
Setelah mengantarkan Alexa, Bryan langsung pamit untuk pulang pada Rey dan juga Elena. sementara Alexa menemui Erick yang sudah menunggunya di taman belakang dari tadi.
" dah lama nunggu lu Rick?" tanya Alexa sambil duduk di depan Erick.
" hampir satu jam gue duduk di sini sendirian, hampir saja gue ketempelan setan penunggu taman ini." jawab Erick dengan kesal.
Alexa tersenyum mendengar jawaban Erick " emangnya setannya gak alergi kalau mau nempelin lu,?" canda Alexa
" kurang ajar lu, jangankan setan semua cewek pun maunya deketin gue dan nempelin gue kek daki di ketek gue." jawab Erick dengan bercanda juga.
" hahahaha apa secara tidak langsung lu baru ajah bilang kalau ketek lu Dakian Rick " ucap Alexa sambil tertawa.
" tawa ajah terus ketawa,,, " kesal Erick
Alexa menghentikan tawanya lalu meminum jusnya yang sudah di siapkan oleh pembantunya tadi.
" lu tadi kemana sih, kan gue dah bilang mau kesini tapi lu malah keluar dan nyuruh gue nungguin cewek rese kayak lu?" tanya Erick
__ADS_1
Alexa meletakkan gelasnya sambil melirik Erick." gue habis pergi ke cafe sama calon laki gue Rick " jawab Alexa.
Erick tertawa mendengar jawaban Alexa. " hahahaha, emang siapa yang mau sama cewek modelan kayak lu Alexa ? hahahah jangan halu Mulu ah." ucap Erick
Alexa memukul lengan Erick dengan sangat kencang hingga Erick meringis kesakitan." belum apa-apa sudah main pukul-pukul ajah lu " ucap Erick sambil mengusap lengannya yang terasa panas
" lagian gue serius Rick, gue tuh dah punya calon laki, sebentar lagi gue mau merid kalau lu nggak percaya. lu bisa tanya sama mommy dan Daddy di dalam sana." ujar Alexa dengan kesal.
Erick masih tersenyum mendengar ucapan Alexa yang menurutnya hanya bercanda, karena selama menjadi teman dan sahabat Alexa Erick tidak pernah melihat Alexa dekat dengan cowok. jangan kan calon suami, pacar saja Alexa tidak punya.
" asal lu tau Rick gue kemarin kabur dari rumah karena gue nggak mau di jodohin, dan waktu gue di rumah sakit gue pikirin semuanya, ya tidak salahnya juga mencoba menerima perjodohan dengan pilihan Daddy, lagi pula selama ini kan gue nggak punya pacar," ucap Alexa.
Erick mencondongkan tubuhnya agar lebih dekat dengan Alexa. " lu serius ?" tanya Erick.
Alexa mendengus jengkel sambil menganggukkan kepalanya untuk menjawab Erick.
" namanya Bryan Adelois Bagaskara,, kami juga baru bertemu tadi dan membicarakan soal perjodohan kami, dan akhirnya kami sama-sama setuju untuk menerima perjodohan ini. tadi gue juga pergi ke cafe sama Bryan agar gue bisa lebih dekat dan lebih mengenalnya. " ucap Alexa.
__ADS_1
mendengar cerita Alexa jujur saja hati Erick seperti di tusuk oleh jarum, entah kenapa Erick merasa tidak terima mendengar Alexa akan menikah. padahal selama ini Erick hanya menganggap Alexa sahabatnya saja tidak lebih. tapi Erick segera menepis perasaannya. tidak, tidak mungkin Erick mencintai Alexa.
" semoga entar calon suami lu panjang umur ya, dan semoga tuh si Bryan tidak punya darah tinggi, soalnya Bryan harus menyiapkan mental dan kesabaran yang penuh untuk menghadapi bini kayak lu" ucap Erick, yang langsung di lirik tajam oleh Alexa.
" kurang ajar banget sih punya sahabat. ya Tuhan gini amat ya sahabat gue." jawab Alexa dengan kesal.
Erick tertawa mendengar ucapan Alexa. " ya mau gimana lagi ya, gue kasihan sebenarnya sama Bryan kalau dia sampai benar-benar nikah sama lu." ucap Erick di sela tawanya.
Alexa mengerucutkan bibirnya mendengar candaan Erick." kurang ajar banget ih, sebenarnya lu kesini mau nengokin gue atau membuat gue darah tinggi sih Rick, heran nyebelin banget jadi orang ." kesal Alexa. ah rasanya Alexa ingin sekali menjambak rambut Erick dan melemparkannya ke laut saja. tapi sayangnya erick adalah sahabatnya jadi Alexa tidak tega.
" baiklah, nona Alexa Wijaya, maafkanlah Erick sahabat mu yang tampan ini nona, " jawab Erick
Alexa hanya memutar bola matanya malas pada Erick. " mendingan lu pulang deh, besok kita ketemu di kampus ajah kesel gue lihat muka lu." ucap Alexa
Erick tersenyum pada Alexa." main usir-usir saja, kan gue belom makan di rumah lu, tawarin makan dulu kek, apa kek, jangan pelit-pelit lah " jawab Erick sambil menaikkan alisnya menggoda Alexa.
" astaga si tukang numpang makan." gerutu Alexa sambil menepuk jidatnya sendiri.
__ADS_1