Istri Ku Tengil

Istri Ku Tengil
bisa menjaga diri


__ADS_3

" hallo Daddy. Alexa di sini " sapa Alexa dengan manja setelah mengangkat panggilan dari Rey.


" kamu di mana Alexa?, kenapa tidak memberikan kabar pada Daddy. apa kamu tidak tau kami di sini sangat khawatir " jawab Rey dengan kesal.


Alexa terkikik mendengar ucapan Rey, " kenapa Daddy ingin tau Alexa dimana?, apa Daddy sangat merindukan putri Daddy yang cantik dan manis ini hingga mau menyusul Alexa Daddy " tebak Alexa.


Rey berdecih tapi dia juga tersenyum mendengar ucapan Alexa. putri tunggalnya itu adalah mood boosternya selama ini bahkan Rey sendiri tidak bisa membayangkan bagaimana nanti kesehariannya tanpa ada kelakuan Alexa yang membuatnya gemas sekaligus kesal seperti biasanya. tapi menjodohkannya dengan Bryan adalah keputusannya sendiri dan Rey harus ikhlas menyerahkan putri tunggalnya itu pada Bryan nantinya walaupun akan berat bagi dirinya.


" Daddy,, apa Daddy masih di sana? hallo." sambung Alexa dengan meninggikan suaranya.


Rey mengerjab lalu tersenyum dan mengalihkan panggilannya menjadi Vidio agar bisa melihat wajah putri tersayangnya itu.." iya Daddy di sini Alexa. cepat alihkan panggilannya karena Daddy sangat merindukan mu!," perintah Rey yang langsung di patuhi Alexa.


" pagi Daddy ku yang gantengnya kayak Arjuna lagi naek pohon singkong." sapa Alexa sambil tersenyum


" anak kurang ajar,,, sebenarnya kamu sedang muji atau menghina Daddy." kesal Rey.

__ADS_1


" hehehehe,, maafkan putrimu yang cantik ini Daddy. ada apa Daddy ? ," tanya Alexa sambil menoleh ke belakang dimana Bryan masih tertidur.


" kamu sedang ada dimana Alexa?" tanya Rey sambil ikut melirik ke arah pandang Alexa.


Alexa kembali menatap ponselnya. " Alexa sedang istirahat di hotel Daddy,, ini masih di Semarang dan nanti sore baru melanjutkan perjalanan dulu Dad." jawab Alexa


" di hotel?,, lalu kamu tadi sedang lihat apa di belakang?" tanya Rey dengan curiga.


" Alexa sedang melihat Bryan yang sedang tertidur pulas Dad, mungkin Bryan kecapekan." jawab Alexa sambil meminum tehnya


" ya kami sekamar Dad,, kenapa emangnya Dad?" ucap Alexa dengan bingung memang apa salahnya dengan sekamar bersama Bryan..


Rey melotot ke arah ponselnya sambil mengepalkan tangannya." kenapa kalian sekamar dan apa yang sudah kalian lakukan?,, kalian itu belum menikah jadi jangan macam-macam kalau tidak Daddy akan membunuh Bryan nanti setelah kalian kembali ke Jakarta,, atau mau Daddy sekarang terbang ke Semarang?" geram Rey


Alexa yang mendengar Rey marah justru tertawa terbahak-bahak. " ya ampun Daddy lucu sekali,,, kami tidak melakukan apapun Daddy, hanya untuk numpang tidur saja karena Bryan kelelahan menyetir sendiri kan,, sudah lah Dad jangan berfikir macam-macam. lagi pula Alexa bisa menjaga diri Daddy jangan khawatir." jawab Alexa di sela tawanya

__ADS_1


Rey mengernyitkan alisnya mendengar jawaban Alexa lalu menghela nafasnya lega mendengar jawaban Alexa. . " kamu yakin kalian tidak melakukan apapun?,, Daddy sih percaya dengan Bryan tapi Daddy tidak bisa percaya sama kamu Alexa. Daddy takut nanti kamu khilaf dan menodai Bryan. kan kasihan anak orang kalau kamu apa-apain." ucap Rey


" ya ampun Daddy,, putri mu ini tidak semesum itu Dad,, lagi pula Daddy ini apa-apaan anaknya di ajarin yang tidak-tidak." kesal Alexa


" ya kan siapa tau saja kamu khilaf karena berdekatan dengan pria setampan dan sesempurna Bryan Alexa. " ujar Rey sambil tertawa pelan


" ah saran anda bagus juga tuan Rey yang terhormat. baiklah kalau begitu akan saya pertimbangkan Dad, tapi bagaimana kalau sekarang saja Daddy mumpung Bryan sedang tidur jadi bisalah di ajakin khilaf gitu." ucap Alexa sambil menaik-turunkan alisnya.


" berani kalian macam-macam!, Daddy akan menikahkan kalian besok setelah kembali dari sana. lagian Daddy hanya bercanda tapi kenapa kamu nangkepnya seolah Daddy baru saja memberikan kamu ide. " jawab Rey.


Alexa kembali tertawa melihat kemarahan Rey yang mungkin sudah ada di ubun-ubun dan pastinya Alexa yakin setelah sampai di kantor karyawan daddynya itu tidak akan bisa bernafas dengan tenang melihat atasan mereka uring-uringan gara-gara Alexa.


" sudah lah,, berbicara dengan anak seperti mu hanya membuat darah Daddy mendidih " sambung Rey sambil mematikan panggilannya begitu saja tanpa menunggu jawaban Alexa.


Alexa meletakkan ponselnya sambil menggelengkan kepalanya " Daddy ada-ada saja." gumam Alexa dengan seulas senyuman manis di bibirnya.

__ADS_1


"


__ADS_2