Indigo Cantik X 7pria Tampan

Indigo Cantik X 7pria Tampan
Episode 09.


__ADS_3

...Ruby yang sedang tertidur akan tetapi wajahnya penuh keringat dingin dan pucat. Ruby sepertinya sedang bermimpi buruk, karena tubuh-nya yang tegang, tangan yang meremas selimut. Ruby langsung terbangun dengan napas yang terengah-engah dan mengelap keringat yang ada diwajah ruby dengan tanganya, lalu mengambil segelas air putih untuk melegakan dehaganya yang kering....


...Pada saat ruby sudah merasa tenang tiba-tiba saja ruby merasa tegang lagi, karena suasana yang tiba-tiba berubah menjadi sedikit menyeramkan. Ruby mendengar dercikan lemari baju yang seperti terbuka, suara air yang mengalir dikamar mandi, dan ruby merasa ada sosok yang merangka diatas dinding. Lalu ada dua tangan yang muncul dari belakang ruby yang menjulir kedepan seperti memeluk ruby dengan belumuran darah, ruby hanya diam dan menelan salivnya dengan kasar....


Ruby yang memejamkan matanya karena takut sambil berdo'a meminta perlindungan kepada yang maha Esa. "Ya, allah tolong buat mereka pergi jangan ganggu hambamu yang lemah ini".


Muncul suara pria dengan nada dingin dalam bersamaan tangannya melayang kepangkuan ruby. "Pergi dari kamar ini jangan ganggu kami".


...Para mahluk yang mengganggu ruby pun pergi setelah mendengar suara dingin pria itu. Ruby sontak mendengar suara itu dan melirik kesamping dengan perlahan,terus ruby berteriak dengan keras. Dan menendang pria yang berbaring tidur di samping-nya dengan keras sampai pria itu terjatuh....


"Argh. Siapa kamu, kenapa ada dikamarku?". ruby melempar bantal yang ada disamping.


Pria itu mengusap pantatnya yang sakit lalu berbalik tanya terhadap ruby. "Kamu ini siapa, kenapa ada dikamar temanku?".


"kenapa kau berbalik tanya terhadapku. ini kamarku bukan kamar milik temanmu itu, dan kenapa kamu tidak mengenakan pakaian hanya celana panjang. atau jangan kamu-". ucapan ruby terhenti lalu langsung melihat ketubuhnya ada yang hilang atau tidak.


ruby menghelas napas lega karena bajunya masih menempel dibadanya lengkap."syukurlah masih utuh".


"ruby kenapa kamu berteriak?". lin yang kebetulan lewat sambil memegang gelas yang berisi air putih karena dia baru dari dapur mengambil air minum.


...lalu disusul oleh taehyung dan jungkook yang memakai baju tidur yang polos, rambu yang sedikit berantakan akan tetapi tetap saja itu terlihat keren dan membuat para wanita gemes....


"kenapa berisik sekali, sih?". Tanya jungkook yang menguap sambil menggaruk kepalanya.


"hyung. kamu sedang apa di kamar teman sepupuku?". Tanya taehyung.


"kalian berdua kenal sama pria mesum ini?". Tanya ruby menunjuk kepria itu.


"aku bukan pria mesum yang kamu pikirkan". pria itu melangkah mendekati taehyung dengan sempoyongan.

__ADS_1


...jungkook dan taehyung memapa pria itu membawanya kekamar taehyung dan membaringkan-nya diranjang. sedangkan mereka berdua lin sama ruby memutuskan untuk tidur bersama malam ini, akan tetapi ruby tidak akan menceritakan kejadian tadi saat ia diganggu oleh mahluk halus....


"hyung apa kamu habis minum alkoho, sampai mabuk seperti ini?". Ucap jungkook menyilangkan tangan-nya sambil duduk disopa menyandarkan punggungnya kesopa.


"Ah, tidak. ini semua ulah si berengsek itu". jawab pria itu bangun dari tidurnya lalu dengan posisi duduk. pria itu memukul kepalanya yang pusing karena bangun tiba-tiba.


"si berengset. maksud kamu sehun". tebak taehyung.


"iya, siapa lagi kalau bukan dia yang ingin mencelakaiku". ucap pria itu.


"bagaimana bisa dia mencekalai, hyung". Ucap jungkook menggeretakan giginya.


"pada saat kita pulang dari rumah simby. aku pesamprok dijalan dengan sehun yang sedang mogok motornya, terus aku bantu dia memperbaiki motor. setelah itu dia memberiku air mineral, aku yang tanpa berpikir panjang langsung meminum-nya setelah dia pergi lalu tiba-tiba saja kepalaku merasa pusing dan aku berpikir lebih baik pergi kerumahmu ini. Eh, tidak tahunya aku malah salah masuk kamar". Jelas pria itu lalu berbaring.


"Ah, kepalaku masih saja terasa pusing". lanjut pria itu.


...*******...


"ruby kenapa kamu tidak memakai androk yang aku kasih".


"aku tidak nyaman pakai androk pendek yang kamu pilih itu, bagaimana kalau nanti ada pria yang jahil terhadap sehabatmu ini".


"iya juga sih". ucap lin dengan nada pelan.


"yasudah kalau gitu, ayo kita pergi keruangan guru". lanjut lin memegang pergelangan tangan ruby.


"emangnya kamu tahu arah jalan keruangan guru?". tanya ruby yang sedikit ragu dengan lin.


lin menggeleng. "tidak".

__ADS_1


ruby menghelas napa pendek. "kalau tidak tahu jangan jadi so tahu. kalau gitu coba kita tanya orang itu".


... ruby menunjuk kearah pria yang sedang duduk sambil membaca buku tebal dengan ekspresi serius. ruby sama lin menghampiri pria itu dan beberapa kali ia memanggil pria itu tapi tidak disahut sampai akhirnya ruby menyentuh bahu pria itu, dan akhirnya pria itu sontak sadar....


"Sillyehamnida (permisi)". Ucap ruby tersenyum.


"iya, ada apa?". Ucap pria itu menutup bukunya.


"Hmm. jadi begini kami berdua murid baru kampus ini, jadi kami ingin pergi keruangan guru tapi kami tidak tahu arah jalan menujuh ruangan guru. apa anda mau mengantar kami berdua keruangan guru". Ucap ruby yang sedikit gugup.


"iya, tentu saja". ucap pria itu datar.


"Kamsahamnida (terima kasih)". ucap ruby tersenyum.


"iya. lagi pula saya akan pergi kesana". Ucap pria itu tersenyum.


...selama mereka berjalan menujuh keruangan guru, mereka bertiga mengobrol sepanjang dikoridor. dan ada beberapa wanita melihat ruby dan lin dengan tatapan sedikit sinis sedangkan pria menatap mereka berdua dengan wajah senyum....


"kalau boleh tanya siapa nama kalian berdua?".


"Aku lin dan ini temanku ruby".


pria itu terkejut setelah mendengar nama lin dan ruby. "jangan bilang kalian berdua adalah murid dari negara indonesia yang dapat biaya mahasiswa dari universitas ini".


"iya".


"memangnya kenapa?". tanya ruby.


"tidak apa-apa. cuman jarang sekali orang yang bisa lulus dari ujian kampus ini dan berhasil mendapatkan biasa mahasiswa sampai lulus dari universitas ini".

__ADS_1


...saat sampai di ruangan guru pria itu sepertinya melihat sesuati berdiri disamping pintu ruangan guru sebelah tanaman berdiri tegak dengan wajah pujat akan tetapi penampilanya seperti orang kuno pada jaman 1985 tahun, yang sepertinya sudah bertahun-tahun mahluk itu berdisi ditempat itu tanpa bergeser....


__ADS_2