
Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, Tan ada yang tak mungkin jika kia berusaha. Hazel yang kini verada dalam gendongan Papanya membuat Haruka menjadi iri.
''Ingin gendong Papa juga, '' Ucap Haruka seraya merentang kan kedua tangannya.
Hazel. pun turun dari gendongan Papanya dengan inisiatif nya sendiri.
''Ayo sayang, gendong Papa, '' ucap Richard seraya menggendong anak perempuan nya.
''Kita harus cepat sampai di kota, Jaguar... semuanya sudah siap kan?'' tanya Richard
''sudah Tuan, '' jawab Jaguar
''Sayang, Ayo!" ajak Richard pada istri dan anaknya Hazel. Selena tersenyum seraya menggandeng Hazel menuju ke pesawat pribadi Richard. Pesawat yang tidak Robert ketahui.
Bagaikan langit yang gelap namun masih ada awan yang jauh lebih gelap saat hujan akan tiba, Begitu juga dengan kehidupan, Tak akan pernah lepas dari segala masalah.
cobaan hidup saling berganti, bagaikan gelombang air laut di setiap waktu tiada berhenti. Namun Richard dan Selena berusaha saling menguatkan satu sama lain, Meski lebih banyak egois nya yang Richard lakukan, Tapi Richard memastikan itu adalah demi kebaikan orang-orang yang ia cintai.
Malam ini terlihat begitu syahdu, dan menenangkan. Karena itulah Richard ingin segera sampai karena suasana begitu tenang.
Ia juga tidak mungkin membiarkan Mamanya mencurigai nya karena kepergian nya.
''Tuan, Apakah anda tidak. melihat ponsel Anda?" tanya Asisten Richard
''Belum, Kenaapa? Apakah ada kabar yang penting?'' tanya Richard
__ADS_1
''Ada info terbaru dan ini mengejutkan Tuan, ini tentang Ibu anda, '' ucap Assisten Richard hanb semakin membuat Richard bingung.
''Ibu, Maksudnya Mama Debby?'' tanya Richard
''Saya rasa kemaren anda sudah mendengar apa yang Paman anda katakan, Mama Debby bukanlah Mama kandung anda, '' ucap Asisten Richard.
Ya... Richard berharap jika yang dikatakan pamannya adalah kesalahan Richard masih berharap bahwa Mama Debi adalah mama kandungnya, karena biar bagaimanapun Richard sudah terlanjur sayang pada Mamanya itu.
perasaan Richard kini sudah tidak meletus ada rasa cemas dan juga penasaran yang menjadi satu, Selena yang melihat laut aja Richard sangat mengerti bahwa ada hal yang besar yang terjadi pada suaminya. tentu saat ini Selena juga ingin tahu rahasia apa yang telah suaminya sembunyikan dari dirinya.
Kini Richard susah berada di dalam pesawat, Meski raganya berada dj. antara keluarga kecil nya, tapi... Richard tidak memungkiri bahwa pikirannya kini sudah ke mana-mana. sang anak-anak sudah tertidur semua, Haruka tetap berada dalam gendongan Richard sedangkan Hazel berada dalam pangkuan mamahnya. Selena ingin bertanya banyak hal pada Richard namun melihat situasi dan keadaan Richard yang sepertinya banyak pikiran membuat Selena membungkam, ia menatap pemandangan dari jendela pesawat. sedangkan Richard meletakkan dagunya di atas kepala Haruka, tangannya memeluk erat Sang Putri. sedangkan Jaguar dan yang lainnya juga sudah berangkat.
Waktu berjalan dengan begitu cepat, Mereka tiba di kota pada jam 4 Dini hari. Halaman luas dengan pagar yang tinggi, membuat kediaman yang akan di tempati Selena bagaikan istana. Rumah yang sudah Richard siapkan selama 4tahun ini. Kini akan di tempati. Richard pasti akan datang setiap hari, Meskipun ia belum mengakui status pernikahan nya, Tapi bagi Selena ini adalah kemajuan yang besar.
Anaknya masih belum terbangun saat mereka di letakkan di kasur mereka masing-masing.
''Aku menyukai nya, sangat menyukai nya, Terimakasih Mas... kau susah. memberikan yang berbaik buat kami Kami hanya butuh kamu di samping kami, bukan kemewahan seperti ini, '' ucap Selena seraya memeluk Richard.
''Akh mengerti sayang, Aku akan wujudkan semua nya, meski bukan sekarang, Kau harap kau selalu percaya padaku dan selalu mendukung ku, Aku. mencintai kalian, Kalian adalah semangat ku, '' ucap Richard seraya mengecup kening Selena.
Richard sudah berjanji bahwa mereka akan melakukan sarapan pagi bersama, dan kali ini Richard akan memenuhi keinginan itu, Iya tidak ingin Hazel semakin kecewa padanya. perlahan-lahan pijat akan mengungkapkan Kenapa ia merahasiakan mereka. matahari Kian menampakan cahayanya, kicauan burung kini terdengar di telinga Selena. Selena terbangun dengan tubuh yang masih berada dalam pelukan Richard. betapa bahagianya Selena saat melihat matahari sudah mulai tinggi namun Richard masih berada di sisinya.
''Kau adalah cintaku Richard, Kau adalah kehidupanku, mungkin saat ini kau tidak bisa membuka rahasia itu padaku, tapi perlahan-lahan aku akan membantumu dengan diam, demi cinta kita dan juga buah hati kita, Aku akan berusaha memahami setiap masalah yang kau alami, Love you sayang, '' ucap Selena seraya mengecup bibir Richard sekilas.
Baru kali ini Richard merasakan tidur nyenyak, selama ini ia selalu terbangun dan mengalami mimpi buruk, Hingga jam 07.00 pagi, Richard masih belum terbangun.
__ADS_1
''Ma, Apakah Papa belum bangun?'' tanya Haruka
''Belum sayang, '' ucap Selena Seraya membantu bibinya menyiapkan sarapan.
tanpa berkata lagi Haruka langsung berlari menuju ke kamar Selena dan Richard. perlahan Haruka membuka pintu kamar itu dan berjalan tanpa mengeluarkan suara, namun Richard yang sudah terbangun tak sengaja melihat putrinya berjalan ke arahnya, Ia pun pura-pura masih tertidur pulas, Richard ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh putrinya. Terlihat Haruka naik. keatas ranjang nya dengan pelan dan langsung mencium Pipi sang Papa.
''Pagi Papa, Papa capek ya? karena itu Papa belum bangun?'' tanya Haruka pada Papa nya yang masih memejam kan matanya. Namun Haruka kini memeluk Papanya di atas tubuhnya. mencium berulang kali pipi sang Papa, Tentu itu adalah rasa sakit yang Richard rasakan. Putri nya begitu merindukan nya, begitu ingin melihat nya, namun... dengan egoisnya Richard malah tidak menampakkan dirinya.
''Pagu juga sayang, Cantiknya Papa, '' ucap Ricard seraya membalas pelukan sang Putri.
''Papa dah bangun?'' tanya sang Putri yang memiliki bulu mata yang lentik dan bibir yang imut.
''Tentu dong sayang, Kan Papa mau main sama Haruka, '' ucap Richard
''Papa dah besar, jadi tidak boleh main, '' ucap nanak polos itu, Richard langsung mendaratkan ciuman di seluruh wajahnya Putri kecilnya.
''Maafkan Papa ya sayang... '' ucap lirih Richard saat mendekap tubuh mungil anaknya.
Keduanya saling melepaskan rindu.
''Haruka sayang Papa, Papa jangan pergi dan meninggalkan kami lagi ya, Haruka janji akan jadi anak yang baik, '' ucap Haruka yahh membuat Richard merasakan sakit di ulu hatinya.
''Anak Papa tudak nakal, Anak Papa, anak yang baik dan pintar, Papa gak akan ninggalin kalian, Love you Baby, ''
''Love you To, Papa''
__ADS_1
[ bener gak sih tulisan nya ] wkwkwkwk