
Keanu Reeves menyunggingkan bibirnya, "Apa kamu mengira dia sanggup melakukannya?"
Alesya Curley mengernyit, Kalau begitu,dia tidak mungkin menjadi dendam pada kita karena hal ini,kan?"
Keanu Reeves berkata dengan penuh keyakinan dan juga tenang, "Tidak"
Alesya Curley melihatnya,pria ini mengapa bisa begitu yakin sekali? Tapi ia juga tidak bertanya ataupun memikirkannya lebih lanjut lagi,karena yang terpenting adalah kontraknya sudah ia dapatkan sekarang.
Setelah makan siang,Keanu Reeves kembali kekantor,Alesya Curley pergi ke Firma untuk mencari Tristan Werner.
Mereka berdua pergi ke Bar untuk bertemu dengan Manager,lalu Managerpun membawa Delisha She keluar.
Delisha She sudah mengganti pakaian dengan pakaiannya sendiri,saat melihat Alesya Curley dan Tristan Werner,matanya menjadi basah berkaca-kaca.
Manager memberi hormat dan berkata, "Nyonya Muda Reeves,aku sudah menerima pesan dari Nyonya Ria,kalian boleh membawa pergi orang ini"
Alesya Curley mengangguk kearahnya, "Terima kasih banyak"
Setelah itu,ia sekilas melihat kearah Delisha She, lalu membalikkan badan dan berjalan keluar. Tristan Werner mendengkus,lalu mengikutinya berjalan keluar juga.
Saat tiba diluar Bar,Delisha She berteriak, memanggil mereka berdua, "Alee,Tristan,terima kasih"
Tristan Werner menoleh dan berkata dengan tidak senang, "Lain kali tolong panggil nama kami dengan baik"
Alesya Curley berkata dengan dingin, "Tidak ada lain kali,kita tidak akan bertemu lagi"
"Aleeee,,," mata Delisha She berkaca-kaca, "Kali ini aku sungguh-sungguh berterima kasih padamu"
Alesya Curley berkata, "Apakah kamu benar bersungguh-sungguh atau tidak,itu semua tidak ada artinya bagiku.Pergilah..."
Delisha She menggigit bibirnya, "Tapi kontraknya?"
Alesya Curley melihat kearahnya,lalu mengeluarkan kontrak itu dan menunjukkannya didepan wajahnya.
Setelah Delisha She melihat kontrak itu,wajahnya tampak terkejut, "Ini,,,ini benar-benar tidak masuk akal"
Alesya Curley berkata, "Kamu sudah menyebarkan berita buruk tentang orang lain dan membawa kerugian bagi orang lain,seharusnya denda kamu jumlahnya tidak hanya sebatas sampai sini"
Delisha She memejamkan matanya, "Aku kali ini benar-benar menyesal"
__ADS_1
Alesya Curley berkata dengan dingin, "Didunia ini tidak ada yang menjual obat penyesalan"
Setelah Alesya Curley selesai berbicara,ia menyimpan kembali kontrak itu kedalam tas.
Mata Delisha She tidak lepas dari tas itu, wajahnya tampak berharap, "Apa kontrak ini,,,tidak akan dihancurkan?"
Alesya Curley tersenyum, "Dihancurkan? Tentu saja tidak bisa"
Delisha She menatapnya dengan wajah minta belas kasihan.
Jika kontrak ini tidak dihancurkan,dirinya pasti masih bisa dikendalikan orang lain.Untuk selanjutnya,bagaimana mungkin dia bisa merasa tenang?
Alesya Curley berkata sambil berjalan menjauh, "Kamu tidak usah melihat aku seperti itu,aku tidak akan percaya lagi dengan kata-kata minta ampun yang dulu pernah kamu katakan itu. Kontrak ini akan ada ditanganku sebagai senjata terakhir untuk menahan kamu,jika kamu tidak bisa melakukan sesuai dengan apa yang kamu janjikan,maka kontrak ini,,,akan membuat kamu tidak bisa berkutik lagi"
***
Dalam perjalanan pulang,Tristan Werner bertanya pada Alesya Curley dengan khawatir, "Alee,apa kamu merasa Delisha She masih mungkin mencelakai dirimu? Kalau begitu,mengapa kamu menolongnya?"
Alesya Curley melihat kearahnya, "Aku tidak yakin apakah aku bisa mempercayai kata-katanya, kontrak ini aku simpan hanya untuk menakut-nakutinya saja.Jika dia meninggalkan Kota A,kita semua akan merasa tenang.Tapi jika dia tidak pergi,dan ingin terus mencari gara-gara, maka ini bisa kugunakan untuk membantunya, agar dia bisa menanggung sendiri akibatnya"
Tristan Werner mengangguk setuju,untuk hal-hal seperti ini,memang tidak ada salahnya bila kita berjaga-jaga.
Setelah kembali ke Firma,Alesya Curley bergegas kembali kemobilnya sendiri,dan bersiap-siap untuk pulang.
"Haallloooo?" ia sengaja memanjang-manjangkan suaranya.
Suara Adnan Curley terdengar sedikit kesal saat menjawab, "Bibi kecil,Keenan Reeves sakit"
Wajahnya Alesya Curley menjadi sedikit tegang dan berkata dengan khawatir, "Coba ceritakan pada Bibi kecil, apa yang terjadi?"
Adnan Curley berkata dengan suara anak kecilnya, "Tadi wajah Keenan Reeves terlihat kemerahan,Guru mengukur suhu tubuhnya dan berkata bahwa dia demam.Ayah Keenan Reeves hari ini sedang dinas ke luar kota,Ibunya juga ada kesibukan dan tidak ada di Kota A.Keenan Reeves berkata pada Guru,dia ingin mencari Tantenya. Bukankah Bibi kecil adalah Tantenya? Apakah Bibi kecil akan datang?"
Alesya Curley mengangguk, "Baiklah,tolong sampaikan pada Keenan Reeves,jangan takut,Bibi kecil akan segera kesana"
Setelah memutuskan telepon,Alesya Curley berkata pada Calvin Meres, "Pergilah ke TK Keenan Reeves"
"Baik,Nyonya Muda" Calvin Meres langsung melajukan mobil ketempat tujuan.
Saat Alesya Curley tiba di TK,Keenan Reeves tampak sangat lemas.Alesya Curley mengulurkan tangannya pada Keenan Reeves, "Keenan Reeves, Tante datang untuk menjemput kamu"
__ADS_1
Keenan Reeves melihat Alesya Curley dengan ekspresi memelasnya,lalu ia melebarkan kedua lengannya pada Alesya Curley.
Alesya Curley langsung memeluknya dan berkata, "Guru,sekarang aku akan membawa anak ini pergi dulu,maaf telah merepotkan kalian semua"
Dengan wajah ramah,guru tersebut berkata, "Tidak masalah,ini adalah bagian dari tanggung jawab kami"
Alesya Curley menepuk-nepuk kepala Adnan Curley, "Adnan,Bibi kecil pergi dulu ya..."
Adnan Curley berkata, "Bibi kecil,saat Keenan Reeves sudah sehat kembali,bolehkah aku pergi menjenguknya?"
Alesya Curley berkata, "Tentu saja boleh,tapi kamu harus mendengarkan kata-kata gurumu,ya?"
Adnan Curley mengangguk mengerti,dan tersenyum manis pada Alesya Curley yang juga balas tersenyum padanya.
Lalu Alesya Curley menggendong Keenan Reeves kembali kedalam mobil,lalu ia berkata pada Calvin Meres, "Kita kerumah sakit sekarang"
Mobil terus melaju ketempat tujuan,tapi Keenan Reeves merasa sedikit takut,jadi dia mengkerut diatas tubuh Alesya Curley.
Melihat reaksinya,Alesya Curley bertanya, "Apakah Keenan Reeves takut pergi ke rumah sakit?"
Keenan Reeves mengangguk dengan lemas, "Takut disuntik"
Alesya Curley tertawa, "Kebetulan sekali,Tante juga sangat takut disuntik"
Keenan Reeves menatap Alesya Curley,sedikit tidak percaya.
Alesya Curley memiringkan kepalanya, lalu bertanya, "Mengapa kamu melihat Tante,apakah ada yang ingin ditanyakan?"
Keenan Reeves mengangguk.
Alesya Curley kembali berkata, "Kalau begitu,tanyakan saja"
Keenan Reeves berkata, "Apakah Tante akan menangis?"
Alesya Curley menggeleng, "Tidak,karena Tante adalah orang dewasa.Meskipun dalam hati,Tante merasa sangat takut,tapi Tante terlalu malu untuk menangis.Kalau kamu? Apakah kamu akan menangis?"
Keenan Reeves menggeleng, "Tidak,Keenan tidak akan menangis"
Alesya Curley berkata dengan heran, "Mengapa tidak? Bukankah kamu merasa takut?"
__ADS_1
Keenan Reeves berkata, "Ayah bilang,anak kecil yang suka menangis sangat menyebalkan"
Alis Alesya Curley berkerut,dasar Kelvin Reeves, benar-benar tidak punya hati,apakah harus begitu kejam terhadap putra sendiri? Dan iapun berkata dengan begitu perhatian, "Tapi Tante merasa, meskipun anak-anak sedikit berisik saat menangis,tapi itu tidak berarti anak kecil tidak boleh menangis.Saat kesakitan,saat takut, menangis sedikit juga tidak masalah.Tentu saja, jangan sampai menyelesaika n segala sesuatu hanya dengan mengandalkan tangisan saja. Menangis,tidak akan menyelesaikan masalah,tapi itu hanyalah sebuah cara untuk mengeluarkan emosi"