
Richard menatap paman Lexo dengan begitu tajam, Ia mencari kebohongan dan kebenaran dari pancaran tatapannya.
"Apa yang ingin kau ketahui, tentang Ibu kandungmu?" tanya Lexo
"Berarti benar, Mama Debby bukanlah Mama kandungku? tanya Richard
"Seharusnya kau bisa merasakan hal itu, Tapi sayangnya kau terlalu polos dan penyayang, sehingga kau mudah di bohongi dan di manfaatkan, Aku senang saat kau mau ikut denganku untuk mencari kebenaran tentang kematian Ayahmu, Ibumu wanita yang sangat cantik, baik dan juga tulus, Debby adalah sahabatnya, Debby dan Robert adalah pasangan kekasih dan memiliki putra Louis, Namun ...kabar perpisahan itupun terjadi sebelum ibumu di kabarkan tenggelam di tengah lautan, Debby yang membuat drama seolah begitu kehilangan Ibumu membuat hati Ayahmu terketuk, Bahkan Debby memperlihatkan sisi ke keibuannya untuk merawat mu, Dari situlah susah jelas bahwa semua adalah sandiwara, Debby meninggalkan anaknya demi merawat mu, masuk akal nggak? karna secara logika ... tidak ada seorang ibu yang tega meninggalkan anak yang ia kandung selama sembilan bulan lebih demi menjaga anak orang lain, Setahun dari kematian Ibumu ... Ayahmu yang awalnya menikahi Debby secara siri kini di sah kan di mata hukum, usiamu dan Louis hanya berjarak 2 tahun, Aku masih belum percaya jika Ibumu tiada saat itu, tapi. ... kenyataan nya tak ada kabar hingga saat ini, Tapi dengan keterangan dari Wisnu, sebelum kematian Ayahmu, Debby dan Robert pernah membunuh seorang wanita yang tampilan nya seperti orang gila, jika ingin tahu siapa wanita itu maka kau harus menemukan sosok yang bernama Bram. Dia adalah ketua dari komunitas pembunuhan bayaran yang sangat lihai, dan pada saat itu, kelompok mereka di pimpin oleh seorang wanita , Tentu kau tahu siapa wanita itu, Namun ... kabar terakhir yang ku dengar, wanita itu hilang bak di telan bumi setelah membunuh pemerkosa wanita yang di bunuh Debby dan Robert," papar Lexo
"Maksud Paman, Pemimpin wanita itu mengkhianati Bram sang pemimpin nya?" tanya Richard menyimak semua yang do katakan Lexo.
"Ya ... dari keterangan Wisnu, Robert juga menyalahkan Bram, dan mencari keberadaan wanita itu.
Richard terlihat diam berfikir
"Sangat menarik," gumam Richard
"Tapi, tujuan ku saat ini, ingin tahu wajah Ibuku dan siapa wanita yang di bunuh itu, " ucap Richard
"Dari mana kau akan menemukan foto ibumu? aku sudah mencari tahu di semua media Ayahmu, tidak ada gambar ibumu sama sekali," ucap Lexo
"Paman bilang jika Ibuku dan Mama Debby adalah sahabat, Setiap kejahatan pasti akan meninggalkan jejak, Paman. Dan aku sangat yakin ... Mama Debby pasti masih memiliki foto Mama meskipun hanya selembar," ucap Richard
"Lalu dengan cara apa kau akan mencari tahu tentang foto ibumu," tanya Lexo
"Louis, Louis pasti akan bisa membantuku dalam hal ini, anak itu pasti akan melakukan apapun demi seni nya," ucap Richard dengan seringai jahatnya.
__ADS_1
*****
Louis merasa lega karena masalahnya dengan Angel telah selesai, dan kini ia susah bebas dari tekanan Keluarga Angel.
"Hebat, Kakakmu itu perduli banget tau sama kamu, Beruntung punya kakak kayak dia, orang tuamu selalu membiarkan kenakalan mu bertambah parah dan yang menyelamatkan mu tetaplah kakakmu," ucap sahabat Louis yang bernama Aril
"Kalian benar, Kak Richard perduli padaku, meski kami jarang berbicara tapi aku tahu, dia benar-benar perduli, buktinya dia mendukung apa yang menjadi keinginan ku," ucap Louis dengan wajah yang penuh kagum akan kakaknya
"Kau yakin? Kakakmu mendukung mu untuk melukis dan bernyanyi?" tanya temannya Louis yang lainnya, Dengan cepat Louis menganggukkan kepalanya
"Bahkan dia mengatakan, jika ia tak sibuk dia Kana mengadakan seminar atas karyaku, hebat kan dia, padahal dia belum tahu hasil lukisanku, tapi dia mengatakan kalau dia sangat percaya padaku," ucap Louis yang semakin kagum pada kakaknya.
"Lalu gimana dengan Angel saat ini?" tanya Aril
"Entahlah, Aku juga gak mungkin kan terus sama dia, masa iya aku akan menikah sama wanita yang hamil anak lelaki lain," ucap Louis seraya tertawa, Namun ... seketika, tawa itu hilang saat ia melihat Angel yang tiba-tiba ada di hadapannya.
"Louis, kami pergi dulu ya, Bro" ucap Noah seraya menepuk sebelah bahu Louis, Ia pun meninggalkan Louis begitu juga dengan Aril.
Sehingga kini tinggallah Louis dan juga Angel.
"Aku minta maaf karena sudah membuat kau mendapatkan amarah dari Papa, Maafkan aku," ucap Angel sesaat suasana menjadi hening. Llau Angel meninggalkan Louis tanpa berkata apapun lagi dan tanpa menunggu Louie berkata sesuatu padanya.
"Tunggu,!" ucap Louis saat Angel sudah berada lima langkah darinya, Angel menghentikan langkahnya tanpa membalikkan tubuhnya.
"Aku benar-benar mencintaimu saat itu, Tapi ... untuk tanggung jawab untuk sesuatu yang tidak aku lakukan aku tidak bisa," ucap Louis
__ADS_1
"Aku tahu itu, Terimakasih karena sudah menghapus jejak nya malam itu, Bolehkah aku menganggap ini anakmu,?" tanya Angel tanpa menatap kearah Louis
"Aku benci padanya, setidaknya ... aku sudah menghapus jejaknya dengan melakukan hal itu denganmu, Maafkan aku karena sudah ingin memanfaatkan mu," ucap Angel seraya menghapus air mata nya.
"Aku juga minta maaf karena tidak bisa memberikan apa yang kau inginkan, ucap Louis pada Angel.
Setelah itu Angel pun meninggalkan Louis yang terus menatap nya. Louis penasaran dengan siapa Angel melakukan hubungan itu, Namun ... meskipun ia sudah bertanya pada Richard, Namun ... Richard enggan untuk mengatakan nya. Richard berkata itu bukanlah urusannya. Entah kenapa akhir-akhir ini apa yang Richard Katakan menjadi sebuah kebenaran bagi Louis.
*****
"Ma, Malam ini Papa akan pulang kesini kan?" tanya Haruka
"Kau jangan terlalu berharap, Papa sangat sibuk," ucap Hazel
"Sok tahu kakak," cebik Haruka
"Memang begitu kenyataannya," ucap Hazel
"Sudah, nanti Mama hubungi Papa ya," ucap Selena seraya mengusap kepala kedua anaknya.
[ Mas, anak-anak bertanya, Apakah malam ini Mas pulang kemari? ] pesan itu Selena kitimkan, Namun pesan itu masih abu-abu, berarti Rocha belum membaca nya, pikir Selena.
"Papa belum membacanya sayang, kemungkinan papa memang sibuk saat ini, jadi jika nanti jam 7 papa belum datang, kalian tidurlah karena mulai besok kalian sudah aktif untuk belajar," ucap Selena
"Baiklah, Ma" ucap Hazel dan Haruka secara bersamaan.
__ADS_1
Richard bukan tidak membaca pesan itu dia sudah membaca lewat layar di ponsel nya ,sehingga pesan yang selena kirimkan masih abu-abu.
"Papa akan usahakan untuk pulang sayang, papa juga ingin tidur di tengah-tengah kalian," gumam Ricard seraya menatap foto anak dan istrinya