
Suara pukulan dan tendangan itu terdengar seolah seperti diarahkan pada dirinya langsung. Alesya Curley memejamkan mata,air matanya mengalir keluar tidak terbendung lagi.
Tristan Werner paling takut kesakitan,luka kecil ditangannya saja dia akan meributinya sampai seharian. Kalau bukan karena ingin mencari perhatian,dia ingin lukanya dibalut.Kalau tidak,dia akan meminta dirinya,Jane Ravis,dan Delisha untuk tersenyum untuknya,katanya senyuman kita akan menghilangkan rasa sakitnya.
Jane Ravis selalu berkata,pria manja seperti Tristan Werner itu sudah punah.Tapi demi dirinya, dia malah bertahan dipukuli dan tetap menentang Kelvin Reeves.
Dasar Tristan Werner bodoh,apa salahnya dia berpura-pura lemah,tidak ada yang lebih penting dari pada bertahan hidup.
"Bos,apakah masih perlu dihajar? Bila kita lanjut memukulinya,napasnya akan putus"
Tangan Alesya Curley memegangi dada dimana jantungnya berada,ia mengeratkan giginya sampai nyaris hancur.
Kelvin Reeves,jika sampai terjadi apa-apa pada Tristan Werner,aku tidak bisa hidup dibawah langit yang sama denganmu...
Kelvin Reeves tertawa ringan, "Bagaimana? Masih belum ada keputusan? Asalkan kamu melakukannya sesuai dengan permintaanku,aku akan membiarkan kamu hidup"
Tristan Werner tetap pada pendiriannya, "Tidak,tidak mungkin"
Kelvin Reeves berkata, "Kamu tidak benar-benar mengira bahwa mereka menganggapmu sebagai teman,kan? Jangan bermimpi.Didunia ini,tidak ada yang namanya persahabatan sejati"
Tristan Werner membantahnya dengan suara yang bergetar-getar dan terputus-putus, "Kamu sama sekali tidak mengerti,aku tidak perlu dia menganggap aku sebagai apa-apa.Asalkan, asalkan aku menganggap dia sebagai teman,itu sudah cukup,aku sama sekali tidak berharap mereka akan datang menolongku.Aku selamanya tidak akan berharap mereka masuk kedalam bahaya karena aku,aku hanya berharap mereka baik-baik saja"
Kata-kata ini diucapkan oleh Tristan Werner dengan terputus-putus selama satu menit penuh, dan hanya tergantikan oleh tawa ejekan dan pukulan dari Kelvin Reeves.
Alesya Curley menopangkan tangannya pada lemari,ia pelan-pelan merosot dan duduk diatas lantai sambil menangis tersedu-sedu.
Tristan...
Setengah jam yang penuh penyiksaan ini membuat Alesya Curley merasa satu hari sama lamanya dengan satu tahun.
Karena dari sisi sana,sudah sama sekali tidak terdengar suara Tristan Werner.Ketakutan yang dirasakan Alesya Curley semakin lama semakin besar,ia sangat takut kalau tidak akan sempat lagi.
Tapi tiba-tiba kembali terdengar suara dari sana, "Bos,pos kami yang berjarak 1000 meter dari sini mengirimkan kabar,ada beberapa puluh mobil sedang menuju kemari"
Kelvin Reeves berkata dengan suara berat, "Kita pergi"
Bawahannya segera bertanya, "Bagaimana dengan orang ini? Apa kita bawa pergi?"
Kelvin Reeves memandangnya dengan dingin, "Kubur saja"
__ADS_1
Bawahannya berkata, "Tidak sempat,bos.Lebih baik kita lari lebih dulu"
Selanjutnya terdengar suara derapan langkah kaki,yang diikuti dengan keheningan yang mematikan.
Alesya Curley tahu,mereka semua sudah pergi, iapun berteriak dengan sekuat tenaga, "Tristan,Tristan,,apakah kamu bisa mendengarkan aku bicara? Tristan,balas aku,balas aku,Tristan..."
Saat Alesya Curley tidak tahu harus berbuat apa, terdengar suara pintu yang dihancurkan,lalu ada suara derapan langkah kaki yang masuk kedalam.
Ada orang yang berteriak, "Tuan Muda Reeves,disini"
Kedua tangannya Alesya Curley terkepal erat...
Iapun kembali berteriak, "Keanu,,,Keanu,,,"
Tapi tidak ada yang menjawab...
Orang tersebut kembali berkata, "Tuan Reeves,dia sudah tidak kuat lagi"
Keanu Reeves berteriak, "Cepat bawa kerumah sakit"
Ada berbagai suara terdengar dari sana,dan tidak lama kemudian kembali menjadi sunyi.
Alesya Curley segera mengeluarkan ponselnya,ia menghubungi nomor Keanu Reeves,dan dengan cepat,Keanu Reeves menyambutnya, "Aku sudah menemukannya"
Mendengar suara seraknya Alesya Curley,Keanu Reeves mengernyit dan balik bertanya, "Kamu sedang menangis?"
Alesya Curley balik bertanya, "Apa Tristan baik-baik saja?"
Keanu Reeves berkata dengan suara yang berat, "Dia akan baik-baik saja"
Alesya Curley berkata, "Aku akan pergi kerumah sakit sekarang juga"
Keanu Reeves berkata, "Kamu tidak boleh datang"
Alesya Curley kembali merasa ketakutan, "Keanu,,,Tristan,apakah dia,,,"
Keanu Reeves memotong tekaan Alesya Curley, "Jangan berpikir sembarangan,aku hanya merasa, Tristan Werner saat ini terlihat sedikit mengenaskan,jadi aku rasa dia tidak ingin kamu melihat keadaannya sekarang"
Alesya Curley memejamkan matanya...
__ADS_1
Keanu Reeves kembali berkata, "Aku berjanji padamu,asalkan kesadarannya kembali,aku akan segera mengabarimu"
Alesya Curley terdengar sedih dan berkata ,"Hm.."
Ia memutuskan sambungan telepon dan mengusap air matanya hingga kering.
Ia sama sekali tidak memiliki kepercayaan,tapi detik ini ia diam-diam memohon, "Ya,Tuhan,aku mohon lepaskan Tristan Werner,jangan bawa dia pergi"
Pada sore harinya,ada suara ketukan dari arah pintu,dan disusul dengan suara seorang pria, "Nyonya Muda,aku Calvin Merez.Tuan Reeves memintaku untuk mengantar anda kerumah sakit"
Alesya Curley merasa sangat senang,ia segera bangkit berdiri dan membuka pintu, "Ayo,kita pergi sekarang juga"
Dikamar pasien dirumah sakit,Keanu Reeves baru saja selesai berbincang-bincang dengan Dokter dan membiarkan Dokter itu pergi"
Keanu Reeves kembali kesisi ranjang pasien dan berkata pada Tristan Werner, "Kamu sendiri sudah mendengar apa yang dikatakan Dokter tadi.Selanjutnya,kamu harus tetap dirawat selama beberapa waktu"
Tristan Werner mengangguk, "CEO Reeves,hari ini,kamu telah menyelamatkan nyawaku,budimu akan selalu aku ingat didalam hati. Selanjutnya, asal ada yang dibutuhkan,aku pasti akan membalasnya"
Keanu Reeves berkata, "Tidak perlu,Alesya Curley yang telah menolongmu hari ini,dia yang memberikan aku lokasi keberadaanmu"
"Alee?" Tristan Werner keheranan mendengarnya, "Bagaimana cara dia mengetahui keberadaanku?"
Keanu Reeves berkata, "Monitor telingamu telah memberi petunjuk"
Tristan Werner berkata, "Monitor telingaku?" dia kembali berpikir, "Saat mereka memukulku, monitor telingaku jatuh keluar.Aku tidak tahu dia jatuh kemana,mengapa monitor telingaku bisa menyala?"
Keanu Reeves tentu tidak mengerti,jadi dia tidak bersuara...
Tristan Werner lanjut berkata dengan takjub, "Apakah pada saat mereka menginjakku,mereka tidak sengaja menginjak monitor telingaku sampai menyala? Hah? Kalau begitu berarti Tuhan benar-benar tidak melupakan aku"
Keanu Reeves tidak menjawab,dia berjalan mundur menuju sofa dan duduk diatasnya.Kali ini Tristan Werner bisa kembali dalam keadaan hidup,juga merupakan sesuatu yang harus dia syukurin.
Bagaimanapun juga,,,bila ada sesuatu yang terjadi pada Tristan Werner,dia tidak tahu bagaimana caranya menyampaikan hal itu pada Alesya Curley.
Alesya Curley juga pasti tidak bisa memaafkan dirinya sendiri...
Saat mengingat-ingat pengalamannya waktu dipukuli,Tristan Werner seperti teringat sesuatu lalu berkata, "Oh,ya.CEO Reeves,ada sesuatu yang harus aku katakan padamu"
Keanu Reeves menatap dirinya, "Katakan saja"
__ADS_1
Tristan Werner berkata dengan serius, "Target akhir Kelvin Reeves,sepertinya bukanlah dirimu"
"Bukan aku?" Keanu Reeves sedikit tidak percaya, "Bagaimana mungkin?"