Indigo Cantik X 7pria Tampan

Indigo Cantik X 7pria Tampan
Episode. 26


__ADS_3

"apa kamu masih mau melakukanya?". tanya ruby.


"anih". suara yang tidak asing ditelina anih yaitu suara anah.


"ayo, kita pergi dari sini". ucap anah mengulurkan tanganya sambil tersenyum.


anih memegang tangan anah tersenyum sambil mengangguk kecil. "hmm."


para jiwa anak kecil itu menghilang didalam cahaya yang muncul di dinding, akan tetapi tidak berlangsung lama muncul suara di cahaya itu dan menampakan sosok bayangan pria. "kenapa kamu sebodoh itu".


mata zaha membula melihat dan mendengan suara sosok pria itu. "zeha"


"kua pasti menderita dan tersiksa selama ini zaha. aku minta maaf terlambat menjemputmu. ayo ikutlah denganku ketempat yang baru, karena kita sudah tidak pantas tinggal di dunia ini lagi". ucap zeha yang berdiri dihadapan zaha dengan tangan terulur.


zaha menagis dengan deras melihat zeha yang begitu sangat sehat tidak seperti dulu yang sering sakit-sakitan. "aku akan ikut denganmu kemanapun itu dan aku tidak akan meninggalakn kamu, zeha".

__ADS_1


"Ah, sepertinya aku harus pergi juga dari tubuh ini dan kembali ketempatku" sosok makhluk itu keluar dari tubuh ruby begitu saja, dan tubuh ruby jatuh kearah seokjin berdiri diam.


******


hoseok, jungkook, taehyung, jimin, namjoon, minyoong, dan lin pada saat mereka sampai di toko sakura dan bertanya sama pemilik toko sakura meluhat seokjin dan ruby datang kesini. tapi pemilik toko ini menggelengkan kepalanya tidak melihat orang yang mereka maksud.


"mereka berdua tidak ada disini terua kemana kira-kira seokjin sama ruby pergi". kata jungkook.


"kalau tidak ada disini yasudah kita cari ketempat lain saja". ucap lin.


"terus bagaimana sekarng". ucap lin.


sebuah ponsel berdering disaku celana minyoongi. minyoongi mengambil ponselnya dan melihat kelayan ponselnya melihat nomor yang tidak dikenal. "nomor siapa ini?".


"udah angkat saja mungkin itu ruby atau seokjin yang memakan ponsel orang". tebakan namjoon yang berdiri disamping minyoongi.

__ADS_1


"ini siapa?".


"ini aku seokjin. aku memakai ponsel ruby."


"seokjin, kamu bersama ruby. apa kalian berdua berkencan".


" ngomong kosong apa yang kamu katakan manamungkin aku berkencan sama dia".


"terus kenapa kalian bisa bersama dan kalian sekarang sedang berkencan dimana?".


seokjin memutarkan mola matanya. "aku tidak tahu lokasinya tapi aku dan ruby sekarang berada di pabrik semen yang terbengkalai. aku akan serlok tempatnya dan cepat kesini karena ruby tidak sadarkan diri. aku tidak ingin banyak bicara yang omong kosong".


seokjin mematikan teleponya lalu mengirim lokasinya ke minyoongi dan dia sedikit menggelengkan kepalanya sambil berkata. "kenapa dia berpikir seperti itu. aku dan gadis sialan ini berkencan gila kali aku, seperti tidak ada gadis lain saja. dan tempat nya juga gak mungkin seperti ini untuk berkencan".


seokjin berjongkok menatap ruby yang terbaring di tanah dengan menunjuk wajah ruby dengan jarinya. "kamu ini benar-benar gadis indigo yang merepotkan. kenapa setiap masalah selalu ada kamu, ini namanya jodoh atau hanya kebetulan sih".

__ADS_1


seokjin menarik tanganya dan sedikit menjauh dari ruby dan didalam pikiranya. sial, kenapa dia sejak tadi menusuk-nusuk pipi ruby sih, kenapa pipinya bisa sekenal itu sih bikin dia gemes saja terhadap wajah ruby yang kenal seperti kulit bayi.


__ADS_2