
40 menit kemudian...
Ketika Keanu Reeves menelepon Alesya Curley, istrinya sudah dilarikan kerumah sakit,luka didahinya Alesya Curley juga sudah dibalut.
Melihat Keanu Reeves datang,Alesya Curley yang berada dikoridor merasa kaget, "Tuan Reeves, kenapa kamu malah benar-benar datang kesini? Sudah kukatakan,ini hanyalah luka kecil saja. Lihatlah,semuanya sudah ditangani"
Keanu Reeves melihat luka berdarah didahinya Alesya,mengernyitkan keningnya,dan berkata dengan suara dinginnya, "Apakah SIM kamu diuji dengan kakimu?"
"Tidak ada korban jiwa,kupikir itu sudah termasuk berkah dari Tuhan" jawab Alesya Curley dengan nada pelannya.
Ia tidak merasa marah,tapi ia malah tersenyum didalam hatinya karena merasa lucu dengan sikapnya Keanu Reeves yang ntah mau dikatakan sedang perhatian atau mungkin sedang marah.
Baru saja ia selesai bicara,tiba-tiba terdengar suara seseorang dari belakangnya Alesya, "Bayar biayanya,,," perkataannya terhenti bahkan tercengang saat ia melihat sosok Keanu Reeves yang ada dihadapannya.
Sialan,dalam keadaan apa,si dewa Keanu Reeves yang agung ini bisa datang kerumah sakit secara langsung? Pria itu benar-benar tidak menyangka akan ada dimana hari ia bisa bertemu dengan Tuan terhormat ini secara langsung.
Wajah dinginnya Keanu Reeves langsung terlihat semakin buruk saat ia melihat siapa pemilik suara barusan.Tidak heran wanita ini begitu keras kepala tidak membiarkan dirinya datang tadi, ternyata karena ada seorang pria lain disampingnya...
"Tuan Reeves,izinkan aku memperkenalkannya padamu.Ini adalah temanku,teman sekelas dan juga rekan kerja,Tristan Werner.Tristan,ini,,,aku tidak perlu memperkenalkannya lagi,kan?" Alesya Curley segera menepuk pelan pundaknya Tristan Werner sebentar dan buru-buru berkata dengan Keanu Reeves,Alesya bahkan tidak mampu mengartikan ekspresi wajah suaminya saat ini.
Tristan Werner segera mengusap kedua tangannya dikedua sisi pakaiannya,lalu secara proaktif mengulurkan tangan didepannya Keanu Reeves, "Tidak perlu.Hallo,Tuan Reeves, merupakan suatu kehormatan bisa mengenalmu"
"Karena perbannya sudah selesai,maka pulanglah" Keanu Reeves bahkan tidak ingin melihat kearah Tristan Werner sedikitpun,ia langsung berkata dengan Alesya Curley dengan suara yang masih saja terdengar dingin.
Setelah ia selesai bicara,ia pun berbalik badan dan berjalan keluar dari sana dengan perasaan kesalnya tanpa ia mengerti mengapa...
Tristan Werner dan Alesya Curley saling menatap, dan Tristan Werner pun berbisik dengan sedikit kesal, "Suamimu itu terlalu dingin,bagaimana kamu bisa bertahan dimasa depan?"
Semangatnya ingin berkenalan tadipun sirna begitu saja,sikap merendahnya tadi ditolak mentah-mentah dan dengan tanpa perasaan oleh si dewa tampan itu.
__ADS_1
Alesya Curley pun segera memberi isyarat jari telunjuk dibibirnya,supaya Tristan Werner tidak melanjutkan kekesalannya lagi.
Dan tepat ketika Keanu Reeves menoleh kebelakang,ia kebetulan melihat seberapa dekat keduanya berbisik satu sama lain,membuatnya tiba-tiba menjadi begitu kesal.
Apakah wanita ini tidak tahu bahwa ia sendiri sudah menikah?"
Berani-beraninya berada begitu dekat dengan pria diluar?
Didepan suaminya saja mereka berani begitu terang-terangan,apa lagi yang akan mereka lakukan jika ditempat yang tidak bisa dilihat orang-orang.
Keanu Reeves semakin berpikir,rasa kesalnya malah semakin meningkat tanpa bisa ia cegah lagi.
"Apa kamu berniat ingin berdiri disana hingga besok pagi?" Keanu Reeves bertanya dengan nada tinggi dan wajah yang semakin dingin.
"I,iya" Alesya Curley segera berjalan kearah Keanu Reeves.
Sedangkan Tristan Werner,ia sampai tidak bisa berkata-kata,ini adalah pertama kalinya ia melihat Alesya Curley begitu penurut.
Alesya Curley melambaikan tangannya,seolah ia sudah terbiasa.Tristan Werner yang berjalan dibelakangnya segera berjalan mendekat,meraih tangannya Alesya Curley,dan membantunya menuruni tangga.
"Total ada 6 anak tangga,hitunglah sendiri" peringat Tristan Werner dengan nada pelan,tanpa melepaskan pegangan tangannya.
Masih berdiri ditempat yang sama,tepat ketika Keanu Reeves yang ingin menyerahkan Jas nya kepada Alesya Curley,ia malah melihat permandangan ini,kedua matanya yang baru saja mereda harus kembali mendingin.
Tristan Werner mengalihkan tatapannya untuk melihat keberadaannya Keanu Reeves,ia pun bertanya dengan nada bingungnya, "Tuan Reeves,kenapa kamu,,,? Bukan,maksudku di arah mana mobilmu?" ia sudah terbiasa bicara blak-blakan dengan Alesya Curley tapi tidak dengan Keanu Reeves yang menurutnya sangat dingin ini.
Keanu diam dan mendekati mereka berdua,lalu segera merebut pelan pergelangan tangannya Alesya Curley dari tangannya Tristan Werner,ia juga menatap dingin kearah Tristan Werner.
"Selanjutnya,aku yang akan membawanya pulang,Tuan Werner bisa pulang lebih dulu" ucap Keanu Reeves dengan nada dinginnya.
__ADS_1
"Tristan,pulanglah lebih dulu,sampai jumpa besok" timpal Alesya Curley yang tidak bisa melihat ekspresi wajah marahnya Keanu Reeves sedikitpun,ia pun melambaikan pelan tangannya kearah Tristan Werner dengan gerakan santai.
"I,iya,sampai jumpa besok" Tristan Werner menjawab dengan sedikit gugup karena tatapan dinginnya Keanu Reeves.
Lalu ia segera berbalik badan dan berjalan pergi dari sana,punggungnya terasa dingin hingga ia berjalan masuk kedalam mobilnya.Kenapa rasanya seperti ia telah menjadi sasaran?
Sedangkan Keanu Reeves dan Alesya Curley,mereka bedua pun juga segera berjalan pergi dan masuk kedalam mobil.
"Mengapa kamu meneleponnya setelah kecelakaan?" tanya Keanu dengan nada cueknya, saat mobil sedang melaju keluar dari rumah sakit.
"Hah?" Alesya Curley merasa bingung dengan pertanyaannya Keanu Reeves,karena ia merasa tidak ada yang salah dengan hal itu.
Sejak dulu,ia dan Tristan sudah biasa saling membantu seperti itu.
"Apakah kamu tidak memiliki teman sesama jenis? Kenapa kamu mencari lawan jenis untuk menemanimu?" Keanu Reeves kembali bertanya dengan kalimat yang lebih lengkap.
Alesya Curley bertanya-tanya,kenapa pertanyaannya Keanu Reeves ini terdengar seperti kekasih yang sedang cemburu?
Tapi,,,bagaimana mungkin Keanu Reeves bisa cemburu?
"Aku tidak memiliki banyak teman.Kedua teman sesama jenisku itu adalah perkerja kantoran yang sangat sibuk,jadi hanya Tristan Werner, satu-satunya temanku yang relatif bebas" jawab Alesya Curley dengan jujur,ia segera menghilangkan pikiran konyol didalam hatinya barusan.
"Jadi,ketika kamu menghadapi masalah,dia lebih bisa diandalkan dari pada suamimu sendiri?" tanya Keanu Reeves dengan mendengkus dingin.
Pertanyaan ini menyebabkan Alesya Curley tidak bisa berkata-kata,ia bahkan tidak pernah terpikir untuk menelepon Keanu Reeves.
Lagi pula,didalam hatinya,ia telah menyebabkan cukup banyak masalah bagi Keanu Reeves. Bagaimana ia masih sungkan untuk merepotkannya dengan masalah sepele seperti ini.
Ia pun hanya mampu menggelengkan kepalanya, pertanda kalau ia tidak bermaksud seperti itu.
__ADS_1
"Karena temanmu itu sangatlah penting, mengapa kamu tidak menikah dengannya dan mengkhianatinya saja?" tanya Keanu Reeves lagi, rasa marah dan kesalnya belum berkurang sedikitpun,bahkan terasa ingin meledak jika ia tidak mampu menahannya.
"Tuan Reeves,apakah kamu marah?" mendengar kata-kata mengkhianati,wajah cantiknya Alesya Curley mulai menegang.