
'Kerinduan yang kini kurasakan, terjawab sudah dengan hadirmu, sekian lama dirimu ku impikan berasa di tengah-tengah antara aku dan anak-anak, dan malam ini aku harap kau tak lagi hanya berkata, ' bathin Selena saat mendapat kabar bahwa Richard sudah ada dalam perjalanan.
Dalam sepiku kaulah candaku, dalam gelapku kaulah pijarku, dalam hatiku engkaulah cintaku. Engkau lentera di dalam jiwa, kuatkan raga peluk nan cinta, semoga abadi cinta tuk selamanya.
Itu lagu kesukaan Richard, dan selalu ia ucapkan padanya. Senyum Selena pun tampak. Ia tak berhenti menatap langit.
[ Tuan Putri, Anda dimana dan kapan akan kembali? ] Selena membaca pesan itu
[ Aku sudah memiliki jalan hidupku sendiri, aku sudah tidak bisa kembali Maafkan aku... aku sysah memiliki keluarga sekarang ] pesan Selena.
Tentu pesan itu membuat semua anak buahnya terkejut
"Tuan, Tuan Putri sydah memiliki keluarga, Jadi ... dia tidak bisa kembali pada kita," lapor sekrang wanita pada seorang Pria yang menjadi ketua dari tim itu. Hadirnya Selena, mereka mengira ia akan kembali dan menjadi ketua dalam tim nya seperti masa lalu. Namun ternyata mereka salah. Selena tidak ada niatan untuk kembali.
"Cari tahu dia mna ia berada saat ini, lacak keberadaan nya, " ucap seorang yang terlihat ada bekas luka di pipinya.
'Selena adalah wanita yang paling tangguh yang aku miliki, Karena dia semua target ku berhasil di lenyapkan, Dia bilang sudah berkeluarga? lelaki mana yang berhasil membuka hati wanita sekeras batu itu,' bathin seorang pria tua yang bernama Bram.
__ADS_1
Ya, sejak kecil Selena di asuh oleh Bram, ia di jadikan wanita yang jago bela diri, gesit dan juga kejam, ia menjadi wanita pembunuh bayaran semenjak usia nya 20 Tahun, 3 tahun berkelut dengan pekerjaan itu, membuat Selena lelah. Target yang Bram berikan tidak boleh Selena tahu kesalahan nya, namun.. target terakhir yaitu adiknya Robert adalah sosok yang Selena benci. Adiknya Robert adalah sosok yang ia ketahui pernah memperkos* wanita hingga tewas,
Dan di sana ia melihat pasangan yang menyaksikan pemerkosaan itu, Ya... dia adalah Robert dan wanitanya, wanita yang paling bahagia saat melihat wanita lain di perkos* , karena itulah, kebencian Selena pada Robert dan wanita itu memuncak, Namun... saat ia berhasil membunuh adiknya Robert, Robert dan wanita itu susah tidak ada di tempat itu, dia bukan target dari Bram, tapi target Selena sendiri, Sehingga Bram marah dan membuat Selena pergi. Semenjak kepergian itu, Selena bertemu dengan sosok lelaki Tua yang terjatuh di jalan, Lelaki tua itu terlihat begitu lemah, sehingga mau raja mau, Selena membantunya dan mengantarkan nya dengan bantuan ojek. Meski repot... selena tetap membantu lelaki tua itu.
"Nona anak apa cucu nya, bapak ini Non?'' tanya tukang ojek yang selalu memperhatikan wajah Selena
''Aku anaknya, '' jawab ketus Selena
Hingga akhirnya... Selena benar-benar tinggal dengan kakek tua itu dan menjadi anak anhnatnya saat para warga bertanya. Tak jarang banyak warga desa ith mengagumkan kecantikan Selena. Kulit putih bersih, wajah yang terlihat seperti orang asing, Membuat mereka berfikir jika Selena adalah orang luar negeri. Setahun Selena berada di tempat itu, Kakek itu menghembus kan nafas terakhir nya dan membuat Selena tinggal di rumah itu hanya seorang diri. Ia bekerja di warung sebagai penyambung hidup. Hingga Richard datang dan bertemu dengan nya.
Kisah percintaan yang kilat itu membuat Selena percaya akan seorang Richard, padahal ... Selena adalah sosok yang keras kepala dan tak menyukai lelaki yeng mendekatinya.
''Aku ingat semua tentang kita Rich, Kau yang telah meredan semua amarah ku, kau yang telah membuat ku tenang, Kita akan bahagia setelah ini, keluarga kecil kita akan bahagia, Robert sudah di tangkap entah apa hubungannya dengan semua ini, tapi aku yakin wanita laikn*t utu juga ada di sekitar sana, Wanita yang mereka hancurkan aku sangat ingat betul wajah nya, Ia menatap ku seolah meminta bantuan ku, Aku sudah berjanji akan melenyapkan mereka bertiga dengan tangan ku sendiri, semoga keluar nya aku dari tempat ini, aku bisa menemukan mereka, '' gumam Selena.
Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, Dari kamar yang jendela nya masih terbuka, Selena bisa mandengar suara pesawat yang mendarat. Ya... itu adalah pesawat yah biasanya membawa Richard ketempat nya.
Penantian bertahun kini akan segera Selena rasakan. Hidup bebas dengan dunia yang berbeda. Menjadi Selena biasa, Bukan wanita pembunuh bayaran dan juga bukan ketua tim sebuah kelompok, dia kini hanyalah Selena seorang ibu dari dua anak, yang berasal dari sebuah desa.
__ADS_1
Dua manusia yang bersatu dengan rahasia masing-masing. Selena yang kini sudah keluar dari kamar nya kini menyambut kedatangan sangat suami. Ia berlari menuju ke depan rumahnya, Sedangkan sangat anak-anak, yang mulanya ingin begadang menunggu sangat ayah, terlelap tanpa di rasa.
Saat Selena membuka pintu, kedua tangan sang suami sudah di rentang kan.
''Selamat malam sayang, ''' ucap Richard seraya merentang kan kedua tangannya dengan terang-terangan. Tentu Selena langsung berhambur memeluk tubuh sang pemilik hatinya.
Semua pengawal dan pembantu yang menyambut mereka kini hanya bisa menundukkan kepala mereka. Tentu Richard langsung menggendong sang istri ala Bridal style. Richard membawa Selena ke kamarnya, menuntut ciuman yang begitu ia rindukan.
''Apakah anak-anak susah tidur? Bukankah mereka bilang kalau mereka akan menungguku?'' tanya Richard saat sudah melepas kangen bibit Selena dari bibirnya.
''Kau kemalaman Mas, anak-anak kan aku biasakan tidur paling malam jam 9, dan. kau sampai disini, lihatlah! udah jam berapa, Padahal anak-anak begitu bahagia saat kau mengabari mereka, Ya sysah sana mandi dulu, aku yakin... kau belum mandi mulai tadi siang, " ucap Selena dengan menahan tawa
"Meskipun aku mandi, tapi aku tidak bisa memangsamu, Kita harus pergi malam ini juga, " ucap Richard seraya melepaskan jas dan kemejanya.
"Apa yang perlu aku bawa dari sini, Mas?" tanya Selena, Meskipun Jaguar sudah menjelaskan bahwa ia tak perlu membawa apapun, tapi Selena tetap saja bertanya.
"Cukup bawa hati dan tubuhmu saja, " bisik Richard setengah menggoda Selena.
__ADS_1
"Sesampainya disana, Kita akan melakukan itu sepanjang malam, bahkan aku ingin melakukan itu di malam hari, " bisik Richard membuat Selena terpaku.
Ya... Richard pernah mengatakan kalau ia ingin sekali berhubungan badan di siang hari, Namun... kenyataan nya, keadaan yang tak bisa, tapi kali ini... ia pasti akan mewujudkan segala fantasy nya.