Istri Hanya Dua Hari

Istri Hanya Dua Hari
Bab 26. IHDH


__ADS_3

Alya belum siap untuk masuk kedunia kerja kembali, ia masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri setelah di hujat warga dan netizen


Dinda bersama Sarah hari ini ingin mendatangi rumah Alya, memberi pelajaran karna telah berani menghinanya hamil di luar nikah


pintu di ketuk sangat kuat sehingga yang punya rumah terheran heran...


"woi .. perempuan gila Keluar kau, jangan beraninya menghina ku dari ibu mertuaku ku temui aku" teriak seorang wanita dari luar


"siapa si Alya, pagi pagi ribut di depan rumah" mama melirik ke arah pintu


"entah ma, aku buka pintu dulu" Alya berjalan mendekat ke arah keributan lalu membuka pintu


"ini dia wanita yang berani menghina ku" Dinda menunjukkan jarinya ke wajah Alya


"maksudnya apa ini" Alya menepis tangan Dinda


Sarah mendorong tubuh Alya menempel ke dinding, mama yang melihat aksi itu membawa sapu ingin menolong Alya


"hei.. hei .. jaga kesopanan di rumah orang, jangan coba coba menyakiti alya" pekik mama tak terima Alya di sakiti


"anak Tantu yang harusnya sopan, berani sekali menghinaku hamil di luar nikah" ucap Dinda

__ADS_1


"heh perempuan Pela kor, memang kenyataannya begitu " Alya melepaskan diri dari Sarah


"jaga bicaramu, aku bukan Pela kor yang ada kamu tu Pela kor" kembali Dinda menunjuk jarinya pada Alya


"yang merebut suami orang siapa, malah mengatakan orang Pela kor" balas Alya dengan sengit


"yang ada kamu yang merebut kak lukman dari ku, aku mengandung anaknya lebih dulu wajarlah Kak Lukman harus bertanggung jawab atas kehamilan ku"


"haha" tawa Alya mengema di ruangan itu "tu kan ngaku, salah ku di mana coba"


"apa yang kau tertawakan, apa ada yang lucu" Sarah mengeram kesal


deg! Sarah melirik tajam Dinda sedangkan Dinda menutup mulutnya tak sanggup lagi membalas ucapan Alya


.............


Maya sibuk mencari keberadaan Daffa menghilang, biasanya akan main ke tokohnya membuat keonaran atau mengajak Alya makan siang


Maya mendatangi rumah Daffa tapi tidak menemukan Daffa di rumah itu hanya ada mamanya saja


"Maya, masuk lama Tante Ngak jumpa sama kamu" sapa Julia menarik tangan Maya

__ADS_1


"eh Tante, iya tan" maya menuruti saja lalu duduk di sisi Julia


"Tante mau tanya may soal video Daffa itu sama perempuan lagi ribut sama lelaki yang mengaku suaminya, apa itu benar" tanya Julia dengan rasa penasarannya


"soal itu Tan, wanita itu Alya teman baik Maya, memang itu suaminya tapi dia sudah menjatuhkan talaq sama Alya saat ini Alya telah mengajukan gugatan sedang menunggu jadwal sidang pertamanya" jelas Maya matanya mencari sosok Daffa


"oh begitu, terus hubungan dia sama Daffa bagaimana"


"setahu ku Daffa sempat mengungkapkan isi hatinya sama Alya tapi Alya meminta waktu sampai sidangnya putus dan dia di nyatakan sebagai janda, tapi maaf Tante Daffa nya kemana ya aku hubungi tapi ngak nyambung" ujar Maya


"Daffa Tante utusan kerja di luar kota untuk menghindari pertanyaan dari keluarga juga tetangga"


"oh begitu ya Tante, apa Daffa akan kembali lagi kekota ini" tanya Maya dengan raut wajah sedihnya


"sepertinya tidak, lebih baik dia disana Tante kurang merestui Daffa sama janda itu" jawab Julia


Maya sedih mendengar teman baiknya tidak di restui hanya karna status jandanya yang sebentar lagi Alya sandang


"baiklah kalau begitu Tante, aku permisi dulu" Maya berpamitan


Maya menuju kediaman Alya, menyampaikan informasi dari Daffa juga menyuruh Alya melupakan Daffa

__ADS_1


__ADS_2