Istri Tuan Muda Reeves

Istri Tuan Muda Reeves
Bab. 19


__ADS_3

"Itu saja?" tanya Keanu Reeves dengan nada dinginnya.


Alesya Curley membeku sesaat,itu saja? Bukankah ini penting?


Atau,,,dia sebenarnya tidak mendengarnya tadi?


Lalu,masalah apa yang lebih serius dari pada ini?"


Melihat ekspresi wajahnya yang polos,Keanu Reeves langsung meletakkan buku itu ke atas meja dengan suara nyaring.


Alesya Curley mengencangkan alisnya,perasaan digantung oleh seseorang ini benar-benar terlalu tidak nyaman.


Berpikir bahwa dirinya akan tinggal bersama dengan pria ini untuk waktu yang lama di masa depan,iapun hanya berkata dengan jujur, "Keanu,aku adalah orang yang tidak pandai menebak pikiran orang lain. Jika kamu merasa aku telah melakukan sesuatu yang salah,atau jika kamu marah karena sesuatu,katakan saja padaku secara langsung,atau aku tidak akan tahu apa-apa.Bukankah kamu juga yang nantinya paling marah?"


Keanu Reeves bangkit dan berjalan kearahnya, karena perbedaan tinggi badan,Alesya Curley harus mendongak untuk menatapnya.


Jarak keduanya saat ini sangatlah dekat, membuat Alesya Curley merasa sediķit gugup.


"Kamu sering mengunjungi tempat seperti itu, sebelumnya?" tanya Keanu Reeves dengan nada dingin yang sedikit mengurang,walaupun masih merasa marah tapi ia juga tidak ingin membuat Alesya Curley merasa takut padanya.


Alesya Curley tidak bodoh dan langsung mengerti apa maksud dari Keanu Reeves.


Orang seperti Keanu,orang yang menyukai ketenangan sepertinya seharusnya sangat benci dengan lingkungan seperti itu,bagaimanapun disana sangatlah berisik.


"Itu,,,disana adalah bar milik temannya Tristan Werner,aku sudah pernah ke sana berkali-kali dan sangat aman" jawab Alesya Curley dengan nada hati-hatinya.


Alesya Curley menggigit bibir bawahnya,menatap mata birunya yang jernih,sepertinya suaminya sangat membenci wanita yang peminum.


Kalau begitu,masalah ini...Jika ia tidak berbohong,maka takutnya sudah akan diceraikan.


"Sangat bisa minum?" tanya Keanu Reeves lagi, sebelum Alesya lanjut bicara.


"Tidak juga,tidak begitu bisa juga,hanya sedikit suka minum" jawab Alesya dengan berpura-pura serius,supaya dirinya tidak terlihat sedang berbohong.


"Tidak kelihatan bahwa kamu adalah seorang pemabuk" ucap Keanu dengan nada penasarannya, sambil menatapnya dari atas ke bawah secara transparan.


"Keanu,aku tidak berencana untuk minum bir malam ini.Sungguh,gelas bir itu,aku awalnya berencana untuk meletakkannya,aku,,," kalimat penjelasannya Alesya pun terhenti karena disela oleh Keanu.

__ADS_1


"Keluarlah..." sela Keanu dengan singkat,ia bahkan tidak ingin mendengarnya lebih banyak lagi.


Alesya Curley berbalik,bertanya-tanya,apa yang akan dilakukannya?


Jika itu pria lain,ia mungkin masih bisa menebak sedikit.


Tapi ini adalah Keanu Reeves,ia benar-benar tidak bisa mengerti karena pria itu selalu bergerak dan tidak pernah mengambil jalan biasa.


Dilantai bawah,Keanu Reeves menatap pembantu rumah tangga dan bertanya, "Apakah makan malam sudah siap?"


"Sudah siap,Tuan Muda" jawab pembantu rumah tangga itu,dengan penuh hormat.


Setelah mendengarnya,Keanu pergi ke lemari bir dan mengambil sebotol anggur merah.


"Ayo,duduk" perintah Keanu dengan wajah datarnya sambil menuangkan 2 gelas anggur merah ke meja makan.


Alesya merasa sedikit merinding,tidak mungkin...


Apakah Direktur kaya ini akan minum bir dengannya? Atau apakah dia sengaja ingin mempermalukan dirinya?


Alesya mengeraskan mentalnya dan berjalan mendekat,lalu duduk untuk menunggu perintah lain dari Tuan Muda Reeves ini.


Tapi mendengar ini,Alesya segera melambaikan kedua tangannya dan menolak dengan cepat, "Tidak,tidak,aku,,,tidak minum"


"Kenapa? Apakah minum bir bersamaku sangatlah mengecewakan?" tanya Keanu yang merasa tidak senang dengan penolakannya Alesya itu.


"Aku tidak bermaksud begitu,aku hanya berpikir,,," Alesya menghentikan perkataannya,ia menjadi depresi saat ini.


Ia baru saja mengatakan bahwa ia suka minum, tapi sekarang ia mengatakan ia tidak minum, sepertinya jawabannya sedikit menampar wajahnya sendiri.


"Menurutku,wine ini pasti sangatlah mahal,jadi akan terlalu boros untuk meminumnya seperti ini" lanjut Alesya dengan senyum cengirannya, padahal perkataannya berbanding terbalik dengan pikirannya yang sebagai seorang peminum.


Keanu mengangkat gelasnya dengan ekspresi samar dan menyesapnya,lalu melirik Alesya dan berkata, "Di dalam duniaku,tidak ada yang namanya mahal"


'Ya,kamu memiliki uang,tentu saja akan berkata seperti itu' Alesya bergumam malas didalam hatinya saat ia melihat kesombongannya Keanu.


Tapi Alesya juga tidak bisa berkata-kata dan hanya bisa ikut mengangkat gelas wine,dan mengangkatnya kearah Keanu.

__ADS_1


"Hehe,kalau begitu,,,maaf telah menghabiskan uangmu" lagi-lagi Alesya tersenyum cengiran.


Kedua gelas tersebut saling menyentuh,dan mereka berdua pun menyesap wine itu secara bersamaan.


Alesya berpikir,benar-benar bir yang enak.Baru saja masuk dengan melewati kerongkongannya, sudah mampu membuat mulutnya harum menyeluruh.


Melihat bagaimana Alesya mencicipi wine tersebut,Keanu mengangkat alis kanannya.


Awalnya,ia khawatir tidak bisa menemukan kesempatan untuk melakukan sesuatu padanya.Tapi saatnya telah tiba,ia berpikir, ternyata bir adalah sesuatu yang bagus juga.


Malam ini,ia bisa memastikan apakah Alesya Curley ini benar-benar bisa menyembuhkan penyakitnya?


Mereka berdua pun makan malam sambil menyesap wine,setelah selesai makan malam pun,mereka tetap lanjut meminum wine.


Tapi ternyata,ternyata,ternyata kenyataan selalu berbalik dengan apa yang dipikirkan olehnya,selalu diluar dugaan.


Satu jam kemudian,Keanu Reeves yang mabuk dibawa kembali ke kamar oleh pelayan rumah tangga.


Setelah pelayan pergi,Alesya mendekat kesamping kasur,menatap heran kearah pria dengan pipi kemerahan itu dan menghela napas.


Apakah masuk akal bagi seorang pria bertubuh besar untuk dibuat mabuk oleh setengah botol anggur merah saja?


Ia membungkuk dan menepuk pelan lengannya Keanu Reeves, "Keanu,Tuan Reeves,Keanu Reeves..." Alesya mencoba memanggil beberapa kali dengan berbagai nama.


Tapi nihil,ia tidak mendapatkan jawaban sama sekali.


Alesya terdiam sejenak,ia bingung harus mengatakan apa tentang Keanu Reeves saat ini. Iapun akhirnya pergi ke kamar mandi untuk memeras handuk basah,dan keluar untuk membantu Keanu membersihkan diri.


Setelah menyelesaikan perkerjaannya,barulah ia membukakan kancing lehernya karena merasa gerah,dan berencana ingin membersihkan diri juga.


Tapi baru saja ia melepaskan 2 kancing atasnya, tiba-tiba Keanu meraih pergelangan tangannya dan menatapnya dengan kedua mata yang menyipit karena rasa mabuknya.


Setelah melihat ini,Alesya buru-buru menarik tangannya dan bergerak mundur hingga ke sudut kepalanya kasur,lalu bertanya dengan rasa kagetnya, "Keanu,apakah kamu sudah bangun? Bisakah kamu bangun dan mengganti pakaianmu sebentar?"


Matanya Keanu sedikit kabur,namun setelah mendengar suaranya Alesya,ia pun langsung melemparkan bantal kearah Alesya berada.


"Wanita,keluar dari kamarku,keluarlah" ucap Keanu dengan suara mabuknya,sambil melambaikan tangan lemahnya beberapa kali.

__ADS_1


Untuk menghindari bantal itu,Alesya hampir saja terjatuh dari tempat tidur.


Apa yang terjadi? Apakah pria ini tidak mengenal siapapun saat sedang mabuk?


__ADS_2