
Alexa memakai celana jeans dan jaket Hoodienya lalu berjalan keluar dari apartemen untuk bertemu dengan teman temannya yang sudah menunggunya di tempat arena balapan.
" hallo, Erick gue akan sampai di sana sebentar lagi, jangan terus menghubungi gue." kesal Alexa pada Erick sahabatnya yang terus saja menelponnya dari tadi.
" bentar lgi sampai tapi belum berangkat juga. semedi dulu ya lu di goa Kreo nyari wangsit kenistaan." jawab Erick.
" sialan lu, tadi gue ketiduran. ini udah di mobil gue. dah lah tunggu ajah gue sebentar lagi." ucap Alexa sambil mematikan panggilannya secara sepihak lalu melajukan mobilnya.
setelah dua puluh menit perjalanan akhirnya Alexa sampai di arena balapan tempat yang menjadi favorit Alexa selama ini.
" akhirnya sampai juga Lu, gue fikir lu gak bakal Dateng karena takut kalau dari gue." cibir Rony lawan Alexa bertanding balapan.
" gak ada ya ceritanya gue takut sama cowok pecundang kayak lu." jawab Alexa sambil mengangkat sudut bibirnya.
Rony mengepalkan tangannya mendengar jawaban Alexa yang menyebutnya sebagai pecundang. " lihat saja nanti aku akan membuat mulut pedas mu itu menyesal. " batin Rony
Alexa masuk ke dalam mobilnya lalu membuka jendela mobilnya, dan tersenyum remeh pada Rony, mereka sudah sering bertanding balapan dan selalu dia yang menjadi pemenangnya. dan Alexa yakin kali ini pun Rony tidak akan bisa mengalahkannya sekalipun dia sudah mengganti mobilnya.
" Alexa hati hati dan tetap fokus ya." ucap Erick pada Alexa.
Alexa menoleh pada Erick sambil tersenyum manis " tenang lah hanya gue yang bakal jadi pemenangnya. " jawab Alexa dengan yakin
Alexa menginjak pedal gasnya dan melajukan mobilnya dengan sangat kencang, Alexa melirik ke samping saat mobil rony bisa mendahuluinya. dengan menambah kecepatannya Alexa tetap fokus pada jalanan.
sekalipun Alexa suka dengan balapan liar tapi dia tetap memperhatikan keselamatan dia sendiri. dia tidak ingin celaka dan membuat orang tuanya khawatir. biar bagaimana pun Alexa sangat mencintai orang taunya. walaupun dia kecewa dengan keputusan orang tuanya yang ingin menjodohkan dirinya dan menikahkannya dengan orang yang sama sekali tidak dia kenal.
saat garis finish sudah kelihatan Alexa menambah kecepatan mobilnya dengan kecepatan maksimal hingga menyalip Rony yang ada di depannya.
namun saat dia ingin mencapai garis finish tiba tiba saja rony menyalipnya dan alexa kalah tidak seperti biasanya.
Alexa mengepalkan tangannya sambil menghentikan mobilnya. Alexa menatap Rony yang sudah duduk di depan mobilnya dengan di kepung para perempuan yang menjadi fansnya. rony memang cukup tampan dengan keluarga yang cukup tajir. hingga dia sangat populer di kampus.
Alexa keluar dari mobil sambil melirik Rony dengan sengit. dengan menghembuskan nafasnya dengan kasar Alexa merogoh sakunya dimana uang dua puluh juta cash menjadi taruhannya. teman teman yang mendukungnya juga mengeluarkan uang karena kalah taruhan.
__ADS_1
" sesuai kesepakatan ambil tuh " ujar Alexa sambil melemparkan uangnya pada Rony.
Rony secara spontan menangkap uang yang di lemparkan Alexa padanya. dengan tersenyum Rony menoleh pada Alexa." bagaimana kalau ganti saja taruhannya tadi " ujar Rony
Alexa melirik dengan malas ke arah Rony " tidak tertarik " jawab Alexa sambil berjalan ke arah Erick sahabatnya.
" kita ganti dengan tubuh mu saja Alexa." ujar Rony dengan sedikit meninggikan suaranya.
Alexa menghentikan langkahnya lalu kembali menoleh pada Rony sambil mengepalkan tangannya." beraninya lu " geram Alexa. sambil menghampiri Rony dan menarik kerah baju Rony dengan pandangan yang sangat tajam.
" lu pikir gue doyan dengan badan lu yang busuk itu." ucap Alexa.
" kita coba dulu dan akan aku pastikan kau akan menyukainya hingga ketagihan " ucap rony sambil tersenyum dengan memandang ke arah payudara Alexa.
Alexa mengikuti arah pandang Rony yang melihat ke dadanya dengan mengepalkan tangannya Alexa menghampiri Rony, dan melayangkan satu tamparan keras di wajah tampan Rony.
" jangan pernah kurang ajar dengan ku sialan!" pekik Alexa dengan nafas yang memburu menahan amarahnya
Rony menyentuh wajahnya lalu ingin membalas memukul Alexa. tapi tangannya terhenti di udara saat Alexa sudah menyentuh tangannya dan menahan tangannya.
" mereka wanita buta makanya bisa menyukai pria jelek dan bajingan seperti mu." geram Alexa.
Rony sangat marah dengan ejekkan Alexa padanya, dengan cepat dia menyentakkan tangannya dan menampar Alexa. hingga Alexa terhuyung ke belakang.
Erick yang melihat Alexa di tampar oleh Rony tidak tinggal diam. dia segera melayangkan tinjunya ke wajah Rony. lalu mereka berkelahi dengan sengit.
Alexa sendiri juga tengah melawan satu orang wanita yang langsung menyerangnya begitu saja. ya dia adalah Rika musuh bebuyutan Alexa. entah salah apa Alexa hingga Rika begitu memusuhinya.
Alexa juga lumayan bisa bela diri jadi dia bisa menjaga dirinya sendiri dari serangan Rika. Alexa tersenyum tipis pada Rika sambil menahan serangan Rika.
" kenapa lu memusuhi ku tanpa sebab Rika? aku sendiri tidak pernah tau apa salah ku pada mu " ucap Alexa
" kau sudah berani merebut perhatian Erick dari ku, apa kamu tidak tau aku dan Erick dulu seperti apa sebelum berteman dengan mu hah. dasar ******." jawab Rika .
__ADS_1
Alexa memegang pergelangan tangan Rika lalu memutarnya ke belakang hingga Rika tidak bisa melakukan apapun selain menoleh padanya.
" aku dan Erick hanya berteman tanpa ada hubungan apapun paham itu. jadi jangan salah paham!" ucap Alexa lalu mendorong tubuh Rika hingga Rika terdorong ke depan beberapa langkah
Alexa menoleh pada Erick yang masih memukuli Rony dengan brutall. posisi Erick yang ada di atas tubuh Rony membuatnya dengan leluasa menghajar Rony. tanpa ada yang berani melerai mereka berdua.
" sudah Erick lepaskan dia atau dia bisa mati nanti." ucap Alexa sambil menghampiri Erick dan ingin menarik sahabatnya itu dari tubuh rony.
saat Alexa ingin menarik lengan Rony tiba tiba saja belakang kepalanya terasa sakit karena mendapatkan pukulan secara tiba tiba. hingga Alexa mendongakkan kepala Alexa.
" argggg" pekik Alexa sambil memegang tengkuknya
Erick menoleh pada Alexa dan melihat sahabatnya itu sudah terjatuh dengan darah di tangannya, lalu Erick mendongakkan kepalanya di mana Rika masih terlihat shock memegang batu di tangannya. benda yang dia gunakan untuk mencelakakan Alexa.
" Alexa bangun! Alexa! " pekik Erick sambil mengguncang tubuh Alexa yang sudah melemah.
tanpa menghiraukan sekelilingnya dan juga Rika lagi Erick segera mengangkat tubuh Alexa dan memasukkannya ke dalam mobil untuk di bawa ke rumah sakit terdekat.
" Alexa bertahan lah aku mohon Alexa " ucap Erick yang kini sudah ada di belakang kemudi dan Alexa dia dudukan di sampingnya.
terlihat ke khawatiran dan ketakukan Erick dari mata Erick. bahkan dia merutuki kebodohannya saat dia lengah menjaga Alexa hingga Alexa harus celaka seperti ini. Erick melajukan mobilnya dengan sangat kencang. dia terus menklakson setiap mobil yang ada di depannya.
begitu sampai di rumah sakit Erick segera membopong tubuh Alexa menuju UGD. " dokter,! dokter !" panggil erick dengan sedikit berteriak.
para dokter dan perawat yang berjaga segera menghampiri Erick. dan menyuruhnya keluar dari ruang UGD agar tidak mengganggu penanganan dokter.
" silahkan tunggu di luar!" ucap perawat sambil mendorong tubuh Erick dengan pelan.
" tolong selamatkan sahabat saya " pinta Erick sambil memandang wajah Alexa yang sudah tidak sadarkan diri.
"pasien kehilangan banyak darah, kami harus segera membawanya ke ruang ICU." ucap dokter dengan panik.
Erick yang mendengar ucapan dokter juga ikut panik lalu mendekati tubuh Alexa. " Alexa aku mohon bertahan lah " lirih Erick
__ADS_1
" maaf anda bisa mengurus administrasi dan semua keperluan untuk nona ini, dan tolong isi formulirnya dan kami akan segera memindahkannya ke ruang ICU. " ucap salah satu perawat yang menghampiri erick
" baiklah tolong lakukan yang terbaik untuk teman ku, aku akan segera mengurus semuanya." jawab Erick sambil berlari ke luar dari ruang UGD.