Istri Tuan Muda Reeves

Istri Tuan Muda Reeves
Bab. 37


__ADS_3

Meski Alesya Curley tidak bisa melihat,tapi ketika ia berbicara,dalam matanya selalu seperti sedang berkelap-kelip.


Sedangkan Keanu Reeves,ia menatap Alesya Curley sambil mengangkat alisnya.Wanita ini,,,jauh lebih pintar dari yang ia bayangkan.


Lumayan,,,ternyata tidak buruk untuk ia jadikan sebagai istri selama beberapa minggu ini.Tapi kemudian ia berpikir didalam hatinya lagi, mungkin saja akan untuk selamanya.


Setibanya mereka dirumah,Adnan sudah mandi dan sedang menangis merengek diatas kasur memintak ayahnya.


Ketika melihat Alesya Curley membuka pintu dan berjalan masuk,Roby yang berdiri disamping kasur dengan hormat,seolah-olah telah melihat sang penyelamat.


"CEO Reeves,Nyonya..." panggil Roby dengan nada senangnya sambil menunduk hormat,dan dibalas dengan anggukan pelan oleh kedua majikannya itu.


"Ada apa sayang?" Alesya Curley segera melangkah maju dan menggendong Adnan, sambil menepuknya dengan pelan.


Suara Adnan sudah menjadi serak karena menangis, "Bibi,aku ingin ayah,aku ingin tidur dengan ayah"


"Adnan jangan menangis,ayah sedang sibuk bekerja di luar negeri dan belum bisa pulang. Dalam beberapa waktu ini Adnan akan tinggal bersama bibi,kalau tidak,malam ini bibi tidur dengan Adnan,oke?" Alesya Curley pun mencoba untuk membujuk anak kecil yang masih sibuk menangis itu.


Adnan mengangguk senang,sambil terisak,tapi tiba-tiba...


"Tidak bisa" Keanu Reeves berkata dengan dingin karena merasa keberatan.


Alesya Curley menoleh kearah Keanu Reeves dengan kaget,Keanu Reeves mengatakan tidak bisa?


Adnan yang baru berhenti menangis pun mengerutkan bibir,dadanya berfluktuasi dengan kuat,dan suaranya terisak-isak.


Terdengar seperti akan menangis,tapi tidak berani mengeluarkan suara.


Karena sore tadi bibi sudah mengatakan bahwa paman tidak suka mendengar anak kecil menangis,jika selalu menangis,paman tidak akan membolehkan dirinya tinggal disini.


Melihat penampilan yang kasihan itu,Alesya Curley menoleh kearah Keanu Reeves dengan tatapan menyalahkan.


"Lihat apaan? Yang dia minta adalah ayah,kamu pun bukan ayahnya" ucap Keanu Reeves dengan nada santainya tapi ekspresi wajahnya terlihat agak canggung.


"Memangnya harus pergi kemana aku mencarikan ayahnya? Aku adalah bibinya,bibi kandung,aku merayu dia juga sama saja" ucap Alesya Curley dengan nada kesalnya.


"Tetap tidak bisa,ayahnya adalah pria,sedangkan kamu adalah wanita,sama sekali tidak sama jenis" ucap Keanu Reeves yang tetap dengan pendapatnya.

__ADS_1


"Kamu kembali kekamar saja,aku akan merayu dia untuk tidur" lanjut Keanu Reeves dengan nada seriusnya,sambil mengibaskan pelan tangannya kearah Alesya Curley.


Mendengar ini,Alesya Curley tercengang,dagunya bahkan hampir jatuh dari tempatnya.


Apakah telinganya sedang bermasalah?


Keanu Reeves mengatakan akan merayu anak kecil ini untuk tidur?


Ya ampun,kabar yang mengagetkan sekali!


"Kenapa masih bengong disini,sudah begitu malam,apakah anak kecil tidak perlu tidur?" tanya Keanu Reeves lagi,nadanya terdengar dingin.


Alesya Curley menatap Adnan dengan khawatir, sangat khawatir.Adnan juga mengerutkan bibir, ingin menangis tapi tetap saja tidak berani.


Ya Tuhan,ia benar-benar tidak tega,sakit hati sekali melihatnya.


"Hhmmm...Keanu,biar aku saja,aku bisa" Alesya Curley pun mencoba untuk membujuk pria dingin ini,tapi bujukannya tidak diterima sedikitpun.


"Tidak bisa,dia sudah terbiasa tidur dengan ayahnya,pasti tidak enak jika tidur dengan wanita. Kamu keluar sekarang,jangan sampai aku mengatakan dua kali" ucap Keanu Reeves, suaranya masih saja terdengar dingin.


Alesya Curley mengusap pelan punggungnya Adnan,ia mau tidak mau harus menyerah untuk membujuk,dan berkata untuk menenangkan, "Adnan,malam ini kamu tidur dengan paman saja,oke? Paman baik sekali,semua orang pun suka tidur dengan dia"


"Ehhmm..." dehem Alesya Curley sambil melirik Keanu Reeves dalam diam,lalu ia bergegas mengangguk pelan, "Tentu saja,kamu hanya perlu menutup mata dan tidur saja,oke?"


Adnan mengerutkan bibirnya lebih dalam,ia menatap Keanu Reeves dengan takut,lalu ia akhirnya hanya mampu mengangguk patuh saja.


Alesya Curley melangkah keluar,namun ia juga tidak berani pergi jauh,melainkan menguping dipintu ingin mendengarkan gerak-gerik didalam.


Akan tetapi,,,sunyi sekali,ia sama sekali tidak mendengar apa-apa.


Keanu Reeves menarik kursi dan duduk disamping kasur dengan melipat kaki,ia menatap Adnan sambil melipat tangan didepan dada.


"Paman duduk disini mengawasi kamu,kamu tidur saja,paman akan pergi setelah kamu tidur" ucap Keanu Reeves dengan suara dingin yang sedikit mengurang.


Adnan berbaring dengan patuh,tapi ia masih terus menatap wajah dinginnya Keanu Reeves.


"Tutup mata" lanjut Keanu Reeves dengan suara yang kembali dingin,Adnan pun menjadi takut.

__ADS_1


Adnan memang merasa takut,tapi tetap memejamkan mata,tapi juga dengan air mata yang masih mengalir dan sambil terisak.


"Ada apa? Apakah masih ada yang ingin kamu katakan?" tanya Keanu Reeves,mau tidak mau ia harus mengurangi suara dinginnya itu sebanyak beberapa oktaf.


"Bisakah aku tidur dengan bibi?" pinta Adnan dengan suara anak kecilnya.


"Tidak bisa,bibimu harus tidur denganku" jawab Keanu Reeves dengan nada tenangnya,dan membuat Adnan kembali mengerutkan bibirnya.


"Pria sejati tidak boleh sembarangan meneteskan air mata,cepat katakan" lanjut Keanu Reeves dengan berusaha semampunya untuk membujuk anak kecil ini,benar-benar perkerjaan yang baru pertama kalinya ia kerjakan selama hidupnya.


"Aku ingin mendengar cerita,ayah selalu akan membacakan cerita untukku" ucap Adnan dengan nada pelannya tapi masih bisa terdengar oleh Keanu Reeves.


Keanu Reeves memijit pelan tengah alisnya dan menggertak gigi,anak kecil,,,sungguh merepotkan sekali.


Ia menghela napas berat dengan panjang,lagi-lagi ini adalah hal yang pertama kalinya ia lakukan dalam hidupnya.


Diluar pintu,setelah Alesya Curley mondar-mandir selama setengah jam,akhirnya pintu kamar dibuka dari dalam.


Dan terlihat Keanu Reeves yang berjalan keluar dengan langkah pelannya...


"Apakah dia sudah tidur?" tanya Alesya Curley setelah ia sudah mendekat.


Keanu Reeves menempelkan jari telunjuk kebibir, dan menjawab dengan nada pelannya, "Sshh,,,jangan membangunkan dia"


Karena merayu anak kecil untuk tidur,benar-benar susah sekali.Ia bahkan harus membacakan cerita selama hampir setengah jam,benar-benar perkerjaan yang menyebalkan menurutnya.


Alesya Curley langsung menghela napas lega, disaat bersamaan ia merasa kagum pada Keanu Reeves.


Tidak disangka,ternyata Keanu Reeves memiliki kemampuan seperti ini.


"Kenapa kamu melihatku seperti itu?" tanya Keanu Reeves dengan nada herannya sambil melirik Alesya Curley yang terus menatapnya dengan tatapan aneh.


Alesya Curley mengacungkan ibu jari padanya dan berkata dengan jujur, "Aku merasa kamu lumayan hebat,sejujurnya,aku juga tidak begitu pandai merayu anak kecil tidur"


Perkataan atau pujian ini bukan perkataan palsu tapi tulus dari dalam hatinya.Semakin lama berinteraksi dengan Keanu Reeves,semakin Alesya Curley menyadari bahwa pria ini adalah pria harta karun.


"Cih..." Keanu Reeves mendengkus malas sambil terus melirik Alesya Curley,lalu ia membuka pintu kamar diseberang.

__ADS_1


Melihat Alesya Curley tidak ikut kedalam,Keanu Reeves berbalik badan dan bertanya dengan heran, "Kenapa masih berdiri disana dan tidak masuk?"


Alesya Curley tertegun dan segera menjawab dengan nada khawatirnya, "Lebih baik aku tidur dikamar Adnan saja,aku khawatir nanti malam dia akan,,,"


__ADS_2