
Misteri semakin rumit untuk Ricky pecahkah, Ricky sempat dengar jika Debby bukanlah Ibunya Richard, lalu apa ini ... kenapa Debby membunuh wanita itu jika dia bukan orang yang menghalangi rencananya.
Disisi lain, Lexo sud
ah sampai di depan perusahaan Richard, ia di sambut langsung oleh Asisten Richard, agar mata-nata Debby tidak mencurigai nya, Dan juga... Richard ingin tahu, siapa saja orang-orang Debby selain para petinggi perusahaan.
''Selamat sore Tuan Bian, seperti nya Tuan Richard kedatangan tamu spesial, Sehingga anda sendiri yang menyambut nya,'' ucap seorang lelaki yang ternyata dari cleaning servis.
''Saya baru tahu, jika Cleaning servis bisa selancang ini menanyakan tamu presdir nya, saya rasa kau susah bosan bekerja, Kau dipecat!" ucao Bian tanpa menatap sosok yang memiliki nama Dion itu,
""Tuan, maafkan saya... saya hanya penasaran dengan tamu itu, Karena saya baru melihat nya datang ke perusahaan ini," ucap Dion seraya mengejar langkah Bian dan pamannya Ricard
"Beliau adalah saudaranya Tuan Wilson yang juga akan melakumelakuka kerja sama dengan perusahaan ini, apakah kau sudah puas mendengar jawaban itu, sekarang kau kekasih barangmu dan pergi dari perusahaan ini, " ucap Bian lalu meninggalkan nya, Benar saja... tak ada rasa menyesal di wajahmu Dion, karena dialah anak-anak buah Debby dan Robert.
__ADS_1
Bian tersenyum akhirnya ia punya alasan untuk memecat karyawan tanpa harus melapor pada Debby.
Paman Richard hanya tersenyum mengikuti langkah Bian Hingga akhir nya Bian membuka kan pintu ruangan Richard.
''Selamat datang Paman, '' ucap Richard seraya memeluk pamannya.
''Bagaimana kabarmu dan juga dia_"
"Mereka susah ada di kota ini, aman dan selamat, duduklah Paman, banyak hal yang harus Paman katakan padaku,'' ucap Richard seriuss, sedang akn Bian seperti payung yang senantiasa berada d belakang tubuh Richard.
''Maksudnya?'' Pura-pura tidak mengerti
''Mama Debby bukanlah Ibuku, benarkan? Lalu siapa dan dimana Ibuku, katakan Paman, '' ucap Richard serius.
__ADS_1
Lexo menatap Richard dengan tatapan penuh kesedihan.
''Saat usiamu 3 Tahun, Mamamu di nyatakan meninvgal dalam sebuah kecelakaan, Ia tenggelam di tengah lautan saat mendatangi pesta sahabatnya, Mayatnya tidak di temukan dan polisi menyatakan Ibumu meninggal setelah 15 hari pencatian, Debby datang dan menjalin kasih degan Ayahmu, '' ucap Lexo terhenti, Lalu ia. menarik nafas dalam-dalam, lalu? menceritakan semua yang ia ketahui dari Pattison, Richard menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang ia dengar.
''Kau jangan gegabah, ambil semua surat-surat penting dan ambil alaih semuanya, semua aset milik Maka dan Papamu sudah menjadi milik Debby, Wisnu mengatakan sebelum pembunuhan Ayahmu, Debby dan Robert membunuh seorang wanita dengan cara di perkosa, karena itu ibu mengatakan jangan gegabah mengambil keputusan, Selidiiki semuanya dengan selidik
Terlihat Richard yang lesu dengan menyadarkan tubuh nya pada kursi kebesaran nya.
''Banyak. rahasia yang akan kita dapat kan, Kau jangan cemas, masalah Rober itu menjadi urusan Paman,'' ucap Lexo.
''Terimakasih Paman, tapi... aku masih penasaran, Masalah Mama Debby yang membunuh seorang wanita, "ucap Richard menatap ke arah pamannya
''Tidak. mungkin jika wanita itu tidak ada kaitannya dengan tujuan nya, '' imbuh Richard yang di benarkan oleh pamannya.
__ADS_1
''Apakah kau sudah tahu mata-mata Mama di ruangan bawah?'' tanya Richard.
''Cleaning servis Tuan, '' ucap Bian