku tidak tahu kenapa aku ada ditempat itu ! tapi sebelum itu saat aku pulang dari toko sakura ada seseorang yang memukul kepalaku sampai pingsan lalu seterusnya aku sudah ada ditempat itu dan juga melihat ruby yang sudah terikat".

__ADS_1


"terus dimana hantu anak kecil yang selalu mengikuti kamu itu?". ucap hoseok dengan tangan yang terus memainkan itu dengan posisi bersandar kedinding.


"dia sudah pergi bersama jiwa anak-anak yang lain". jawab seokjin yang sesekali dia melirik kekamar yang dimana ada ruby dan teringat apa yang terjadi ditempat itu.


"terus bagaimana pembunuh itu bisa mati?". tanya lin menatap seokjin.


"aku tidak tahu". jawab seokjin beranjak berdiri dan melangkah keluar. minyoongi yang melihat keanehan dari seokjin langsung menyusul dia keluar.


"ceritakan apa yang terjadi disana?" ucap minyoongi lalu mengeluarkan sebungkus roko dan mengambil satu batang roko terus menyalakan korek api, lalu menghisap roko itu.


"kenapa aku harus menceritakanya. kamu kan sudah tahu apa yang terjadi disana semua". ucap seokjin mengambil satu batang roko lalu mengambol korek api ditangan minyoongi dan menyalakan korek api itu terus menghisap rokonya.


"iya. yang kamu katakan memang benar, aku melihat semua kejadian pembunuhan itu termaksud ruby yang tiba-tiba berubah sikapnya yang seperti dirasuki oleh jiwa lain. tapi aku hanya ingin mendengar secara langsung saja dari kamu". setelah bicara minyoongi menghisap rokonya lagi.


"yang kamu lihat semua itu benar". ucap seokjin membuang roko lalu menginjaknya sampai padam.

__ADS_1


__ADS_2