
Alfie Curley berjalan kehadapannya Toni Kear, suaranya terdengar bergetar, "Ada beberapa hal yang sudah aku peringatkan padamu begitu kamu kembali,tapi apa yang ingin kamu lakukan tadi?"
Toni Kear menyeringai, "Tuan Muda Pertama,tadi aku tidak melakukan apa-apa"
Alfie Curley kembali berkata, "Kamu berharap dapat pergi menjaga Alee,berani-beraninya kamu berkata kamu tadi tidak melakukan apa-apa..."
Toni Kear melihat Alfie Curley dengan wajah yang serius, "Tuan Muda Pertama,apakah orang-orang dikeluarga Curley tahu betapa setianya dirimu pada mereka?"
Alfie Curley mengeratkan giginya, "Aku peringatkan kamu,untuk seterusnya,tinggallah dengan baik didalam rumah ini.Jangan pergi kemana-mana,apa yang pernah aku katakan padamu,sebaiknya kamu ingat dengan baik. Jangan diam-diam menemui Alee,bila itu sampai terjadi,aku tidak akan membiarkan kamu begitu saja"
Toni Kear tersenyum meremehkannya, "Apa yang Tuan Muda rencanakan untukku? Apakah kamu bisa membunuhku,sepertinya,,,tidak..."
Alfie Curley semakin mengeratkan tinjunya, "Kamu,,,"
Toni Kear menyelanya dengan lebih meremehkan, "Heh,,,Tuan Muda tidak perlu marah,amarah hanya akan melukai tubuhmu.Dan didunia ini, orang yang akan menyayangkan hal itu,hanya ada aku seorang"
Sambil berkata demikian,Toni Kear bangkit berdiri,dia menepuk-nepuk pundaknya, "Kamu harus tahu,kita adalah,,,"
"Tutup mulutmu" Alfie Curley memotong kata-katanya dengan dingin, "Jangan mendesakku,bila kamu mendesakku hingga batasku,apa untungnya bagimu?"
Toni Kear memandang Alfie Curley dengan dingin,setelah beberapa saat dia berkata, "Tuan Muda tenang saja,aku tahu apa tujuanmu memanggilku kembali"
Alfie Curley menepis tangannya,setelah melemparkan tatapan dingin padanya,dia membalikkan badan dan naik keatas.
Baru jalan beberapa langkah,dia berhenti dan berkata, "Untuk seterusnya,jaga jarakmu dengan Adnan.Jangan lupa,kamu hanyalah pelayan dirumah ini,pelayan harus melakukan perannya sebagai pelayan dengan baik"
Setelah selesai berkata demikian,dia lanjut melangkah naik keatas dan tidak melihatnya kembali.
Toni Kear mengeratkan giginya,ada perasaan terluka yang tersirat didalam matanya,dia menoleh dan melihat kearah pintu.
Pelayan?
Benar,dirinya memang seorang pelayan.Tapi suatu hari nanti,dirinya yang hanya sekedar seorang pelayan ini akan menghancurkan segala sesuatu yang menjadi milik Keluarga Curley.
Pada hari jumat,Alesya Curley sedang tidak ada urusan dan berencana untuk pergi ke Firma untuk bertemu dengan Tristan Werner.
Tapi Tristan Werner tidak berada disitu,iapun menelepon Tristan Werner.
__ADS_1
Tristan Werner berkata dengan suaranya yang rendah, "Ada apa?"
Alesya Curley bertanya, "Dimana kamu sekarang?"
Tristan Werner berkata, "Sedang membantu menyelesaikan tugas yang kamu berikan"
Alesya Curley bertanya-tanya, "Tugas apa yang sedang kamu kerjakan?"
Tristan Werner berkata, "Orang-orang mengatakan bahwa setelah seseorang melahirkan,seorang ibu akan sering mudah lupa untuk mengerjakan sesuatu,kamu benar-benar,,,"
Alesya Curley berkata tanpa merasa bersalah, "Berbicaralah dengan benar,mengapa malah menyerangku seperti itu?"
Tristan Werner merasa kesal, "Kamu bertanya tugas apa yang sedang aku kerjakan,bukankah beberapa hari yang lalu,kamu memintaku untuk memeriksa beberapa hal?"
Alesya Curley tertawa kecil,ya,ternyata memang dirinya yang lupa...
Alesya Curley berkata, "Kamu telah mengikuti Rebecca Lis,bagaimana,apakah kamu telah menemukan sesuatu?"
Tristan Werner berkata, "Tidak untuk saat ini,tapi hari ini dia bersama dengan beberapa karyawan pergi kekedai kopi yang sangat romantis, seolah-olah dia sedang menunggu seseorang. Kamu sudah lama tidak ke Firma,mengapa hari ini datang ke Firma?"
Alesya Curley berkata, "Keanu Reeves tidak mengizinkan aku makan diluar,jadi aku berpikir kalau kamu pasti merindukan aku,jadi aku keluar sebentar untuk mencari makan dan sekalian datang untuk makan bersama kamu"
Alesya Curley berkata, "Kamu benar-benar gila, aku menginginkan pria tampan? Keanu Reeves akan membunuhnya,dan pria-pria itu akan hilang dalam hitungan detik,dan itu termasuk kamu"
Tristan Werner berkata dengan tidak nyaman, "Pergi kamu,jangan bicara padaku lagi"
Alesya Curley terkekeh, "Kamu hanya tidak ingin mendengar kebenarannya"
Setelah ia selesai berbicara,ia menyadari bahwa tidak ada suara lagi ditelepon...
Alesya Curley bertanya-tanya, "Hallo?"
Alih-alih menanggapinya,Tristan Werner malah menutup telepon.Ketika ia menelepon kembali, Tristan Werner tidak menjawabnya.
Alesya Curley tidak mengatakan apa-apa,tidak mungkin,apakah anak ini benar-benar marah?
Oh,temperamennya telah meningkat...
__ADS_1
Setelah meletakkan kotak makan siang diatas meja,iapun berjalan pergi dari sana.
***
Dikedai kopi saat ini,Tristan Werner menatap wanita yang masuk dari pintu,tatapannya terhenti sejenak,dan pikirannya hampir kosong.
Wanita itu mengenakan setelan jas berwarna hitam,dengan dua orang dibelakangnya,dan berjalan kemeja tempat Rebecca Lis berada.
Keduanya bangkit,berjabat tangan,duduk, bertukar dokumen,dan mulai berbicara.Setelah setengah jam penuh,kelompok Rebecca Lis bangkit dan pergi terlebih dahulu.
Setelah wanita dengan setelan jas hitam berbicara beberapa patah kata kepada karyawan wanita disebelah kiri,ketiganya juga membereskan kertas-kertas diatas meja,bangkit dan berjalan menuju pintu keluar kedai kopi.
Tristan Werner tidak ragu lagi,dan dia dengan cepat bangkit,melangkah maju,dan menggenggam pergelangan tangan wanita itu.
Merasakan ada yang menahannya,wanita itu berhenti dan menoleh.Ketika dia melihat wajah Tristan Werner,ekspresi orang itu jelas tercengang.
Karyawan wanita disampingnya memandang Tristan Werner dan kemudian berkata kepada wanita dengan jas hitam itu, "Kakak Lina,apakah kamu mengenal pria ini?"
Wanita itu memadatkan matanya, "Aku tidak mengenalnya,sepertinya pria ini salah orang"
Setelah dia selesai berbicara,dia menarik pergelangan tangannya,tapi Tristan Werner tidak mau melepaskannya.
Wanita itu memandang Tristan Werner dengan dingin, "Tuan,tolong lepaskan tanganku"
Tristan Werner mengertakkan gigi dan berbisik, "Ellin"
Dua orang disamping Ellin pun terkejut...
Kakak Lina dengan jelas mengatakan bahwa dia tidak mengenal orang ini,tapi mengapa orang ini mengetahui nama aslinya,Ellin?
Terdapat banyak orang diperusahaan yang belum pernah mendengar nama ini...
Ellin berkata kepada dua orang disampingnya, "Kalian kembalilah keperusahaan terlebih dahulu, aku akan kembali dengan Hendrik Reeves setelah berbicara dengan Tuan ini"
Setelah keduanya melirik Tristan Werner,mereka pergi dengan tatapan curiga.
Dipintu masuk kedai kopi,Ellin memandang Tristan Werner dan berkata, "Tristan Werner, lepaskan aku,apakah kamu akan memperlakukan aku seperti ini?"
__ADS_1
Tristan Werner mengabaikan perkataannya, dengan menggenggam pergelangan tangannya yang kuat,dia menariknya kedalam pelukannya dan memeluknya erat-erat.
Ellin mendorongnya dua kali,tapi tubuhnya tidak bergerak sedikitpun,diapun merasa kesal, "Tristan Werner,jangan seperti ini"