Istri Rahasia Sang Pewaris

Istri Rahasia Sang Pewaris
Bab 26


__ADS_3

Richard membuka matanya dengan senyuman di bibir nya, kala ia melihat wajah sang istri berada tepat di depan wajahnya.


Cup


"Apakah aku sangat tampan, sehingga kau seperti itu, hem?" Goda Richard


"Emang, karena itu aku takut jika suamiku yang tampan ini di rayu oleh wanita lain, " Ucap Selena seraya mencubit kedua pipi Richard


"Sekarang bangunlah! Anak-anak pasti sudah menunggu Papanya, " Ucap Selena yang ternyata sudah rapi dengan pakaiannya.


"Baiklah, Ah iya... Apakah kau makan berangkat dengan ku nantinya,? " Tanya Richard


"Kalau aku berangkat denganmu, Sama. Sengaja mempublikasikan hubungan kita, " Ucap Selena seraya mengambil kan pakaian Richard dari lemari pakaian nya.


"Aku sudah tidak takut akan hal. Itu, aku yakin... Jika kemampuan ku sudah bisa melindungi kalian, " Ucap Richard dengan suara pelan, Namun masih bisa di dengar oleh Selena.


"Aku tahu, suamiku pasti bisamelindungi istri dan anak-anaknya, Sekarang mandilah... Aku mau lihat anak-anak dulu, " Ucap Selena seraya meletakkan pakaian Richard di atas ranjang.


"Baiklah, Love you sayang, " Ucap Richard seraya mengecup kening Selena. Selena tersenyum menatap langkah kaki suaminya yang menuju ke kamar mandi. Punggunh tubuh nya yang membuat Selena selalu menginginkan Richard lagi dan lagi. Kelembutan yang selalu Richard berikan.


*******


"Apa kakakmu tidak pulang lagi,?"tanya Debby pada Louis

__ADS_1


" Kata Pak Mun, kakak pulang malam sekali, dan pergi tadi pagi-pagi banget, Kenapa ma? " Tanya Louis


"Tidak apa-apa, hanya saja... Mama merasa semakin jauh dengan Richard, buknakah anak itu tidak bisa jauh dari ku selama ini, " Ucap Debby lirih, namun bisa di dengar oleh Louis


"Mungkin kakak punya firasat kalau dia akan mati jika ada di dekat Mama, " Ucap Louis tanpa berfikir, ucapan yah Louis kira hanyalah ucapan biasa tapi tidak bagi Debby.


'Apakah Richard tahu sesuatu? Tidak mungkin... Jika ia tahu sesuatu, seharusnya ia marah atau melakukan sesuatu kan, tapi dia... Tak melakukan apapun kecuali jarang di rumah saat ini, ' bathin Debby


"Apa yang Mama pikirkan, Kalau Mama takut kak Richard tahu sesuatu, mending Mama urungkan niat Mama untuk melenyapkan Kak Richard, toh apa salah dia, dia nurut sama Mama, dia juga nurut sama Papa, lalu apa kurangnya dia,? " Ucap Louis yang sudah selesai dengan sarapan pagi nya.


"Kau tahu kenapa Mama dan Papamu ingin melenyapkan nya, meskipun Mama dan Papa tahu, dian jauh lebih baik dari kamu, itu karena Papa dan Mama ingin mengamankan posisi mu di perusahaan, tapi kau... Kau yang menjadi alasan kami berbuat seperti malah tak tahu di untung, kau malah tak mau terjun ke perusahaan, Kau ini anak kami apa bukan! " Ucap Debby seraya melemparkan sendok yang ia pegang.


"Udah Louis katakan dari awal, Louis tidak faham masalah perusahaan, Mama mau ... Jika perusahaan itu hancur saat ada di tangan Louis,?" Ucapan Louis mampu membungkam Debby, Sekolah mengatakan itu Louis pun pergi meninggalkan Mamanya.


Dengan ragu, Selena mendekat dan menyentuh benda pipih itu, ia menggulir layarnya namun... Tanpa sengaja Selena menjatuh kan dompet Richard, Selna menutup mulut nya saat melihat foto Debby dengan sosok laki-laki yang wajahnya sudah di coret-coret oleh Richard. Selena langsung meletakkan ponsel Richard lagi dan mengamati gambar Debby, gambar wanita yang ada di dompet Richard.


'Apa hubungannya Richard dengan wanita ini, dia wanita kejam, Dia rela melihat wanita lainnya di perkosa dan di lenyapkan, kenapa gambar wanita ini ada di dompet Richard,? ' bathin Selena, seraya menatap pintu kamar mandi, mendengar sower sudah tak bunyi lagi, Selena pun meletakkan kembali dompet itu dan mengatur raut wajahnya agar rileks kembali. Selena pun pura-pura mengambil pakaian Richard dan menunggu nya, Richard yang melihat Selena menunggu nya tersenyum, Ia merasa sangat bahagia, memiliki istri seperti Selena.


"Mari ku bantu, Anak-anak sudah ada di meja makan, mereka sangat bersemangat pergi ke sekolah, " Selena berkata seraya membantu Richard memakai pakaian nya, tak lupa Selena mengeringkan rambut Richard terlebih dahulu.


"Terimakasih, Karena sudah memberikan aku anak-anak yang pintar, lucu dan menggemaskan seperti mereka, " Ucap Richard saat Selena memakaikan dasi untuknya.


"Karena mereka adalah anak-anak Richard, makanya mereka pintar dan menggemaskan seperti ku, " Ucap Selena setelah selesai.

__ADS_1


Pagi ini terlihat begitu cerah, secerah keluarga keluarga kecil Richard.


"Mama sangat cantik, jauh lebih cantik dari pada Nona yang ada di dekat Papa selama ini, " Ucap Hazel


"Tentu sayang, Mama kalian adalah wanita paling cantik, Karena itulah Papa tak ingin membawa Mama kalian keluar, takutnya banyak lelaki yang akan menyukai Mama kalian, " Ucap Richard panjang lebar.


"Kami akan menjaga Mama buat Papa, Jika Mama nakal... Kami akan menghukum Mama, " Ucap Haruka yang di ikuti tawa mereka semua bahkan Jaguar ikut tertawa.


"Jaguar, Kau antarkan mereka, aku akan bersama Mama nya anak-anak, " Ucap Richard


"Loh, biar aku naik taksi saja, Mas. Aku kan harus melewati interview dulu kan? " Ucap Selena


"Asistenku Bian yang akan mengurismu, aku punya jalan rahasia menuju ke perusahaan Jadi mereka tidak akan melihat keberadaanmu,'' ucap Richard seraya menggandeng tangan Selena


''Kau yakin, kau pasti akan menjadikan aku sebagai karyawan yang spesial, iya kan? aku tidak ingin itu, Sayang. Aku hanya ingin bekerja seperti karyawan lainnya saja, tidak ada pelayanan khusus untukku,''ucap Selena Seraya menyandarkan kepala nya di lengan Richard


''Aku tahu, Aku akan mengabulkan itu, tapi ingat lah, jangan terlalu keras bekerja dan jangan sampai kau kelelahan,'' ucap dicat Seraya membukakan pintu mobil untuk Selena


''Siap sayangku,'' ucap Selena seraya duduk di kursi sebelah Richard.


...----------------...


''Katakan, Siapa wanita yang kalian bunuh sebelum kalian membunuh Pattison, !" tanya Ricki seraya menghajar Robert

__ADS_1


"Sampai matipun, aku tak akan mengatakan siapa wanita itu, Silahkan kalian pukul aku, kalian tak akan bisa membuatku mengungkapkan siapa wanita itu," ucap Robert dengan wajahnya yang sudah penuh lebam, Bahkan Robert pernah berseru minta mati, karena tak tahan dengan siksaan itu. Sedangan Richard belum bisa muncul dan memb*nuh Robert saat ini, Ya... Ricky dan pamannya tak akan membuat Robert mati, Karena Richard lah yang akan melakukan itu.


__ADS_2