
"Lin apa kamu tidak ingin memperkenalkan temanmu ini". tante rosa tersenyum menatap lin
"Eh. Tante-paman kenalkan ini sahabatku, ruby jingga". lin menarik ruby lalu merangkulnya.
"Ruby, ini paman seok dan tante rose. Mereka berdua paman dan tantehku dari keluarga mamaku". Lanjut lin tersenyum.
"Salam kenal tante rose, paman seok". ruby tersenyum lebar.
"Salam kenal juga. Pak liang antarkan mereka berdua kekamarnya, agar istrahat".
Kepala pelayan liang menganggukan kepalanya sekali dengan perlahan. "Iya, bu rose".
"Nona lin, nona ruby silakan akan saya tunjukan kamar untuk kalian berdua". kepala pelayan liang sambil membawa koper lin dan ruby.
...Lin dan ruby berjalan menaiki anak tangga dan mereka berdua berada di belakang kepala pelayan liang. Mereka pertama pergi kekamar lin baru kekamar ruby. Kamar ruby bersebelahan dengan kamar jungkook dan kamar tahyung tepat di tengah-tengah. Dan jarak kamar lin sama ruby cukup jauh....
"Ini kamar nona ruby". Kata kepala pelayan liang membuka pintu kamar itu lalau menyodorkan kunci kamar itu.
"Terima kasih, pak liang". ruby mengambil kunci kamarnya
"Kalau begitu selamat beristrirahat nona ruby". kepala pelayan liang melanglah pergi meninggalkan ruby.
__ADS_1
...Setelah kepala pelayan liang sudah pergi ruby baru masuk sambil membawa kopernya kedalam, dan spontak ruby terkejut melihat kamar yang sangat besar dua kali liat kamar lin yang ada di indonesia. Dan ini juga sangat cantik pas dengan selera ruby....
"Wow, besar sekali". ruby langsung melompat keranjang itu.
...Ruby merasa nyaman tidur diranjang ini yang sanget empuk terasa tidur diatas awan yang melayang. Ruby menghempuskan napas lalu melompat turun dari ranjang itu dan berjalan mendekati jendela yang lebarnya sebesar dinding, ruby membuka godreng itu lalu melihat pemandangan yang sangat indah....
...Tapi selama ruby berdiri dijendela ada sosok yang berjalan mendekatinya dibelakang dan sebuah tangan yang terjulur menepak bahu ruby, sontak ruby kaget karna sentuhan itu....
"lin".
Lin menarik ruby. " Ayo kita ketaman. Aku punya kejutan buat kamu, ruby".
"Nanti juga kamu tahu".
...******...
...lin yang masih menarik tangan ruby sambil berlari menuruni anak tangga, ruby yang sedikit takut jika nanti tergelincir lalu jatuh....
"Lin pelan-pelan".
"nona hati-hati nanti terjatuh". teriak kepala pelayan liang dan di samping kepala pelayan ada seorang pria yang cukup tampan.
__ADS_1
...ruby yang kurang hati-hati akhirnya tergelincir saat melangkah satu anak tanggal, untung-nya ruby cepat di tangkap oleh pria yang berdiri disamping kepala pelayan liang....
"Ruby, kamu baik-baik saja kan ada yang terluka". Kata lin yang merasa bersalah.
"Aku baik-baik saja kok, lin. Terima kasih sudah menangkapku". Ucap ruby kepada pria itu.
"Iya, sama-sama. Lain kalin hati-hati apalagi saat berlari ditangga". pria itu tersenyum menatap ruby.
"Kamu siapa?". Tanya lin menghalangi ruby dari pandangan pria ini. Karena hal yang lin pikir kalau pria ini menatap ruby dengan menatap mesum.
"Nona lin, perkenalkan ini adalah tuan muda pank jimin dari keluarga pank. Teman tuan muda jungkook dan tuan muda taehyung".
"Hmm". Dehem lin mengangguk.
"Ayo, ruby. Aku ingin menunjukan sesuatu yang sangat kamu inginkan". lin menarik tangan ruby lagi dan berlari.
"Pak liang, apa dua gadis kecil itu keponakan paman seok?". pank jimin menyilangakan tanganya sambil tersenyum menatap ruby dan lin.
"Nona lin keponakan tuan seok sedangkan yang satunya adalah teman nona lin nama nya ruby jingga, yang berhasil lolos dari ujian dan mendapatkan biyaya wahasiswa di unversitas korea selatan".
"Hmm, sangat menarik". pank jimin mengangguk kagum
__ADS_1