
Bryan mengantarkan Alexa pulang setelah hampir malam. di dalam perjalanan Bryan hanya diam dan hanya fokus dengan mengemudinya tanpa berbicara apapun pada Alexa, karena Alexa sendiri juga hanya diam dan malah sibuk dengan ponselnya.
" Bryan apa lu bakal terus tetap diem?" tanya Alexa
Bryan menoleh sambil tersenyum akhirnya Alexa juga mengajaknya bicara, karena sebenarnya dari tadi Bryan ingin bicara pada Alexa tapi dia tidak tau harus membicarakan apa. entah kenapa setiap dekat dengan Alexa Bryan selalu saja mendadak menjadi sangat bodoh.
" lu sendiri juga diam Alexa, lalu gue harus bicara apa " jawab Bryan
Alexa menghela nafasnya,, " cowok itu memang gak peka " cibir Alexa.
bukannya tersinggung Bryan justru tersenyum mendengar ucapan Alexa, Bryan meminggirkan mobilnya di tepi jalan yang cukup sepi.
" mau ngapain?" tanya Alexa dengan memicingkan matanya pada Bryan
" tenang aja gue nggak bakal ngapa-ngapain lu jadi nggak perlu takut." jawab Bryan sambil terkekeh seolah mengerti dengan pemikiran Alexa sekarang.
__ADS_1
" terus mau ngapain? kenapa lu berhenti di sini mana sepi banget lagi?" tanya Alexa sambil Menoleh ke sekelilingnya.
Bryan memegang tangan Alexa dengan lembut saat fokus Alexa menoleh ke jalanan. "gue mau ngomong sama lu Alexa." ucap Bryan
Alexa menoleh pada Bryan lalu melirik tangannya yang di genggam Bryan. " a-ada apa?" tanya Alexa terbata,, entah kenapa perasaan Alexa mendadak sangat gugup seperti itu.
" apa lu benar-benar siap menikah dengan gue Alexa ?" tanya Bryan dengan menatap dalam ke mata Alexa seolah mencari jawabannya sendiri di sana
Alexa menatap Bryan,, " kenapa Bryan? apa lu ragu kalau gue bisa jadi istri yang baik buat lu,, ah maksud gue apa yang buat lu tanya kek gitu lagi sama gue, bukannya kita sudah membicarakan soal ini kemarin?" tanya Alexa
" duh kenapa mulut gue jadi typo gini sih " batin Alexa sambil tersenyum tipis pada Bryan
" ada apa Bryan? katakanlah, !" ucap Alexa dengan penasaran.
Bryan menatap ke arah jalanan yang sepi sambil menghela nafasnya dengan kasar. tanpa menatap ke arah Alexa Bryan menceritakan masa lalunya pada Alexa. entah kenapa menurut Bryan Alexa harus tau soal kisah masa lalunya yang tidak menyenangkan.
__ADS_1
Alexa mendengarkan dengan baik cerita dari Bryan. cukup mengejutkan bagi Alexa karena Bryan di khianati seorang wanita hanya karena materi. padahal Bryan adalah lelaki yang sempurna dari fisiknya siapapun pasti akan langsung mengejar cinta Bryan. pria berparas nyaris sempurna dan putra tunggal dari konglomerat sepertinya masih bisa di khianati benar-benar tidak masuk akal. bahkan Alexa rasanya tidak percaya dengan cerita Bryan
Alexa mengamati raut wajah Bryan dari samping saat Bryan menceritakan masa lalunya, ekspresi wajah Bryan yang berubah-ubah, kadang tersenyum miris kadang berubah kesal dan marah, terkadang juga terlihat sendu. menandakan begitu banyak kenangan dari masa lalunya.
" aku tidak akan seperti Masa lalu mu Bryan, aku akan berusaha menjadi pasangan yang baik untuk mu nantinya kalau memang aku bisa jatuh cinta pada mu suatu hari nanti, dan kalau aku tidak bisa mencintai mu maka aku akan segera mengungkapkan perasaan ku yang sebenarnya pada mu. entah itu cinta atau benci. aku tidak akan memberikan harapan palsu pada mu " ucap Alexa sambil mengusap lengan Bryan
Bryan menoleh pada Alexa dan menatapnya dengan lembut sambil tersenyum tipis." aku berharap bisa membuat mu jatuh cinta pada ku Alexa. walaupun butuh waktu yang lama aku akan tetap berusaha. sesulit apapun itu" jawab Bryan dengan yakin
" Alexa " panggil Bryan
" hummm, iya Bryan kenapa " jawab Alexa
" bisakah kita saling berjanji malam ini." ucap Bryan dengan menatap lekat wajah Alexa
" janji apa maksudnya?" tanya Alexa
__ADS_1
" janji untuk saling membuka hati dan memberikan kesempatan untuk hati kita saling mencintai Alexa, gue cuma mau satu kali menikah dan itu sama lu." jawab Bryan
Alexa tersenyum mendengar ucapan Bryan ." gue janji Bryan, dan terima kasih karena lu mau memberikan kesempatan untuk hubungan kita." ucap Alexa