
di kamar Linda menemani Alya yang tengah tidur, sementara Vina menemani anaknya di kamar setelah anaknya tidur pulas Vina kembali ke kamar Alya
"apa Alya mengigau lagi ma" tanya Vina pelan seraya duduk di sisi ranjang menatap wajah adik ipar dengan pilu
"sesekali masih Vin, mama Ngan nyangka adik mu akan mendapatkan cobaan seberat ini" hiks! hiks! hiks! Linda menangis sambil memandangi wajah Alya
"ma" Vina mendekat lalu memeluk mama mertuanya
dari luar, Reno bersama nata ikut masuk ke kamar Alya duduk di lantai sedangkan nata duduk di atas ranjang
"besok Reno akan ke kampung Lukman, Reno coba cari Lukman ma" Reno membuka suara
"tapi kan kampungnya jauh Ren" balas Linda
"biar Vina yang temani bang Reno ma" Vina ikut membuka suara
nata memberi anggukan menyetujui ide dari Reno Karna sebelumnya Reno telah berbicara lebih dulu dengan papanya
"kak Lukman" Alya berteriak membuat orang orang di kamarnya kaget
Semua orang yang ada di ruangan itu mendekati Alya, Vina memberi segelas air untuk Alya Agra tenang
"sebaiknya kita bawa Alya ke rumah Sakit pa, mama khawatir dengan kondisi Alya seperti ini"
"tidak ma, aku tidak apa apa aku tidak sakit" tolak Alya
"tapi al, lihat kamu sekarang"
"tidak ma, aku tidak mau" Alya tetap dengan keputusannya
__ADS_1
"sudah ma, biarkan saja Alya istirahat dulu dia hanya sedang stress memikirkan suaminya" nata menepuk pundak Linda dengan pelan
"sudah sudah, kita istirahat biarkan Alya istirahat" nata menyuruh anak menantu dan istrinya keluar dari kamar Alya
...............
keesokan harinya Reno bersama Vina mendatangi rumah Lukman yang berada di kampung
namun nihil, tidak ada keberadaan Lukman di sana, bahkan keluarganya pun tidak mengetahui bahwa Lukman telah kabur kemarin sore
pukul empat sore, Reno dan Vina tiba di rumah namun tidak memberitahu Alya tentang info suaminya
"papa tolong Alya pa" pekik Linda dari dalam kamar
nata Reno dan Vina berlari menuju sumber suara, alangkah kagetnya saat melihat Alya tergeletak di lantai dengan wajah sangat pucat
"bawa ke rumah sakit" perintah Nat
"bi, ummi ikut juga ya" Vina ingin ikut mengantarkan Alya
"kamu di rumah saja Vin, kasihan anak anakmu ngak ada yang jaga, nanti kalau ada keperluan ada kamu" ucap Linda
Vina mengangguk, mobil melaju dengan kencang menuju rumah sakit terdekat agar Alya segera di tangani
"aunty kenapa mi, sakit ya" tanya kiano
"iya sayang, aunty sakit"
"sakitnya palah ya ummi"
__ADS_1
"ngak, kita dia kan aunty cepat sembuh ya" Vina mengajak kembar masuk ke dalam rumah
setiba di rumah sakit, Alya langsung di bawa ke ruangan UGD untuk mendapatkan pertolongan
Linda memeluk suaminya, tak henti hentinya menangis sejak menemukan alya tergeletak di lantai kamarnya
hiks! hiks! hiks!
"tenang ma, mudah mudahan Alya tidak apa apa" Reno mencoba menenangkan mamanya
"kalau ada apa apa sama Alya tidak akan mama maaf kan laki laki sialan itu" suara Linda terdengar berat
"sudah sudah, jangan memikirkan dia fikirkan anak kita" ucap nata sembari mengepalkan tangannya di kantong celananya agar tak ada yang melihatnya
nata pun sama, dalam hatinya sangat ingin memberi pelajaran pada menantunya yang telah berani menyakiti anaknya
"lihat saja nanti, akan ku balas kau Lukman" Reno berucap pelan sambil mundur mandur di depan pintu UGD
tak lama dokter yang memeriksa Alya keluar, Linda langsung menghampiri dokter itu menanyakan apa sakit Alya
"gimana anak ku dok, apa dia baik baik saja" tanya Linda
"mbak Alya tidak apa apa Bu hanya butuh istirahat kalau bisa jangan terlalu stress" dokter menjelaskan
"Alhamdulillah" Nata lega mendengar anaknya tak mengidap penyakit parah
"baik dok terimakasih"
dokter itu berjalan pergi, Linda buru buru masuk ke dalam ruangan
__ADS_1
Alya masih terlihat sangat lemas, sejak semalam tidak ada satupun makanan masuk ke dalam tubuhnya