Istri Tuan Muda Reeves

Istri Tuan Muda Reeves
Bab. 40


__ADS_3

Tapi siapa Jordan Kennedy? Bagaimana mungkin Jordan Kennedy membiarkan Mella Jadsa menjadi noda dalam hidupnya?


"Kedepannya,takutnya Mella Jadsa tidak akan mampu hidup dengan santai" ucap Alesya Curley dengan nada yakinnya.


"Tidak perlu menunggu sampai kedepannya, sekarang dia sudah tidak memiliki hidup santai, karena dia sudah dipaksa untuk aborsi" ucap Keanu Reeves dengan senyum menyindir diwajah tampannya.


Alesya Curley membelalak kaget,dan bertanya dengan heran, "Bagaimana kamu bisa tahu?"


"Karena penasaran dengan kelanjutannya,aku sengaja menyuruh orang untuk menyelidikinya" jawab Keanu Reeves.


Ya,lagi-lagi baru kali ini ia kepo terhadap masalah orang lain,demi wanita ini.


Alesya Curley sangat terkejut,ia memang pernah berpikir bahwa Jordan Kennedy mungkin tidak akan menyukai anak itu,tapi tidak disangka kalau Jordan Kennedy benar-benar akan begitu kejam sampai merenggut nyawa darah dagingnya sendiri.


Harimau buas pun tidak akan menyakiti anaknya sendiri,orang keluarga Kennedy benar-benar mengerikan sekali.


Lalu Mella Jadsa,status ibu melonjak tinggi berkat anaknya? Mella Jadsa benar-benar adalah wanita yang menyebalkan dan menyedihkan.


Keanu Reeves menekan kepala Alesya Curley kedalam pelukannya dengan erat,dan berkata pelan, "Besok kita pergi ke gereja saja" ia bisa menebak tepat apa yang sedang dipikirkan oleh istri mungilnya ini.


"Hhmm,,,? Kenapa? Buat apa kita ke gereja?" Alesya Curley merasa heran,memangnya ada apa lagi ini?


Keanu Reeves berkata dengan terus terang, "Pergi berterima kasih pada Tuhan Yesus,karena telah memberikan kamu padaku.Jika pada saat itu kamu menikah dengan Jordan Kennedy,maka orang yang tidak memiliki hidup senang adalah kamu.Aku telah menyelamatkan kamu,apakah kamu sudah mengerti?"


Alesya Curley tertawa kecil,lalu berkata sambil tertawa, "Keanu Reeves,bisakah kamu tidak bercanda dengan begitu serius?"


Sudut bibir Keanu Reeves juga ikut terangkat,tapi suaranya masih seperti biasa, "Sudah malam, ayo,kita tidur saja"


Alesya Curley pun langsung patuh,ia menyandarkan kepala didadanya Keanu Reeves, ia juga tersenyum senang dibalik dada kekar itu.

__ADS_1


Lalu ia memejamkan matanya,hingga membuat malam ini juga termasuk malam yang nyenyak untuknya.


Keesokan paginya,setelah mengantar Adnan pergi ketaman kanak-kanak,Alesya Curley pergi ke Firma atau kantor tempatnya biasa berkerja.


Begitu masuk ke kantor,Tristan langsung melambaikan tangan padanya dan berkata, "Akhirnya kamu datang juga,sudah lama sekali aku menunggumu..."


"Kenapa? Apakah bagian proyek menelepon lagi?" tanya Alesya Curley dengan nada penasarannya.


"Bukan,bukan yang itu,bukankah kamu menyuruh aku untuk menyelidiki penyebab penyakit Keanu Reeves? Aku sudah mendapatkannya,serta sumbernya juga sangat terpercaya" jawab Tristan dengan nada bangganya.


Mendengarnya,Alesya Curley langsung menarik kursi dan duduk didepan Tristan, "Cepat katakan" ia berkata dengan nada tidak sabarannya.


Tristan menghela napas malas,dirinya bahkan tidak mendapatkan kata-kata pujian terlebih dahulu.


Tapi,,,ya sudahlah,ia tidak ingin mempermasalahkannya.


"Kalau begitu,aku akan katakan ya...Tapi kamu harus tetap tenang,karena masalah ini,,,sedikit menakutkan..." lalu Tristan berkata sambil mengernyitkan keningnya.


"Ehem ehem..." Tristan berdehem dua kali.


Lalu Tristan pun mulai berbicara,sambil terus memperhatikan perubahan ekspresi wajahnya Alesya Curley, "Dulu Keanu Reeves memang tidak bisa bersentuhan dengan wanita,karena dia diberi obat **** dan dibuang kedalam ruangan yang mengurungi beberapa wanita,dia tersiksa disana"


Alesya Curley mengerutkan alis,eskpresinya terlihat tidak percaya.


"Keanu Reeves juga adalah pria yang sangat teguh pada pendiriannya,selama beberapa jam terkurung didalam ruangan itu,dia sama sekali tidak ingin menyentuh para wanita didalam sana. Lalu dia berpura-pura pingsan,para wanita itu langsung berteriak ketakutan,orang yang berjaga didepan pintu juga takut akan menyebabkan korban nyawa,maka penjaga pun membukakan pintu.Begitulah Keanu Reeves mengambil kesempatan untuk kabur dari sana.


Keesokan harinya ketika pulang kerumah,Keanu Reeves sudah bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.Berdasarkan informasi dari informan aku,pada malam itu Keanu Reeves kemungkinan besar pergi mencari wanita untuk mengatasinya. Dengar-dengar,obat itu diracik secara khusus, tidak akan dapat teratasi tanpa wanita" lanjut Tristan dengan lebih banyak lagi,dan ekspresi wajahnya juga terlihat serius.


Hati Alesya Curley terasa sangat sedih,entah mengapa ia jadi teringat akan wanita idaman didalam hatinya Keanu Reeves yang sudah meninggal dunia itu.

__ADS_1


Tristan pun kembali melanjutkannya, "Tidak lama setelah itu,ada asisten rumah tangga wanita yang berjalan lewat didekatnya dan tidak sengaja menyentuh lengannya,tiba-tiba Keanu Reeves timbul penyakit,barulah keluarganya tahu bahwa Keanu Reeves memiliki penyakit karena masalah itu"


Tristan terlihat sedang menceritakan kisah orang lain,tapi entah mengapa hati Alesya Curley tiba-tiba terasa sangat sakit.


Ia berpikir,betapa tidak berdayanya Keanu Reeves pada saat itu,hanya Keanu Reeves sendiri yang tahu.


Bagaimanakah Keanu Reeves melewati malam yang menderita itu?


Melihat Alesya Curley terdiam,Tristan pun menyenggolnya dengan siku dan bertanya, "Apakah kamu juga terkejut?"


Alesya Curley tersadarkan,ia menatap serius kearah Tristan dan bertanya balik, "Apakah informasi yang kamu dapatkan ini,akurat?"


"Tentu saja sangat akurat,apakah aku pernah salah mendapatkan informasi? Tenang saja,aku membayarkan harga tinggi untuk mencari salah satu perkerja yang berjaga didepan pintu pada saat itu" jawab Tristan dengan penuh keyakinan.


Alesya Curley terdiam beberapa saat,lalu kembali bertanya, "Lalu siapa yang memberi obat itu?"


"Orang yang menyediakan informasi ini pun tidak yakin,katanya ketika dia diutus untuk berjaga didepan pintu,Keanu Reeves sudah dimasukkan kedalam.Dia juga baru tahu setelah membuka pintu dan melihat bahwa orang didalam sana adalah Keanu Reeves" jawab Tristan,ia juga merasa penasaran tapi apa dayanya.


Alesya Curley mendesah pelan dengan berat, terlihat seperti dirinya sendiri yang mengalaminya,membayangkan betapa sulitnya saat mengalami keadaan yang seperti itu.


Tristan mencolek pelan dahinya Alesya Curley dan berkata dengan nada mengejek, "Kenapa kamu mendesah seperti itu,jangan akting terlalu dalam.Hati-hati,nanti kamu benar-benar mencintai dia"


Alesya Curley langsung membalikkan bola mata padanya,dan menatapnya dengan tatapan kesal.


Tristan pun segera menampakkan gigi putihnya dan berkata, "Jangan menatapku seperti ini,aku juga berpikir demi kebaikan kamu.Pernikahan tanpa cinta masih bisa diteruskan selama seumur hidup,tapi tidak dengan pernikahan tanpa ****"


Alesya Curley menepuk kepala Tristan dengan kesal,dan berkata dengan nada memerintah, "Sudah,hentikan,aku punya batas sendiri dalam hati,cepat lakukan perkerjaanmu"


Tristan Werner mengerang sambil memegangi kepalanya,dan juga mengumpat pelan, "Dasar sialan,kamu jangan keras-keras.Sekarang aku masih Tuan SH,sungaipun belum diseberangi tapi kamu sudah ingin membongkar jembatannya? Mati tenggelam saja kamu"

__ADS_1


Alesya Curley tersenyum lebar, "Asal kamu tahu,aku bisa berenang"


Tristan Werner hanya terus mengelus kepalanya sambil mendengkus kesal,ia benar-benar tidak mampu berdebat banyak dengan wanita keras kepala dan suka menindas ini.


__ADS_2