Istri Tuan Muda Reeves

Istri Tuan Muda Reeves
Bab. 6


__ADS_3

"Alesya,kamu,,,kamu tunggu saja,aku tidak akan melepaskan kamu,apa lagi keluarga Kennedy. Kamu juga berani melibatkan keluarga Reeves, kamu sendiri juga tahu bahwa keluarga Reeves adalah musuh yang telah diperjuangkan kakek Kennedy disepanjang hidupnya,orang tua itu cepat atau lambat pasti akan memisahkan kalian berdua" ucap Mella dengan nada marahnya,ia memang sudah merasa sangat marah sedari video panasnya tersebar luas tadi.


Ia merasa sangat malu,wajah dan pergulatan tidak senonoh mereka telah tersebar kemana-mana sekarang.


"Sebelum memikirkan tentang diriku,lebih baik kamu mengkhawatirkan situasimu sendiri terlebih dahulu.Apakah kamu pikir kamu bisa masuk kematanya kakek licik dikeluarga Kennedy itu? Aku lebih penasaran dan ingin melihat apa yang akan terjadi padamu,setelah ini..." setelah selesai bicara,Alesya langsung menutup telepon.


Sekarang suasana hatinya masih belum begitu membaik dengan cukup,jadi,ia benar-benar tidak ingin berbicara omong kosong apa lagi dengan Mella,ia merasa lelah saat ini.


Tadi sebelum mencari Keanu Reeves,ia berpikir bahwa pria itu memiliki masalah dengan tubuhnya,tapi sekarang,ia sedikit tidak yakin.


Ia bahkan menjadi ragu dengan informasi yang ia terima kemaren,tapi sekarang ia hanya mampu menghadapinya,apapun yang akan terjadi nanti.


Ia bahkan baru menyadari kalau saat ini ternyata sudah malam.Untung saja,ketika ia mau datang kesini tadi,ia meminta waktu untuk makan terlebih dahulu.Jadi,ia tidak perlu merasa kelaparan sekarang.


Ketika sedang memikirkan apa yang harus dilakukannya jika Keanu bersikap macam-macam terhadapnya nanti,pintu kamar mandi terbuka.


"Pergilah mandi,ada jubah mandi dan perlengkapan mandi baru didalam sana" ucap Keanu dengan nada santainya,ia berjalan keluar dengan jubah mandi ditubuh kekarnya.


Alesya mengangguk,ia berusaha menyembunyikan kegugupannya,dan berjalan masuk kedalam kamar mandi.


Alesya mandi dengan tidak semangat selama hampir 30 menit lamanya,sebelum akhirnya berjalan keluar dengan jubah mandinya.


Keanu Reeves sedang duduk bersandar dikepala kasurnya sambil membaca buku.


"Kemarilah..." perintah Keanu saat ia langsung menyadari bahwa Alesya sudah selesai mandi.


Alesya berjalan mendekat,berdiri disamping kasur,dan menatap Keanu Reeves.


"Tuan Reeves..." panggil Alesya dengan nada pelannya,setelah beberapa saat ia sudah mengumpulkan keberaniannya.


Keanu Reeves langsung meletakkan buku ditangannya diatas meja samping tempat tidurnya,lalu menatap Alesya,seolah-olah sedang mendengarkan.


Alesya menggantungkan kedua tangannya di kedua sisi,meremas jubah mandi putihnya dengan erat.

__ADS_1


"Apa yang akan kita lakukan selanjutnya?" tanya Alesya,ia benar-benar bingung dan gugup saat ini.


"Tidur" jawab Keanu Reeves.


Keanu masih saja terlihat begitu tenang saat mengatakan "Tidur" padanya,tapi jantungnya Alesya malah berdebar-debar karena satu kata tersebut.


Bagaimana caranya? Lagi pula ,ada banyak sekali penjelasan tentang tidur,bukan?


"Matikan lampu atau nyalakan lampu?" tanya Keanu,ia mengabaikan reaksi gugup berlebihan yang ada diwajah cantiknya wanita yang baru saja menjadi calon istrinya ini.


Tapi kemudian,Keanu harus menahan senyum geli dibalik wajah tenangnya itu,saat ia melihat wajah cantiknya Alesya yang semakin kusut.


Mungkin saja,Alesya telah salah paham dengan perkataan-perkataan singkatnya sedari tadi?


"Kamu biasanya tidur,nyalakan lampu atau matikan lampu?" Keanupun kembali mengulangi pertanyaannya supaya lebih jelas.


"Nyalakan lampu" jawab Alesya dengan nada cepatnya.


"Kalau begitu,nyalakan lampu saja" Keanu berbicara sambil berbaring dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.


Keanu Reeves mengatakan tidur,sebenarnya memang hanya tidur.


Tentu saja,Alesya semakin yakin karena hal tersebut,karena seperti yang ia katakan sebelumnya bahwa ia hanya percaya dengan apa yang ia lihat.


Dan diantara sekian banyaknya rumor tentang Tuan Keanu Reeves beredar,salah satu rumor yang beredar adalah benar.


Keanu Reeves benar-benar tidak mendekati wanita.


Ketika Alesya bangun pagi-pagi sekali,Keanu Reeves telah pergi ke perusahaan.


Kepala pelayan laki-laki sudah selesai menyiapkan sarapan dan langsung memberitahu Alesya tentang perintah dari Tuannya tadi.


"Tuan Reeves mengatakan bahwa Nona Curley bisa membawa barang bawaan anda kesini hari ini" ucap kepala pelayan tersebut dengan nada dan menunduk hormat.

__ADS_1


"Baiklah" jawab Alesya dengan nada pelannya.


Awalnya ia ingin meminta pisah rumah tapi sebenarnya ia juga tidak berani mengajukan permintaan tidak masuk akal yang seperti itu.


Tapi melihat sikap perhatiannya Tuan Reeves padanya,akhirnya ia memutuskan untuk pergi membereskan barang bawaannya setelah selesai sarapan nanti,mungkin lebih baik ia pergi disiang harinya saja.


Bagaimanapun,ia memang sangat memerlukan bantuan dari Tuan Reeves dimasa depan.


Siang harinya,Alesya kembali ke apartemennya.


Dirinya yang awalnya dalam suasana hati yang baik,wajahnya menjadi dipenuhi amarah ketika ia membuka pintu dan melihat pria yang duduk disofa itu.


"Bagaimana kamu bisa masuk kesini?" tanya Alesya dengan ekspresi marah diwajah cantiknya.


Melihat Alesya yang sudah kembali,Jordan Kennedy yang telah menunggu disini semalaman pun bangun dengan marah,berjalan mendekatinya.


"Kenapa kamu tidak pulang tadi malam? Semalaman,kamu kemana saja?" Jordan bertanya dengan marah.


"Kemana saja aku,aku khawatir itu bukanlah tanggung jawab Tuan Kennedy.Tuan Kennedy tidak diterima disini,jadi tolong segera pergi dari sini" jawab Alesya dengan tersenyum sinis.


"Kamu pergi menemui pria liar itu,bukan?" tanya Jordan,ia bahkan mencengkram pergelangan tangannya Alesya dan mengabaikan penolakannya Alesya terhadap dirinya disini.


"Jordan,tutup mulut kotormu.Tuan Reeves bukanlah seseorang yang dapat kamu evaluasi sesuka hatimu" jawab Alesya dengan mengeram marah.


"Tuan Reeves,,,cih,,,sungguh ironis,dia adalah seorang gay terkenal.Dia yang tidak bisa menyentuh wanita,bukan lagi rahasia dilingkaran ini,tapi kamu malah ingin bersamanya dan melawanku.Meskipun jika kamu buta sekalipun, kamu juga tidak akan bisa menyentuhnya. Menurutku,kamu sudah bosan hidup atau sudah tidak tahu bagaimana caranya untuk hidup dengan baik sekarang" Jordan berbicara dengan tersenyum mengejek diwajah marahnya.


"Bahkan jika aku buta sekalipun,aku juga bersedia mati ditangannya Tuan Reeves.Itu juga tidak ada hubungannya dengan kamu,lepaskan tanganku" Alesya menjawabnya dengan marah sambil menarik tangannya hingga terlepas dari genggamannya Jordan.


"Kamu...Alesya,Alesya...Dulu aku mengira kamu adalah wanita yang begitu dingin dan suci,tapi ternyata kamu adalah seorang ******" ucap Jordan dengan tersenyum sinisnya.


"Plak,,," terdengar suara tamparan dipipi tebalnya Jordan setelah ia baru saja selesai bicara, ternyata Alesya langsung menamparnya sebelum Jordan sempat berpikir bahwa ia akan menampar.


"Jordan,aku sudah membatalkan kontrak pernikahanku denganmu,sekarang kita sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi.Jadi, kamu tidak berhak untuk menghinaku dan berada dirumahku.Silakan keluar dari sini,sekarang juga" ucap Alesya dengan nada tingginya,wajahnya memerah karena marah sedari tadi.

__ADS_1


Sedangkan Jordan yang mengeram marah,belum ada yang berani memukulinya,ia merasa marah dan juga kesal.


__ADS_2