
Sarah menyusul ke kantor dimana Lukman di proses, disana sudah ada Reno menunggu kedatangan Sarah
"Reno tolong lepaskan Lukman, dia tidak bersalah kamu jangan coba coba menyakiti anak saya" ucap Sarah saat bertemu Reno
Reno tertawa mendengar penuturan sarah, merasa ucapan Sarah sebuah lelucon dan ternyata Sarah tak mengetahui video viral yang di sebar salah seorang penunjang rumah makan yang melihat pertengkaran itu
"hahaha" tawa reno mengema di ruangan itu
"apa yang kau tertawakan, apa ada perkataan ku yang lucu, jangan kurang ajar kamu sama seperti adik mu, murahan " Sarah tak Terima
"hei. . . jaga ucapan mu ibu Sarah, jangan menghina adik ku harap jaga sopan mu di sini atau anakmu bisa mendekam lama di tempat ini " Reno membalas dengan nada kesal
jeg... Sarah mengunci mulutnya rapat
sedangkan Lukman masih dalam proses interogasi yang tidak dapat Sarah temui selama proses itu berjalan
"nak Reno ibu mohon dengan sangat, bebaskan Lukman dia tidak bersalah" Sarah kembali memohon
Reno tersenyum miring, membuat Sarah berdecak kesal itu juga membuat Reno tersenyum kesenangan
"apa yang anak ku lakukan sehingga kamu menangkapnya" tanya Sarah mulai sedikit emosi karna tak di gubris Reno
__ADS_1
"nanti juga tau apa kesalahan anak mu" balas Reno tak memperdulikan Sarah sama sekali
Sarah mengambil ponselnya di dalam tas lalu menghubungi Lucas, Lucas sangat kaget mendengar kabar lukman di tangkap
selang tiga puluh menit Lucas tiba di mana lukman di tahan dan proses interogasi telah selesai
"nak Reno ada apa ini, bisa jelas sama pakde" Lucas bertanya pada Reno
"iya pakde, pakde lihat dulu video ini" Reno memberikan ponselnya menunjuk sebuah video di mana terdapat Lukman Alya dan seorang laki laki yaitu Daffa
Lucas melihat video itu dengan serius kemudian Sarah mendekat melihat seksama isi dalam video tersebut
Lucas mengeleng tak mempercayai Lukman melakukan hal itu dan mengakui istrinya jelas jelas ia sedang dalam proses perceraian
"apa yang kamu lakukan ini Lukman, apa kamu lupa kalian sedang dalam proses perceraian" bentak Lucas dengan memasang wajah marah
Lukman menunduk tak berani mengangkat kepalanya
"Lukman, apa ini nak apa yang telah kau lakukan, apa karna video ini kamu berantem sama Dinda" tanya Sarah sangat sedih
"maafkan Lukman Bu, Lukman tak terima Alya di dekati lelaki lain " jawab Lukman sedikit takut
__ADS_1
"kamu yang telah menyakiti Alya Hinga dia meminta berpisah lalu kamu tak Terima, apa apaan ini Lukman, sadar kamu sudah punya Istri dan anak" tegur Lucas dengan emosi yang tertahan
jika tidak mengingat di kantor poli si sudah Lucas pukul keponakannya itu
"nak Reno maafkan Lukman, pakde akan bertanggung jawab jika Lukman melakukan ini lagi"
"bisa saja pakde tapi Alya saat ini jadi bulan bulanan warga dia di hujat sampai Alya tak berani keluar dari rumah" jelas Reno dengan kondisi Alya saat ini
"astaghfirullah. . . lihat perbuatan Lukman sangat keterlaluan"
"jika Lukman ingin bebas, bisakah melakukan klarifikasi dan menjelaskan bahwa itu tidak benar, bersihkan kembali nama Alya" permintaan Reno mengejutkan Lukman
"tapi bang aku masih mencintai Alya" Reno melirik Reno dengan wajah memelas
"tapi Alya Tak lagi mencintai mu bahkan mendengar nama mu saja dia enggan " Reno menatap sinis
""aku bisa berubah bang demi alya"
"Lukman, ingat anak mu di rumah" tegur Sarah dengan berdecak
kembali Lukman menunduk, sungguh ia menyesal telah menyakiti Alya dan menyesali perbuatannya telah melakukan itu bersama Dinda sampai Dinda hamil
__ADS_1