
"aku mencari kamu kemana-mana ternyata kamu sedang asik makan bersama hoseok". kata jungkook yang muncul tiba-tiba di belakang mereka berdua.
"ada apa mencariku". ucap ruby yang mulutnya penuh dengan makan.
"kamu bertanya kenapa aku mencarimu, karena aku, kakakku, dan lin khawatir dengan kamu yang pergi begitu saja". ucap jungkook memegang pingganganya.
mata ruby tidak sengaja melihat seokjin yang sedang berdiri diam di depan toko bersama sosok anak kecil yang kakinya tidak menyentu tanah, dan ruby sepertinya mengenal sosok anak kecil itu yang dimana pada saat itu ruby berjumpah di gang yang terus diganggu oleh apa hantu. ruby hanya menyunjuk kerah seokjin. hoseok dan jungkook melihat keraha yang dimana ruby menunjuk mereka berdua melihat seokjin disana.
"seokjin". ucap hoseok.
"sedang apa dia dan kenapa ada hantu kecil di sampingnya?". ucap jungkook.
disaat itu seokjin menoleh kerah mereka bertiga yang sama menatapnya, jungkook melampaikan tanganya terhadap seokjin dan seokjin hanya menatapnya lalu melangkah masuk ketoko itu berjalan mendekati jungkook, ruby, dan hoseok.
"kalian bertiga sedang apa malam-malam ditoko ini?". tanya seokjin.
"wah. kakak sepertinya kekasihmu sedang berkencan denga dua laki-laki sekaligus". ucap hantu kecil yang muncul tiba-tiba dan ruby juga dengan cepat sembunyi di tubuh hoseok.
seokjin memukul kepala hantu kecil itu sambil berkata. "kau jangan bicara sembarangan".
"aku kan cuman bercanda kenapa harus memukulku". ucap hantu kecil itu menyilangkan tanganya dan memanjunkan bibirnya karena kesal.
"seokjin. kami perhatikan dari tadi kamu sama hantu kecil ini seperti punya hubungan?". tanya hoseok.
"hubungan pala kamu. ini semua gara-gara dia kalau waktu itu tidak pergi begitu saja aku tidak akan ketemu sama ini hantu kecil dan meminta tolong sama dia untuk menemukan ruby, dan akhirnya aku harus berjanji sama dia untuk menemukan pembunuh yang sudah membunuh ini hantu kecil". ucap seokjin.
ruby yang ingat hal itu merasa bersalah. "aku minta maaf atas kejadian waktu itu dan sudah menyusakan kamu".
"sudahlah lupakan saja lagi pula itu sudah berlalu". ucap seokjin mengambil segelas minuman alkoho di samping hoseok.
__ADS_1
lalu mereka bertiga mendengar siaran berita di TV ditemukan seorang mayat anak kecil di tumpukan sampah dengan keadaan tubuh yang sangat mengerihkan.
"hari ini, pada hari rabu tanggal 07 juli di temukan mayat anak kecil di tong sampai ditemukan oleh warga yang saat mau membuang sampai".
"mayat anak kecil ini sangat memperiatin sekucur tubuhnya penuh dengan bekas sayatan pisau dan sepertinya anak kecil ini juga sudah di perkosa oleh pembunuh".
"Ah, lagi-lagi ada pembunuhan anak-anak". orang-orang yang ada ditoko itu pun membicarakan prmbunuhan hal ini karena pembunuhan ini bukan yang pertama melainkan ketiga kalinya.
"tahun lalu juga ada pembunuh anak-anak seperti ini dan akhitnya kasus ini di hentikan karena para anggota kepolisian tidak berhasil menemukan bukti si pembunuh, dan sepertinya si pembunuh ini keluar lagi dari persembunyian".
"kita harus hati-hati lagi untuk menjaga anak-anak karena pembunuh itu mulai bereaksi lagi".
"aku harus menelepon kakak perempuanku untuk melihat berita ini".
ruby yang melihat itu langsung melihat kearah hantu kecil itu dan melihat sayatan yang sama dengan mayat itu dan sayangan dengan hancu kecil, ruby berkata. "kamu juga dibunuh seperti itu kan".
"kakak bagaiaman mana kamu tahu hal itu". ucap hantu kecil itu.
"berarti pembunuh itu sama". ucap jungkook.
"tidak sama. pembunuh yang membunuh hanti kecil memakan tangan kanan sedangkan pembunuh ini memakai tangan kiri, memang sayatan sama persia tapi kedalaman sayatan itu berbeda". ucap seokjin menyilangkan tanganya dan entah kenapa matanya menatap tangan seorang laki-laki pelayan toko ini yang berdiri dipintu masuk.
tiba-tiba sebuah ponsel berdering yaitu milik jungkook. jungkook langsung mengangkatnya. " kak taehyung".
"sekarang kamu lagi dimana, apa kamu sudah menemukan ruby?".
"diya, aku sudah menemukan ruby dan aku sekarang ada di toko GMP sakura bersama".
"cepet kalian berdua pulang, ayah sudah sangat marah".
__ADS_1
"iya".
jungkook memegang pergelangan tangan ruby sambil berkata. "ayo kita pulang".
ruby menarik kembali tanganya lalu berteriak. "aku tidak mau kembali kesana".
jungkook yang tidak ingin di omelin oleh ayah dan kakaknya dia terpaksa memanggul ruby, akan tetapi ruby terus memberontak. "turunkan aku, jungkook. aku tidak mau pergi".
"jangan memberontak nanti kamu jatuh". ucap jungkook.
"aku pulang duluan". ucap jongkook kepada hoseok dan seokjin. jungkook berjalan keluar toko lalu memasukan ruby kedalam mobil dan memakai sabuk pengaman.
pada saat ruby dan jungkook sudah sampai dirumah mereka berdua melihat taehyung, lin, tante rose, dan paman seok yang duduk dikursi sedang menatap keraha ruby dan jungkook. ruby yang melihat sekeliling ada beberapa barang yang pecah.
ruby dan jungkook menelan saliv saat paman seok beranjak dari kursi dan membawa sebuah kayu kecil yang panjang berjalan mendekati mereka berdua dengan ekspresi wajah yang garang. pada saat paman seok mengangkat tongkat itu yang sepertinya sudah siap untung memukul ruby dan jungkook, mereka berdua menutup matanya karena takut.
paman seok menjatuhkan tongkat kayu itu dan memeluk ruby sambil membelai rambutnya dengan lembut dan berkata. "paman seok pikir kamu tidak akan mau kembali lagi kesini. paman seok minta maaf sudah memarahi kamu dan menampar kamu tadi padahal kamu sedang menderita".
lin, taehyung, tante rose, jungkook, dan para pelayang terjengan melihat hal itu. padahal sebelum ada ruby paman seok begitu murka sampai ada satu pelayan wanita mati ditanganya paman seok karena marah, dan beberapa barang antik hancur ruby seperti pawang paman seok.
"paman seok tidak salah seharusnya aku yang minta maaf sama paman seok. yang dikatakan paman memang benar aku seharuanya melawan rasa taku aku ini bukanya malah berteriak, menangis seperti orang tidak waras". ucap ruby melepaskan pelukan paman seok lalu tersenyum.
"yasudah kalau begitu kita makan pasti kamu belum makan kan". ucap paman seok.
"maaf paman seok aku sudah makan tadi ditoko GMP sakura sama hoseok". ucap ruby.
"oh, yasudah kalau gitu kamu pergi kekamar bersikan badan kamu terus tidur". ucap paman seok.
"iya". ucap ruby memganggukan.
__ADS_1
pada saat bicara sama jungkook nada bicara paman seok berubah sedikit ketus. "kenapa berdiri diam disitu cepat masuk kamar, kalian juga cepet bubar".
semua orang yang ada diruangan itu langsung pergi kekamar masing-masing dan para pelayang pergi melakukan perkerjaannya yang masih belum selesai.