Istri Ku Tengil

Istri Ku Tengil
terlalu berharap


__ADS_3

Alexa melotot ke arah Bryan karena terkejut dengan ucapan Bryan barusan. Alexa benar-benar tidak menyangka Bryan akan berfikir seperti itu padanya..


" kenapa Alexa,, kenapa lu ingin segera kita menikah? jangan-jangan lu sekarang sedang hamil lalu meminta gue cepet-cepet nikahin lu biar kehamilan lu gak ketahuan ya,, wah parah si kalau lu mau jebak gue kayak gitu. " sambung Bryan


Alexa hanya tersenyum sinis menatap Bryan, " gak usah berfikir yang aneh-aneh bisa kan Bryan, gue masih perawan sampai sekarang jangan kan hamil, dari gue kecil sampai sekarang saja gue nggak pernah yang namanya pacaran, apa lagi sampai bisa hamil di luar nikah, itu tidak mungkin." jawab Alexa sambil berdiri dan membelakangi Bryan.


Bryan mengernyitkan alisnya menatap punggung Alexa. " masa sih, lu nggak pernah pacaran sama sekali selama ini, apa nggak ada yang suka sama lu selama ini?" tanya Bryan dengan tidak percaya dengan ucapan Alexa

__ADS_1


Alexa menghela nafasnya lalu menoleh ke arah Bryan sekilas." bukan masalah gak ada yang suka sama gue tapi selama ini gue nyimpan perasaan gue sama temen cowok gue, gue suka dan sayang sama dia selama ini, tapi jujur sih gue juga nggak tahu ini perasaan suka dan sayang lebih dari teman atau nggak. gue nggak tahu yakin." Jawab Alexa


Bryan menganggukkan kepalanya mendengar jawaban Alexa." apa maksudnya temen lu itu dia yang waktu itu lu kenalin sama gue? kalau nggak salah namanya Erick itu kan?" tanya Bryan


Alexa tersenyum tipis karena tebakan Bryan memang benar adanya. selama ini Alexa sangat nyaman dan sayang sama Erick tapi Alexa tidak mengungkapkan ataupun menyatakan perasaannya pada Erick karena Alexa takut persahabatan mereka akan rusak kalau hubungan itu berubah menjadi pacaran,, lagi pula Rey pasti tidak akan setuju kalau Alexa memiliki hubungan khusus dengan Erick. karena perbedaan sosial di antara mereka.


Alexa menoleh dan kembali duduk di samping Bryan." ya Bryan, tebakan lu sangat benar dia adalah Erick orangnya. " jawab Alexa dengan pasrah.

__ADS_1


entah kenapa perasaan Bryan jadi kecewa mendengar kebenaran Alexa memiliki perasaan dengan orang lain, tapi Bryan tidak mau memperlihatkan itu jadi dia pura-pura biasa saja dan tetap terlihat tenang di depan Alexa.


" lalu apa hubungannya dengan cepat-cepat menikah dengan itu? untuk apa lu minta gue buat cepat nikahin lu tapi perasaan lu sendiri masih buat orang lain?" tanya Bryan sambil menatap mata Alexa dengan dalam seolah dirinya ingin melihat kebenarannya sendiri di mata Alexa. .


" dengerin gue Bryan, sekalipun gue sama Erick saling mencintai kami tidak akan pernah bisa bersatu karena status sosial kami, dan asal lu tau saja gue udah berusaha untuk melupakan Erick, dan balik lagi kalau gue sendiri sebenarnya juga tidak tau perasaan seperti apa yang gue rasain sama Erick dan akhir-akhir ini juga jujur gue udah nyaman sama lu, dan gue mau cepat-cepat menikah karena gue udah bosen di kekang orang tua gue. sesuai dengan perjanjian kita dulu gue mau bebas dan tanpa kekangan apapun itu." jawab Alexa dengan yakin


" gue fikir lu mau kita cepat menikah karena lu udah merasa sayang sama gue dan cinta sama gue, ternyata hanya karena lu mau bebas dari aturan dan kekangan orang tua lu aja, " ujar Bryan sambil tersenyum getir. hatinya cukup sakit mendengar jawaban Alexa tadi. jujur memang perlu tapi kalau kejujuran akan membuatnya merasa kecewa seperti ini lebih baik dirinya tidak perlu mendengarnya. Bryan benar-benar kecewa pada dirinya sendiri yang terlalu berharap perasaannya akan terbalas oleh Alexa.

__ADS_1


Bryan segera berdiri dan bergegas meninggalkan Alexa ke kamar mandi untuk menenangkan pikirannya sendiri. sementara Alexa hanya menatap punggung Bryan yang menjauh dari dirinya sekarang dengan perasaan heran melihat respon Bryan.


__ADS_2