
Sedangkan didalam mobil sana,Alesya Curley menatap layar HPnya yang sudah mati dengan sedikit bingung,sambil menunggu kedatangannya Tristan Werner.
Setelah menunggu sepuluh menit,Tristan Werner turun dan masuk kedalam mobil.Dia naik kekursi penumpang,melepaskan earpodnya,dan bertanya dengan sedikit semangat, " Bagaimana penampilanku barusan?"
"Hebat.Untuk pertama kalinya,aku merasa kamu hebat.Si Merlin Reeves itu memang butuh dibereskan" jawab Alesya Curley dengan nada senangnya,sambil mengacungkan jempol kearah Tristan Werner.
Tristan Werner memutar bola matanya dengan malas dan berkata dengan kesal, "Kakak,aku telah menghafal ppt selama 2 hari,dan sekarang kamu memujiku karena mengumpat dengan hebat? Bukankah kamu ini sedang mempermalukan aku?"
Alesya Curley terkekeh dengan geli,memang terdengar sedikit agak tidak baik.
"Dalam urusan pekerjaan,aku selalu percaya bahwa kamu pasti bisa melakukannya dengan baik.Jadi,mengapa aku harus repot-repot memujimu lagi?" ucap Alesya Curley dengan jujur, Tristan Werner memang bisa selalu ia andalkan dalam menghadapi setiap masalah yang ia minta.
Tristan Werner mengangkat alisnya,rasa kesalnya pun sedikit mengurang, "Kalau begini,kan lumayan.Katakanlah,kamu ingin mentraktirku makan apa? Jangan lagi sup panas,hari ini aku telah mematikan terlalu banyak sel otakku,jadi aku perlu mengisinya kembali,kali ini aku mau yang mahal"
Alesya Curley menatapnya,memamerkan gigi,dan tertawa kecil tapi malah terlihat mengerikan dimatanya Tristan Werner.
"Sudah kubilang,jangan tertawa seperti itu kepadaku,aku bukan seorang pemain" ucap Tristan Werner dengan menahan ngeri tapi nyatanya Alesya Curley masih saja tertawa.
"Kamu benar-benar pelit.Baiklah,sup panas ya sup panas.Ayo,kita jalan sekarang" Tristan Werner berkata dengan ekspresi wajah jijiknya.
Tapi lagi-lagi Alesya Curley masih saja tidak bergerak,tawa kecilnya sudah berubah menjadi tersenyum cengir.
Tristan Werner merasa khawatir dan menghela napas pelan, "Katakanlah,ada apa lagi?"
Alesya Curley menghilangkan senyumnya dan mengangkat dua jarinya,lalu berkata dengan nada seriusnya, "Ada dua hal...Pertama,lakukan segala kemungkinan untuk mencari tahu. Menurut rumor,mengapa Keanu tidak bisa menyentuh wanita? Aku ingin tahu apa yang telah dialaminya?"
"Kamu bercanda ya? Jika hal semacam ini bisa diselidiki,apakah tidak akan ada yang tahu sampai sekarang?" Tristan Werner merasa tidak masuk akal dengan permintaannya Alesya Curley.
"Itulah mengapa kamu harus melakukan segala kemungkinan" jawab Alesya Curley dengan entengnya.
"Kamu,,," Tristan Werner mengertakkan giginya karena merasa kesal kembali, "Katakan hal kedua..." tanyanya kemudian,dengan nada tidak berdaya.
Alesya Curley menunjuk ke kunci mobil,dan berkata dengan santai, "Keanu mencariku,jadi kamu harus menyetir pulang sendiri. Berhati-hatilah dijalan"
"Apa-apaan ini?" Tristan Werner tidak terima.
Ketika Alesya Curley selesai berbicara,iapun membuka sabuk pengamannya dan mendorong pintu untuk keluar dari mobil.
__ADS_1
Sebelum menutup pintu,ia menyeringai pada Tristan Werner lagi, "Terima kasih atas hari ini"
Setelah selesai mengucapkan terima kasih dengan tulus,ia segera berlari pergi tanpa menoleh lagi.
Tristan Werner menoleh dan sedikit berteriak dengan wajah kesalnya yang semakin buruk, "Kamu,si wanita sialan.Dasar,aku benar-benar berhutang padamu di kehidupanku sebelumnya"
Tapi bagaimana Alesya Curley bisa mendengarnya,dia sudah masuk kedalam lift dengan begitu cepat.
Setelah Alesya Curley naik keatas,ia dibawa ke kantor Keanu Reeves oleh sekretarisnya.Ini adalah pertama kalinya Alesya Curley datang ke kantor Keanu Reeves.
Ia melihat ke sekeliling dengan rasa ingin tahu, kantornya sangat besar dan dekorasinya bergaya Eropa sederhana.
Sekretaris itu melangkah maju dan berkata dengan hormat, "Direktur Reeves,Nona Curley telah tiba"
"Kamu memanggilnya apa?" Keanu Reeves menatap tajam kearah sekretaris itu.
"Maafkan aku,Direktur Reeves,ini salahku.Nyonya telah tiba" sekretaris itu menjawab dengan sangat cepat dan wajah paniknya.
Alesya Curley disamping merasa sedikit tidak nyaman..Nyonya,,,panggilan yang aneh karena ia belum terbiasa,dan ada rasa senang didalam lubuk hatinya tanpa ia sadari.
Keanu Reeves tidak berbicara tapi hanya melirik dengan dingin,sekretaris itu segera pergi dengan hormat dan hanya menyisakan dua orang di ruangan itu.
Keanu Reeves tidak menanggapi,ia juga tidak ingin melihatnya,melainkan hanya menundukkan kepalanya dan mendapatkan kembali perhatiannya pada dokumen-dokumen diatas meja kerjanya.
Melihat pertempuran ini,Alesya Curley tercengang,senyum lebarnya pun mengurang sedetik demi sedetik.
Kambuh lagi?
Apakah pria ini memiliki kecanduan untuk menghukum orang?
Alesya Curley memberengut kesal, "Keanu,kamu tidak mungkin marah karena aku menyembunyikan bahwa Tristan itu adalah Tuan SH,bukan?"
Setelah dipikir-pikir agak lama,Alesya Curley hanya bisa memikirkan kemungkinan yang ini saja.
Tapi jika ia tahu,,,
Ia menatap kedua kakinya sendiri,ia ini bisa berdiri sampai mati jika harus dihukum seperti ini terus.
__ADS_1
Keanu Reeves meletakkan file itu dan mengangkat matanya untuk menatapnya,kali ini,ia bereaksi dengan sangat cepat.
Alesya Curley melihatnya memandangi dirinya,iapun langsung tersenyum senang.
"Kemarilah..." suara Keanu Reeves terdengar tenang,ekspresinya juga terlihat sangat tenang.
Namun semakin demikian,maka semakin takut pula Alesya Curley.
"Kenapa,kamu tidak bergerak karena sedang menungguku berjalan kesana?" tanya Keanu Reeves dengan sedikit nada ketidak sabaran.
Alesya Curley berpikir,orang yang mengetahui urusan saat ini adalah orang baik,akhirnya iapun melangkah maju kearahnya, "Keanu,masalah ini,,,arhgg..."
Sebelum Alesya Curley selesai berbicara,Keanu Reeves segera bengkit berdiri,merangkul pinggangnya,mengayunkan tubuhnya, menekannya dikursi,kemudian meregangkan lengannya dan menjebaknya.
Kecepatan aksinya ini benar-benar membuat Alesya Curley kaget.
"Apa yang ingin kamu katakan?" tanya Keanu Reeves dengan nada santainya sambil terus menatap kedua mata bulatnya Alesya Curley.
Alesya Curley berpikir,apakah posisi ini,,,cocok untuk melakukan percakapan?
Alesya Curley mengeraskan kulitnya dan berkata dengan menahan rasa gugupnya, "Lagi pula masalah ini adalah privasinya Tristan Werner,jadi aku tidak bisa begitu saja mengungkapkannya pada orang lain"
Saat suara Alesya Curley sudah berhenti,bibirnya mendapatkan sentuhan yang lembut,matanya membelalak.
Bahkan jika ia adalah satu-satunya wanita yang bisa Keanu Reeves sentuh,pria ini juga tidak boleh menyentuhnya sesuka hati.
Alesya Curley memiringkan kepalanya,tapi tidak mampu menghindari jarahan Keanu Reeves.
Butuh 5 menit bagi Keanu Reeves untuk melepaskannya,jika ia tidak berhenti,maka ia takut kalau ia tidak akan bisa menahan diri.
"Apakah aku orang lain?" tanya Keanu Reeves dengan suara yang dalam.
Alesya Curley menelan ludahnya,kulitnya merah padam,dan hatinya merasa bersalah.
Tristan Werner selalu berkata bahwa ia bisa memilih kata-kata,tapi ia baru mengetahui hari ini bahwa Keanu Reeves baru adalah orang yang bisa memilih kata-kata.
"Kamu dan Tristan itu adalah orang sendiri yang bisa bertukar rahasia tanpa syarat.Dengan suamimu,apakah kamu orang luar yang bisa menyimpan rahasia? Alesya,kamu sengaja membuatku marah,ya?" tanya Keanu Reeves lagi, ada nada kesal dibalik wajah tenangnya.
__ADS_1
"Bicaralah" wajah tenangnya Keanu Reeves sudah terlihat buruk karena tidak mendapatkan jawaban dari istrinya ini.