Istri Ku Tengil

Istri Ku Tengil
ciuman pertama


__ADS_3

Bryan mengusap wajahnya dengan kasar. " apa yang udah gue lakuin kenapa gue melampiaskan amarah gue sama Alexa sih " batin Bryan dengan merutuki dirinya sendiri.


Alexa berjalan keluar duluan saat pintu lift terbuka. dengan cepat Alexa masuk ke dalam kamarnya dan menguncinya dari dalam. marah, kesal dan tak habis fikir itulah yang Alexa rasakan sekarang. bagaimana mungkin Bryan bisa membentaknya hanya karena kekhawatirannya.


Alexa menendang apapun yang di lewatinya lalu dengan kesal Alexa melemparkan dirinya sendiri ke atas ranjang dengan tengkurap. " Bryan brengsek!" pekik Alexa sambil memukul bantal di bawahnya seolah-olah bantal itu adalah Bryan.


" Alexa buka pintunya." ucap Bryan sambil mengetuk pintu dengan kencang.


Alexa menghiraukan Bryan yang juga kesal di depan pintu kamar. Alexa benar-benar tidak terima dan marah saat Bryan membentaknya tadi. Alexa ingin sekali mengajak Bryan berduel dengannya saat ini.


Bryan menghela nafasnya dengan kasar sambil berbalik meninggalkan pintu kamar hotel tempat Alexa mengunci dirinya, namun baru beberapa meter dari tempatnya berdiri tadi Bryan kembali menoleh ke belakang sambil menggelengkan kepalanya pelan.

__ADS_1


"Gadis itu benar-benar menyebalkan." kesal Bryan sambil berbalik berjalan menuju kamar hotel tadi. niat hati ingin pergi menyendiri untuk mendapatkan ketenangan gara-gara Laura sekarang hilang sudah karena berganti dengan memikirkan Alexa yang sedang marah padanya.


" Alexa buka!, atau gue hancurkan pintu ini!" teriak Bryan sambil menggedor pintu yang tidak kunjung di buka dari dalam. dengan tidak sabar Bryan menggulung lengan kemejanya sampai ke sikunya bersiap-siap untuk mendobrak pintu, mengambil ancang-ancang dan dengan sedikit berlari menuju pintu untuk mendobraknya sekuat tenaga agar pintu itu terbuka.


"Arggg,, " pekik Alexa saat tubuhnya di terjang Bryan sampai dirinya jatuh ke lantai dengan posisi telentang dan Bryan juga terjatuh tepat di atasnya..


ya saat Bryan sudah berlari menuju pintu tiba-tiba saja pintu itu terbuka dari dalam dan Alexa tepat ada di tengah-tengah pintu. sementara Bryan yang tidak terlalu memperhatikan kenop pintu terbuka juga terkejut dan tidak bisa mengendalikan tubuhnya untuk tidak menabrak Alexa.


" dasar bodoh, lu ngapain hah! " geram Alexa pada Bryan


entah sadar atau tidak Bryan justru mendekatkan wajahnya pada Alexa sambil memejamkan matanya perlahan tapi pasti Bryan menyentuh lembutnya bibir Alexa dengan bibirnya. sementara Alexa sendiri juga seperti terhipnotis dengan pandangan Bryan terhadapnya, Alexa ikut memejamkan matanya dan menikmati ciuman, lumayan dan gigitan lembut bibir Bryan hingga Alexa lupa kalau saat ini dia sedang marah. ah indah dan nikmat sekali itulah yang dua insan itu rasakan hingga melupakan tempat dan posisi mereka sekarang ada di dimana.

__ADS_1


sepuluh menit berlalu nafas Alexa semakin memburu karena kekurangan oksigen dan semua itu ulah Bryan yang sama sekali tidak melepaskan pagutan di bibirnya. hingga Alexa sadar dan mendorong kepala Bryan dengan kasar agar menjauh dari wajahnya..


" arggg cowok modus,,, minggir lu sialan! " kesal Alexa


Bryan tersadar dari kelakuannya hingga tubuhnya terasa sangat panas, entah karena rasa malunya atau nafsunya sudah terpancing Bryan juga tidak tau, yang Bryan tau sekarang dia harus segera menyingkirkan tubuhnya dari atas tubuh Alexa.


Alexa bangkit dan segera berdiri dengan jantung yang berdetak dengan cepat dan tidak beraturan. marah tapi juga menikmati apa yang sudah Bryan lakukan.


" maafin gue Alexa, gue nggak sengaja." ucap Bryan sambil menatap Alexa dengan dalam.


" lu harus tanggung jawab kalau sampai gue hamil,! karena lu udah ngambil ciuman pertama gue!" jawab Alexa dengan kesal.

__ADS_1


Bryan mengernyitkan alisnya mendengar ucapan Alexa. gadis di depannya itu memang bodoh atau sedang menjebaknya Bryan benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiran Alexa.


" lu bodoh apa bagaimana, mana mungkin dengan ciuman lu bisa hamil. lagi pula itu tidak sengaja dan gue juga nggak tahu kalau itu adalah ciuman pertama lu." jawab Bryan sambil menggelengkan kepalanya pelan.


__ADS_2