
'Semudah itukah Kakak menyelesaikan masalah, kenapa otaknya encer sekali,'' batin Louis
Louis menatap seluruh ruangan kakaknya, tidak ada satupun foto wanita yang terpajang.
'Apakah kakak tidak normal? Selama ini hanya dekat dengan wanita yang di aturkan oleh Papa dan Mama, Apakah dia tidak memiliki wanita idaman sendiri?' bathin Louis.
''Apa yang kau fikir kan? Apa kau kita aku tidak normal? a kadang ada hal yang harus kita sembunyikan demi apa yang kita ingin kan?'' ucap Richard yang sudah kembali ke ruangannya.
''Apakah kakak akan mau selalu di atur oleh Papa dan Mama, bUkankah kaka berhak memiliki pilihan sendiri, ?'' tanya Louis.
''Aku belum bisa percaya denganmu sepenuhnya Louis, Kau adalah anak kesayangan Mama dan Papa, bisa saja... kau menjadi mata-mata untuk mereka, '' ucap Richard seraya duduk di kursi kebesaran nya.
''Aku... aku tidak. mungkin jadi seperti itu, Mereka abai dengan masalah ku, Mereka mengatakan jika aku berhak bersenang-senang dengan banyak wanita, Bukannya menasehati tapi malah menjerumus kan, Biar begini aku juga ingin hidup sukses dan mapan, memiliki tujuan hidup, Tapi dengan Papa, seolah aku hanya bisa menikmati harta mereka saja, Padahal aku tahu, harta itu milikmu, Bukan milik Papa, '' ucap Louis seraya duduk di depan meja kerja Richard.
''Kalau kau yakin ingin hidup mapan, kenapa kau tidak memulai nya dengan bekerja di perusahaan ini, Louis... biar bagaimana pun, Papa mu sekarang menjadi Papaku juga, Dan Mama malah menyerah kan semuanya pada Papa, Jadi... ini adalah milik mu juga, '' ucap Richard seraya menatap tajam pada arah Louis.
''Aku punya cita-citaku sendiri, aku suka seni, Tapi Papa dan Mama melarangnya, Aku hanya bisa melakukan diam-diam, '' ucap Louis dengan tatapan penuh tekanan.
Terlihat senyum di bibir Richard. Ia ingin mneyerang Robert dan Mamanya melalui anaknya.
''Bukankah kau anak lelaki? Kenapa kau tak punya keberanian untuk menggapai masa depanmu,?'' ucap Richard seraya menatap Louis dengan memberi harapan.
''Aku akan mendukung mu, cukup aku yang mereka tekan dan terjerat dalam aturan mereka, '' ucap Richard dengan wajah yang seolah di buat sedih dan putus asa.
''Kakak yakin?'' tanya Louis berbinar
''Yakin, hiduplah dengan caramu, tapi ingat! jangan bikin aku kecewa, '' ucap Richard menyandarkan tubuh nya pada sandaran kursi kebesaran nya.
...----------------...
''Jaguar, kau dengar sendiri kan apa kata Mas Richard, Dia akan datang malam ini, dan akan membawa kami malam ini juga, Bukankah kita harus Bersiap-siap, '' ucap Selena saat mereka duduk di dekat pantai.
''Nona dan anak-anak akan berangkat duluan, sedangkan kami akan menaiki pesawat uang berbeda, '' ucap Jaguar
__ADS_1
''Nona dan anak-anak tidak. perlu membawa napapun dari sini, semuanya sudah Tuan siapkan, '' ucap Jaguar yang ternyata sudah tahu semuanya. Tentu... Jaguar ibarat bayangan Richard disini, Semua nya pasti Jaguar ketahui.
Selena menatap lurus, Padahal ia sangat ingin bertemu dengan Robert, Tapi perannya yang hanya sebagai gadis desa tidak akan mungkin membawa nya ketempat kelompok itu membawa Robert.
''Apa yang Nona pikir kan? Jangan pernah mencoba untuk lari dari tuan Richard ucap Jaguar. Mendengar perkataan Jaguar, Selena langsung tertawa terbahak- bahak, ia bahkan sampai memegang perutnya
'' apa yang kau katakan Jaguar, Mana mungkin aku memiliki pikiran seperti itu, bukankah kau tahu sendiri bagaimana perasaanku pada tuanmu itu,'' ucap Selena dengan masih menahan tawa.
''Aku pasti akan merindukan suasana tempat ini, Jaguar. Kau tahu... jika bukan karena anak-anak, aku pasti akan berada di tempat ini untuk selamanya, Sepi dari gosip, sepi dari masalah hidup,'' ucap Selena
...----------------...
Tawa yang tersangkut di malam
pada hari, pada bulan, tawa yang berpantul-pantul di jalan-jalan di pulau ini
tawa pada bocah ceroboh yang mencintaimu
tawa berkelebat saat aku memejam dan membuka mata
mengingkari tarikan nafas, udara, sinar, semi, tapi
jangan pernah ambil tawamu
atau aku akan binasa.
Oh Cinta, yang tangan lembutnya mengekang keinginanku
Meluapkan rasa lapar dan dahaga akan marwah dan kebanggaan,
Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku
Memakan roti dan meminum anggur
__ADS_1
Menggoda diriku yang lemah ini. Biarkan rasa lapar menggigitku,
Biarkan rasa haus membakarku. Biarkan aku mati dan binasa,
Sebelum kuangkat tanganku untuk cangkir yang tidak kau isi
Dan mangkuk yang tidak kau berkati
di batu penghabisan ke Huesca
batas terakhir dari kebanggaan kita
kenanglah sayang, dengan mesra
kau kubayangkan di sisiku ada
dan jika untung malang menghamparkan
aku dalam kuburan dangkal
ingatlah sebisamu segala yang indah
dan cintaku yang kekal.
Richard tersenyum kala mengingat masa dimana ia merayu Selena. Masa dimana ia merasakan getaran dahsyat kalau berdekatan dengan seorang wanita, Hingga saat ini tak ada satupun yang bisa menggetarkan hatinya. Hanya Selena dan Selena yang akan selalu bertahta di dalam hatinya. Karena itulah... Meskipun Robert melakukan banyak cara agar ia bisa menikah dengan wanita yang Robert pilih, Richard selalu memiliki cara untuk membuat wanita itu jauh, Tentu... Richard harus tahu kelemahan nya.
sedangkan Laura, dia begitu tulus mencintainya hingga ia tidak menemukan sedikitpun kesalahan Laura di masa lalunya, Laura benar-benar wanita baik-baik, bahkan saat ini ia rela membantunya meskipun ia telah menolak pinangannya.
...----------------...
'Aku begitu penasaran, Seperti apa wanita yang telah kau nikahi beberapa tahun yang lalu Richard, Apakah dia sangat cantik?' batin Laura. saat ini Laura menatap langit yang mulai memudarkan cahayanya, matahari kini seolah pergi tanpa pamit, Laura menarik nafasnya, lalu menghembuskannya, berharap semua beban yang ada dalam hatinya ikut keluar dari dadanya yang terasa sesak. mencintai adalah hal yang paling indah dan menyakitkan. indah saat cinta itu terbalas dan menyakitkan saat cinta itu bertepuk sebelah tangan.
Apalagi Laura mengingat saat Richard mengatakan bahwa ia sudah memiliki buah hati. betapa lengkap sudah kekecewaan dalam diri Laura. hanya saja Laura berusaha untuk tetap berpikir positif bahwa ini adalah pilihan dari Tuhan yang harus ia relakan. Richard tak pernah memberikan harapan padanya, Richard juga tidak pernah menebar pesonanya. Cinta itu datang seiringnya dengan waktu, cinta itu juga tidak pernah Laura harapkan karena sudah jelas sikap Richard padanya. namun mengetahui rahasia besarnya, mungkin bisa membuat ia dan Richard dekat meskipun hanya sebagai teman.
__ADS_1
'' Laura, sayang kau Kenapa kau baik-baik saja kan,?'' tanya sang mama saat melihat anaknya termenung di dekat jendela kamarnya
'' Eh Mama. Enggak kok Laura baik-baik saja, hanya saja ada hal yang Laura pikirkan, Menurut Mama Laura ini cantik nggak,?'' tanya Laura