Indigo Cantik X 7pria Tampan

Indigo Cantik X 7pria Tampan
Epiaode. 21


__ADS_3

"Argh".


ruby berteriak terbangun dari tidurnya karena pimpi itu lagi yang dimana ruby melihat kedua gadis itu dipotong dan kedua gadis itu melihat kearah ruby meminta tolong terhadapnya. pada saat ruby terbangun tepat didepan wajahnya ada sosok hantu kecil yang waktu ikut bersama seokjin.


"Argh, hantu". teriak ruby yang langsung menutupi dirinya dengan selimut.


hantu kecil itu menarik selimut ruby sampai melayak kearah lain lalu berkata. "tolong kak seokjin".


sedangkan ruby yang ketakutan melihat hantuk kecil yang begitu dekat denganya itu sangat mengerihkan dan ruby melempar bantal yang ada di sampingnya kepada hantu kecil . "menjauh dariku, jangan ganggu aku".


hantu kecil itu tiba-tiba saja menagis sambil berkata. "hiks..kakak...hiks...kakak tolong bantu.. hiks.. kak seokjin...hikss...kakak tolong bantu kak seokjin...dia sedang kesakitan disana..hiksa.."


ruby yang awalnya takut sekarang malah priatin melihat hantu itu menangis, ruby memberanikan diri berkata. "tolong jangan menangis aku tidak mengerti apa yang kamu katakan tadi".


hantu kecil itu sedikit bertenti menangis. "kakak kekasih kak seokjin. tolong bantu kak seokjin, dia sedang kesakita disana. orang itu menangkap kak seokjin".


"siapa yang menangkap seokjin?". tanya ruby.


hantu kecil itu menggeleng. "aku tidak tahu, orang itu memakai penutup kepala dan orang itu bukan manusia hidup tapi orang yang sudah meninggal".


"terus kenapa kamu tidak menolongnya dan malah pergi kesini. dan seharunya kamu meminta tolong sama teman-teman seokjin, kenapa malah datang kesini?. kamu kan tahu aku ini orangnya penakut". ucap ruby.


"aku tahu kakak memang penakut tapi entah kenapa aku tetap saja datang ketempat kakak dan meminta bantuan kakak untuk menolong kak seokjin...aku merasa cuman kakak yang bisa menolong kak seokjin". ucap hantu itu yang duduk di kasur ruby dan ruby yang semakin memojok dari kasurnya.


ruby yang sedikit berpikir panjang karena dia agak sedikit ragi dengan hantu kecil ini apa yang hantu kecil itu katakan itu benar atau bukan, akan tetapi ruby juga tidak bisa mengabaikan seokjin yang sudah sering menolongnya. dan ini adalah hal yang bagus buat ruby membalas budi sama seokjin.

__ADS_1


"baiklah aku akan membantu. tapi apa kamu tahu di mana seokjin di bawa pergi?". tanya ruby.


hantu kecil itu langsung semamgat mendengar hal itu. "iya, aku tahu dimana tempat kak seokjin dibawa".


pada saat hantu kecil mengulurkan tanganya kepada ruby dan ruby yang cukup memandang tangan hantu kecil ini, perlahan-lahan mengulurkan tangannya. tiba-tiba saja ada yang memegang pergelangan tangan ruby dan menghempar tangan hantu kecil yang terulur.


"jangan pernah percaya dengannya...". ucap pria yang pernah berbicara sama ruby di gang kecil tiba-tiba saja muncul dengan tatapan yang mengerihkan terhadap hantu kecil....


"kamu". ruby yang menoleh melihat wajah pria itu yang putih pucat dan ruby juga bisa merasakan seberapa dinginya tubuh pria ini pada saat memegang tanganya, tapi ruby tidak merasa takut sama sekali walau dia tahu jelas kalau pria ini adalah hantu....


hantu kecil yang terkejut melihat hantu pria itu sedikit menghindar darinya dan wajah hantu kecil itu yang awalnya tidak terlalu menyeramkan sekarang malah menjadi lebih menyeramkan dari sebelumnya.


"kamu. serahkan dia kepadaku". kata hantu kecil itu ketus.


"tidak. aku tidak akan menyerahkan dia kepadamu, aku tahu kamu akan membawa gadis ini ketempat saudara kembarku dan menjadikanya tumbal terakhirnya". ucap hantu pria.


dengan cepat hantu pria itu menghilang bersama ruby dari kamar ruby, karena hantu pria itu tahu kalau dia melawan hantu kecil itu kemungkina sangat tipis untuk menang dari hantu kecil.....


ruby menarik tanganya dan sedikit menghindar beberapa langkah dari hantu pria. "tempat apa ini?".


"ini tempat yang aman untuk sementara dari mereka?". ucap hantu pria.


ruby menggigit bibir bawahnya karena ada beberapa pertanyaan yang ada di pikiran ruby. hantu pria yang melihat dan tahu apa yang ada didalam pikiran ruby, hantu pria itu tersenyum sambil membelai rambut ruby dengan lembut.


"jangan dipikirkan lagi aku akan kasih tahu apa yang ingin kamu tahu". kata hantu pria duduk di hadapan ruby.

__ADS_1


"aku Zeha dan orang yang kamu lihat ditoko GMP sakura itu saudara kembarku Zaha. dan hantu kecil yang kamu lihat tadi namanya Anah tapi bukanlah hantu kecil yang bersama teman laki-laki kamu itu melainkan hantu kecil itu suruhan zaha untuk menangkap kamu, dan aku yakin dia juga disuruh oleh kedua hantu itu". kata pria.


"Aku tidak mengerti sama sekali". ucap ruby yang tidak bisa mencerna perkataan Zeha.


tiba-tiba sebuah kabut tebal muncul dan membuat ruby sama zeha panik dengan kemunculan kabut ini entah dari mana datangnya, dengan dua sosok bayang tinggi dan besar derdiri di depan mereka berdua lalu menangkap ruby sama zeha pada saat keadaan lemah yang sepertinya itu gara-gara kabut tebal ini.


Ruby, Zeha dan beberapa anak kecil termaksud seokjin juga berada disebuah ruangan yang sangat mengerihkan, mereka di ikat disebuah kursi yang melingkar sedangkan zeha dikurung didalam sebuah lingkarang yang sudah dimantrai.


"ruby. ruby sadarlah". kata seokjin yang diikat disamping ruby, seokjin menendang kaki ruby.


ruby perlahan-lahan membuka matanya dan sedikit menggelengkat kepalanya karena pusing yang kemungkina epek dari asap tebal itu, ruby melihat didepanya buran dan perlahan mulai jelas. ruby membulatkan matanya melihat didepan matanya sebuah mayat anak kecil yang duduk dikuri terikat penuh sayatan pisau sama seperti mayat yang ditemukan ditongsamap di berita itu.


"akhirnya kamu bangun juga". kata seokjin yang menatap ruby dingin.


"tempat apa ini? kenapa banyak anak kecil yang diikat?". kata ruby.


"aku tidak tahu yang pasti anak kecil ini yang diculik oleh pembunuh dingin itu". ucap seokjin.


"kita berada di pabrik semen yang sudah ditinggalkan". tiba-tiba hantu zeha membuka mulut.


"zeha, kamu juga di tangkap". kata ruby yang baru menyadari kalau zeha juga ada.


"sebenernya apa rencana pembunuh itu mengumpulkan anak kecil dan kenapa dia menangkap aku sama ruby". ucap seokjin.


"entahla, aku tidak tahu. tapi yang pasti kenapa dia mengumpulkan anak kecil ini untuk tumbal". ucap zeha.

__ADS_1


"ini semua karena kamu". teriak hantu anih si hantu kecil yang selalu mengikuti seokjin, yang ternyata sejak tadi diam dan terua menatap zeha dengan tajam.


__ADS_2