Istri Rahasia Sang Pewaris

Istri Rahasia Sang Pewaris
Bab 17


__ADS_3

Burung-burung pun berkicau seakan ikut tertawa, Debur ombak di lautan seakan senang terlihat, seolah merasakan suasana hati Richard dan Haruka.


'kini semua impianku telah jadi kenyataan yang dulu aku bayangkan kini telah kurasakan, yang dulu aku inginkan kini telah kunikmati, Aku hanya ingin bahagia bersama keluarga kecilku saja, ' batin Richard seraya mencium putri nya.


''Kalau begitu, Haruka tunggu disini dulu, Papa mau mandi, Bau'' ucap Richard seraya mencubit hidung mancung sang anak.


''Jangan lama-lama ya, Pa'' ucap Haruka


''Oke sayang,'' ucap Richard.


Haruskah dengan tenangnya duduk di atas ranjang Richard dan Selena. senyum terus terlihat di bibir Haruka.


Sedangkan Hazel sudah berada di bawah bersama Selena, awalnya Hazel menanyakan keberadaan Haruka yang belum tampak, mendengar jawaban Selena, Hazel pun terlihat melamun.


''Ada apa sayang, Hem... apakah mau tidak senang Papa berasa di antara kita, ?'' tanya Selena


''Apakah dia benar-benar Papa kita, bukannya saat itu Mama mengatakan jika dia bukan Papa kita, '' ucap Hazel


Sejenak Selena terdiam, Iya masih ingat dengan ucapan itu.


Selena sangat ingat saat hazal mengatakan bahwa Richard sangatlah mirip dengannya.


''Ma, dia Papa kami kah?'' tanya Hazel seraya menatap gambar Richard yang ada di televisi dengan Wanita di samping nya.


''Bukan sayang, '' jawaban Selena saat itu

__ADS_1


''Tapi wajahnya kenapa mirip denganku,?'' tanya Hazel


''Tepatnya kau yang mirip dengannya sayang.'' ucap Selena saat itu


Kedua anak Richard memang banyak. kemiripannya dengan Richard, Sehingga jika ada yang melihat Richard dan Hazel, mereka jiwa mengatakan jika Hazel adalah Richard versi Chibi.


...----------------...


''Apakah kakakmu tidak pulang? Pada Jangan-jangan kakakmu itu. punya rencana untuk kita, ?'' hanya Debby pada Louis


'' Mama Jangan berpikiran yang tidak- tidak, kakak belum tahu apa-apa tentang mama dan papa, jika kakak tahu mungkin Kakak sudah melenyapkan hama saat ini juga, tapi kan Kenyataannya apa? Kakak masih sayang sama mama. Lagian kakak hanya semalam tidak pulang Mama sudah mencemaskan seperti itu, atau jangan-jangan Mama memang saya sama kakak.'' ucap Louis seraya menyantap sarapan paginya


'' Mama sangat tahu bagaimana kakakmu itu, dia tidak mungkin tidak pulang jika tidak ada pekerjaan yang penting,'' ucap Debby


''Nah itu Mama tahu, lagian... Kakak juga sudah dewasa, meskipun kalian menjodohkan kakak itu tidak akan mempan,'' ucap Louis yang ini sudah menghabiskan sarapannya. setelah mengucapkan kata itu Louis pun berdiri dari tempat duduknya, membuat Debby menghentikan langkah Lois.


''Sudah berulang kali Louis mengatakan sama mama, Louis tidak menginginkan perusahaan, itu bukan keahlian Louis, Louis tidak tahu cara menjalankan perusahaan ataupun bisnis, Louis lebih suka seni, Mah. Dukung lah Louis, kalian jangan egois, '' ucap Louis kesal setiap Mama dan Papahnya meminta Louis untuk mengurus perusahaan. begitupun dengan mamanya Iya sangatlah dalam keadaan anaknya itu Mana bisa Iya menolak untuk memimpin perusahaan sedangkan apa yang Mama dan Papanya lakukan itu semua demi Louis agar menjadi pria yang sukses tanpa harus bekerja susah payah.


di saat Debby sudah sadar dengan pemikirannya ternyata Louis sudah tidak ada di hadapannya.


''Ahh... lama-lama Mama bisa gula ngadepin kamu Louis,'' pekik Debby geram.


Debby pun masuk kedalam kamarnya tanpa menyentuh makanannya, Ia menghubungi saudaranya.


''Kak, Kau nasehati Louis, jika dia tidak mah duduk di perusahaan, sia-sia dong usahaku dan Mas Robert selama ini, '' ucap Debby pada saudaranya yang ternyata menguasai perusahaan Ayah Richard yang lainnya.

__ADS_1


''Kau jangan cemas, kakak akan membujuk Louis, tapi kau harus Hati-hati, jangan sampai Richard curiga atas kasih sayang mu yang terlalu berlebihan pada Louis, utamakan Richard dulu, '' nasehat sang kakak


''Jika Richard menemukan celah satu saja maka hancurlah kita, sekarang Richard bukanlah anak-anak yang bisa kita bohongi terus-menerus, dia sudah semakin dewasa dan juga kekuatannya sudah semakin besar, kau harus lebih hati-hati. Debi banyak pengikut Setia Pattison yang masih berpihak pada Richard jangan sampai mereka menghasut Richard agar mencari kebenaran tentang kematian ayahnya, apalagi kematian sang Ibu, tidak boleh sama sekali terdengar oleh Richard, kalau sampai itu terjadi maka habislah kau,''ucap Kakaknya Debby


''Kalau kematian wanita sialan itu tidak akan pernah Richard ketahui Kak, karena Richard mengetahui bahwa ibunya meninggal saat dia masih kecil,''ucap Debby


''Itu bukan jaminan untuk Richard tidak mengetahui kebenaran itu Debby, jika sudah kekuasaan yang berbicara maka semua informasi yang ingin Ia ketahui maka dapat ia ketahui, Ingatlah sekarang sudah banyak orang-orang hebat yang bisa mengetahui perihal meskipun itu tersimpan di lubang semut pun,'' ucap sang kakak mengingat kan sangat adik yang kini mulia menampakkan kasih ssyaang yang berlebihan pada Louis.


''Apakah suami mj sudah memberikan kabar, ?'' tanya sang Kakak


''Sudahpaad Richard semalam, Dia mengatakan sangat sibuk dan jarang pegang ponsel, Tapi nanti dia akan ngasih kabar katanya Wisnu,'' ucap Debby


''Wisnu ikut juga?'' tanya Sang kakak Debby


''Iya Kak, Wisnu ikut. Aku yakin... tidak akan terjadi apapun selama Robert dan Wisnu bersama, '' 'ucap Debby dengan yakin.


Tanpa mereka ketahui kini keadaan Robert dan juga teman-temannya sedang sangat kritis. Paman Richard yang ingin mengetahui tentang kematian ibunya Richard mengalami kesulitan karena Robert tidak membuka mulutnya masalah itu.


''Bukan aku yang membunuh Laras,!" ucap tegas Robert


"Oh benarkah? Robert kau jangan bermain-main denganku Aku sudah tahu bahwa Debby adalah kekasihmu yang mana Ia datang mendekati Tuan Pattinson dengan tujuan mengambil hartanya, kalian dikaruniai anak yang bernama Louis, dan saat ini ia menjadi anak tiri bagi ibu kandungnya, kalian sangat lucu sekali Robert. Apakah kau mengira semua orang bodoh, Oh tidak Bagaimana jika kami ambil Louis dan membunuhnya di hadapanmu,''


''Jangan pernah menyentuh anakku, Bajing*n! " teriak Robert


''Hahahahha, Kalau istrimu itu? Apakah kami boleh menyentuhnya?'' pancing Pamannya Richard pada Robert

__ADS_1


''Aku pastikan akan mencuncang tubuh kalian jika kalian beranjak menyentuh keluarga ku, '' ucap sengit Robert.


''Sungguh pemimpin keluarga yang bijaksana, Membunuh sepasang suami-istri istri, memisahkan anak dengan kedua orang tuanya, taok jika keluarga nya di sakiti malah marah, karna berlaku Bro, dan itu akan lebih kejam, kau dengar! bahkan kami ingin mencincang daging anakmu di hadapan mu, menguliti kulitnya seperti yang kau lakukan pada Tuan Pattison kami, kau ingat kan cara kalian menguliti beliau, !" ucap Pamannya Richard dengan begitu emosi.


__ADS_2