
"Lalas, kamu kenapa?" Teriak namjoon yang terkejut dan khawatir dengan semua ini yang tiba-tiba saja.
"Ahhh..S-saya tidak tahu tuan muda. Aaahh, ini sangat sakit. P-perut saya sangat sakit tuan muda, saya merasa seperti ada sesuatu yang mencabik-cabik didalam perut saya. Argh".
"Sebenernya apa yang terjadi dengannya, kenapa perunya semakin lama semakin membesar." Lin mulai panik melihat hal ini dan ketakutan jika perut ini terus membesar lalu meledak begitu saja itu sangat mengerihkan.
Argh
Lalu terdengar suara teriakan kesakita orang-orang yang ada di lantai bawah rumah namjoon. Mereka bertika berlari melihat kepawa lantai satu dan melihat beberapa playan wanita dan laki-laki berterika kesakitan sama seperti lalas pelayan wanita tadi. Mereka semua yang melihat kejadian ini merasa bingun apa yang terjadi ini seperti bencana yang sangat kacau dan misterius.
"Chiko apa yang terjadi pada mereka semua?" Mamjoon bertanya kepada chiko yang baru sama muncul.
__ADS_1
"Saya tidak tahu tuan muda tapi para orang yang memgurus hewan juga sama seperti ini berteriak kesakitan di bagian perut, karena itu saya berlari kesini takutnya tuan tahu apa yang terjadi". Chiko berucap dengan napas yang terengah-engah tapi dia tetap bicara dengan cepat.
Namjoon yang berpikir untuk bertanya terhadap kakeknya yang kemungkina dia tahu penyebab semua ini. "Ruby, lin. Kalian tunggu disini! aku harus bertemu dengan seseorang yang mungkin tahu penyebab semua ini."
Lin dan ruby hanya mengangguk diam dan menatap namjoon yang perlahan jalan menuruni anak tangga satu persatu. Sebuah kilatan bayangan hitam yang entah datang dari mana merasuki salah satu playan laki-laki dan tersenyum iblis terus dia berjalan mendekati kedua orang tua namjoon.
"Disaat keadaan seperti ini kenapa kakek pergi". Namjoon sangat kesal karena sejak tadi tidak menemukan kakeknya.
Tidak lama namjoon dan chiko mendengar raungan Beom dari luar, mereka berdua berlari ketempa itu dan melihat kakek yang sedang di kepung oleh para pelayan yang dirasuki oleh mahkluk halus. Kakek dan beom sedang berkelahi dengan para playan sialan itu.
"Kakek juga tidak tahu apa yang terjadi, Namjoon."
__ADS_1
Sebuah teriakan ayah namjoon yang berasal dari ruang tengah "Lepaskan istriku monster jelek".
"Monster jelek lepaskan ibu namjoon". lin berteriak sambil melempar barang yang ada di sekitarannya dan sedangkan ruby juga sama seperti lin melempar barang kearah monster itu agar melepaskan ibu namjoon.
Monster yang menangkap ibu namjoon adalah pelayan yang kesurupan dan perlahan tubuhnya berubah menjadi makhluk aneh yang sangat mengerikan tubuh yang besar dan tinggi, memiliki sisik seperti ikan, mengeluarkan lendir berwarna hijau dari mulut, kuku yang panjang berwarna hitam. Ruby yang ingin melempar bot bunga seketika tubuh ruby membeku dia merasa badanya bergejolak sangat sakit disetiap tubuhnya lalu dia amburk kelantai dan memuntahkan darah, pengelihatan mata ruby yang tiba-tiba buram dan itu membuat ruby sangat panik dengan kondisi tubuhnya yang sekarang ini.
"Ah, kenapa dengan tubuhku ini. Kenapa tubuhku sangat sakit dan aku tidak bisa melihat jengan jelas."
"R-ruby."
"Eh, siapa yang memanggiku?"
__ADS_1
"Ruby."
"apa itu lin atau namjoon tapi kenapa suaranya berbeda, ini sangat asing ditelingaku."