Istri Tuan Muda Reeves

Istri Tuan Muda Reeves
Bab. 18


__ADS_3

Dirinya baru saja selesai membicarakan bisnis dengan orang lain,lalu ia keluar dari kamar pribadi dan ingin pulang untuk makan bersama dengan istrinya,tapi ia malah melihatnya sekilas diantara kerumunan.


Beraninya wanita ini datang ke tempat yang begitu kacau seperti ini?


Tatapan dinginnya Keanu Reeves beralih kembali kewajah tegangnya Alesya Curley, "Apakah kamu tidak berniat ingin pulang malam ini? Siapa yang telah mengizinkan kamu datang kesini?" Keanu Reeves bertanya dengan nada dinginnya,hingga membuat aura disekitarnya ikut terasa dingin.


"Aku,,,aku baru berencana pulang" jawab Alesya Curley sambil berpikir.


Jane Ravis menoleh untuk melihatnya, berpikir, bukankah mereka baru datang? Ia merasa tidak rela,tapi mau bagaimana lagi...


"Oh iya,aku lupa memperkenalkannya padamu.Ini adalah teman baikku,Jane Ravis" lanjut Alesya Curley dengan nada pelannya,supaya suasananya tidak merasa agak canggung dan juga dingin.


Jane Ravis pun segera berdiri dan memberi isyarat kepada Keanu Reeves, "Hallo,Direktur Reeves,aku sudah lama mengagumimu" Jane Ravis menyapa dengan senyum indah diwajahnya.


Tapi malah diabaikan oleh Keanu Reeves begitu saja,hingga membuat Tristan Werner tersenyum mengejek didalam hatinya.


Keanu Reeves bahkan tidak ingin berkata apa-apa dengannya,Jane Ravis pun mau tidak mau kembali menyimpan tangannya yang sudah terulur itu.


Setelah hanya menatap Alesya Curley,Keanu Reeves pun berbalik badan dan berkata, "Ikuti aku dan pulanglah" setelah selesai bicara,Keanu Reeves langsung berjalan menuju pintu keluar.


"Oh,tapi,ini..." Alesya Curley pun menatap punggung suaminya dan kedua teman baiknya secara bergantian.


"Hari ini aku pulang lebih dulu,lain kali kita akan berkumpul lagi ya..Kamu dan Tristan jagalah satu sama lain,jangan bertengkar,dan patuhlah. Bye-bye..." lanjut Alesya Curley akhirnya,sambil menepuk pelan lengannya Jane Ravis.


Setelah selesai bicara,ia mengambil tasnya dan sedikit berlari untuk mengejar langkah lebarnya Keanu Reeves.


Jane Ravis menoleh untuk menatap Tristan Werner,ia bertanya dengan nada bingungnya, "Begitu patuh? Apakah dia masih orang yang aku kenal?"


Tristan Werner tersenyum menyeringai,ia sendiri juga tidak menyangka kalau setelah menikah, sahabat satunya itu akan berubah hingga seperti itu, hanya dalam hitungan beberapa hari saja.


Mungkin saja hanya dalam beberapa jam saja, tanpa ia sadari.Tapi ia ikut merasa senang,saat ia melihat Jane Ravis juga diabaikan oleh si dewa tampan itu,karena dirinya juga diabaikan sebelumnya,rasa senang karena ada teman yang telah diabaikan juga.


"Sialan,Direktur ini memang luar biasa. Bagaimana dia bisa melatih Alesya Curley yang selalu tidak kenal takut,menjadi begitu penurut?" Jane Ravis menggerutu kesal,tapi terdengar nada kagum didalamnya.


"Bukankah ini karena Alesya memerlukan bantuan darinya,sehingga baru bisa dikendalikan olehnya?" jawab Tristan Werner dengan senyum masam diwajahnya yang juga termasuk tampan itu.


"Ya,mungkin juga" ucap Jane Ravis dengan nada pelannya sambil mengalihkan tatapannya kearah pintu keluar.

__ADS_1


Melihat punggung keduanya yang telah menghilang dari pandangan,Jane Ravis lanjut berkata, "Tapi jika dipikir-pikirkan lagi,Direktur Reeves ini memang tampan,bahkan lebih tampan dari pada saat lihat di TV.Jika dia itu lurus,maka dia benar-benar sempurna"


Tristan Werner langsung memutar bola matanya dengan malas,ia berpikir sampai pada kesimpulan bahwa semua wanita itu selalu memperhatikan penampilan,dan menurutnya hal itu sangat tidak masuk akal.


Masih di dalam bar...


Begitu melangkah sampai ke lorong bar yang cahayanya remang-remang,Alesya Curley langsung berhenti dan mulai bergerak maju setelah tangannya berhasil memegang dinding disamping.


Keanu Reeves menoleh untuk melihatnya,saat merasakan langkahnya terhenti.Ia menghela napas pelan,wanita ini lebih suka tersandung dari pada meminta bantuannya.


Keanu Reeves pun segera melangkah kearahnya, tepat saat Alesya Curley baru akan mempercepat langkahnya,tapi terlambat,karena sudah bertabrakan dengannya dengan penuh emosi.


Alesya curley reflek mundur selangkah, "Maaf,aku,,," perkataannya terhenti saat ia mencium bau yang akrab ini.


"Keanu?" Alesya pun segera memastikannya.


"Ini aku" jawab Keanu Reeves dengan singkat dan nada dinginnya.


"Kupikir kamu sudah keluar" ucap Alesya Curley dengan helaan napas leganya.


"Terima kasih" ucap Alesya Curley dengan nada pelannya dan ikut melangkah.


Keanu Reeves tidak menjawabnya tapi hanya meliriknya sebentar,lalu menghela napas pelan didalam hatinya.


45 menit kemudian...


Setelah sampai dirumah/Villa, "Ikuti aku" Keanu Reeves berkata sambil berjalan masuk kedalam ruang kerjanya.


Alesya Curley secara alami tahu bahwa Keanu Reeves memanggilnya,jadi ia pun mengikutinya masuk kedalam.


Setelah memasuki ruang kerja,Keanu Reeves mengambil sebuah buku untuk dirinya sendiri dan duduk didepan meja,membuatkan teh sambil membaca buku tersebut.


Alesya Curley berdiri di sana,ia tertegun sejenak. Mengapa adegan ini terasa begitu akrab?


Bukankah ia dihukum berdiri selama hampir 3 jam seperti ini,pada hari itu?


Alesya Curley mulai menampilkan wajah kesal masamnya tapi tidak berdaya...Pria ini kambuh lagi?

__ADS_1


Ia pun tidak berani duduk,jadi ia hanya berdiri di sana,menundukkan kepalanya dan merenung.


Kesalahan apa yang telah ia lakukan kali ini?


Setelah memikirkannya untuk waktu yang lama,gawat...


Kapan Keanu Reeves mulai berdiri di sana? Mungkinkah Keanu Reeves mendengar semua pembicaraan mereka bertiga tadi?


Jika dia memang mendengarnya,maka dia memiliki alasan untuk marah...


Haruskah,ia menjelaskannya?


Ia merasa ragu-ragu untuk waktu yang lama,sebelum ia mengumpulkan keberanian untuk mengeluarkan suara "Keanu..." panggil Alesya Curley dengan nada pelannya.


Keanu Reeves tidak menjawab ataupun menatapnya,lagi-lagi ia dijadikan sebuah hiasan cantik disana. Setelah menyesap teh,Keanu hanya membalikkan halaman buku itu untuk dirinya sendiri.


Alesya Curley memiliki hati nurani yang bersalah,karena berpikir dengan tebakannya sendiri.


Ternyata Keanu Reeves benar-benar marah, sepertinya dia benar-benar telah mendengarnya.


Namun dia cukup mengatakannya jika dia marah, mengapa dia harus menghukumnya seperti ini?


Lantas Alesya Curley yang biasanya tidak takut untuk dihukum berdiri,apakah tidak memiliki muka sekarang?


Melihat Keanu Reeves yang mengabaikannya, Alesya Curley pun tidak berani bertanya lagi.


Setelah hampir 1 jam,terdengar suara keras yang keluar dari perutnya Alesya Curley,Alesya Curley pun mengusap perutnya dengan canggung.


Keanu Reeves mengangkat kepalanya dan menatapnya,dan bertanya, "Kenapa kamu memanggilku barusan? Katakanlah"


Akhirnya berbicara,Alesya Curley pun menatapnya dan langsung menunjukkan ketulusan dan pertobatannya.


"Tuan Reeves,maafkan aku,beberapa dari kami berkumpul hari ini,tapi obrolan kami tampaknya sudah terlalu jauh" Alesya Curley meminta maaf dengan nada tulus,tanpa menyadari kalau dirinya lagi-lagi menambah kesalahan.


Lihatlah,wajah dinginnya Keanu Reeves yang sudah mereda tadi,sekarang kembali menjadi tidak senang saat mendengar 2 kata 'Tuan Reeves' yang baru saja keluar dari mulut istrinya.


Dan sebenarnya ia memang telah mendengar lumayan banyak tapi tidak seluruhnya,dan itu semua tentang keburukannya,tapi bukan itu yang ia masalahkan saat ini.

__ADS_1


__ADS_2