Istri Tuan Muda Reeves

Istri Tuan Muda Reeves
Bab. 89


__ADS_3

Tristan Werner berkata dengan datar lagi, "Adakah sesuatu yang kamu inginkan belakangan ini,aku akan membelikannya untuk kamu.Jika tidak,,,kamu mau makan apa,aku akan membelikan kamu makanan?"


Alesya Curley masih saja tidak ingin berbicara...


Tristan Werner berkata lagi,tapi dengan wajah yang cemas, "Aku berkata pada kakak iparku, Nyonya,karena aku memiliki sikap yang baik dalam mengakui kesalahan,kamu bisa meminta apapun dari aku. Setidaknya,kamu bisa mengatakan sesuatu sekarang..."


Alesya Curley berkata dengan dingin, "Apa yang aku aturkan untuk kamu sebelumnya,apakah sudah kamu selesaikan?"


Tristan Werner langsung berkata, "Kamu mengatakan tentang Merlin Reeves" ia menegakkan pinggangnya dan berkata dengan serius, "Aku menemukan beberapa hal,tapi tidak ada cukup bukti.Setelah beberapa saat,jika buktinya cukup,aku akan menyerahkan semua yang telah aku susun lalu akan aku berikan pada kamu"


Alesya Curley berkata, "Hati-hati dengan masalah ini"


Tristan Werner berkata, "Jangan khawatir,aku akan menebusnya"


Alesya Curley menatapnya kosong,dan tangan Tristan Werner ada dipundaknya, "Kamu tidak boleh marah tentang apa yang terjadi sebelumnya"


Alesya Curley menepiskan tangannya, "Jalan dengan baik"


Melihat sikap Alesya Curley yang telah memaafkan dirinya,ia merasa lega dan tersenyum senang.Beberapa hari terakhir ini,ia telah perang dingin dengan wanita ini,benar-benar akan mati karena depresi.


Pusat konvensi dan pameran sudah ramai saat ini,semua orang sibuk,dan tidak ada yang punya waktu untuk mengurus siapapun.


Alesya Curley dan Tristan Werner datang ke stan bersama-sama,dan para staf dengan antusias memperkenalkan produk baru perusahaan.


Alesya Curley mengedipkan mata pada Tristan Werner,Tristan Werner mengangguk, memasukkan kartu akses kesakunya,dan berjalan-jalan.


Setelah 15 menit,Tristan Werner kembali,ia berjalan kearah Alesya Curley dan berbisik dengan suara pelan, "Gerai Perusahaan Kennedy ada di No 44 di Zona D,dan staf tingkat tinggi Perusahaan Kennedy tidak ada disana"


Alesya Curley mengangguk, "Baiklah,aku akan memeriksanya"


Tristan Werner mengangguk, "Hubungi aku jika ada yang harus aku lakukan"


Alesya Curley kembali mengangguk dan berjalan melewati kerumunan dan keluar dari staf lawan, sedangkan tidak jauh darinya,staf Perusahaan Kennedy yang memegang mikrofon memperkenalkan konsep produk baru kepada dealer dan agen yang singgah untuk menonton.

__ADS_1


Alesya Curley berdiri diluar kerumunan, menyilangkan tangan didada sambil menonton.


Seperti yang ia duga,Jordan Kennedy mempekerjakan Kenny Leviz dengan gaji tinggi,tapi malah tidak mendesain ulang produk baru,tapi menunjukkan rencana aslinya.


Kenny Leviz memang luar biasa,dalam kurun waktu sesingkat itu,dia sudah menemukan solusinya.


Ia berhenti dan mendengarkan selama lebih dari 20 menit,dan ketika ia akan pergi,ia melihat Kenny Leviz yang berdiri beberapa meter jauhnya dan sedang berdiri disana menatapnya.


Setelah empat tahun telah absen,Kenny Leviz telah kehilangan masa muda dan kekanak-kanakannya,dan wajahnya penuh dengan kedewasaan dan stabilitas.


Kenny Leviz berinisiatif berjalan kearah Alesya Curley dan mengulurkan tangan padanya, "Alesya Curley,lama tidak bertemu"


Alesya Curley menunduk dan melihat tangannya.


Pernah berpikir bahwa ia akan kesulitan menyembunyikan amarah didalam hatinya,tapi ia tidak menyangka bahwa waktu telah berubah dan segalanya menjadi berbeda,ia telah dewasa dan hatinya sudah menjadi luas.


Alesya Curley tersenyum tenang dan berjabat tangan dengannya, "Senior Leviz,lama tidak bertemu"


Setelah ia selesai berbicara,ia melepaskan tangannya yang memegang Kenny Lepiz dan menatap mata Kenny Lepiz dengan pandangan menjauh.


Dahulu kala,Alesya Curley memiliki semua matanya tapi sekarang,,,ia berkata dengan nada pelannya, "Alesya Curley,kamu telah berubah"


Alesya Curley mengerucutkan bibirnya, "Senior juga telah berubah"


Kenny Lepiz membalas dengan suara lembutnya, "Aku tidak berubah,aku masih sama dengan diriku yang sebelumnya"


Alesya Curley tersenyum sinis, "Iya,senior yang dulu bukanlah orang yang baik,tapi menurut aku itu adalah hal yang baik bagi para senior untuk dapat mengubah sesuatu"


Setelah ia selesai bicara,ia mengangkat pergelangan tangannya dan melihat arlojinya, "Maaf,masih ada sesuatu di stan aku,aku harus pergi dulu"


Kenny Leviz melangkah maju dan memblokir jalan Alesya Curley, "Aku pergi ke Perusahaan Kennedy,kamu seharusnya sudah mendengarnya..."


Alesya Curley mundur selangkah,menjaga jarak darinya, "Tentu saja"

__ADS_1


Kenny Leviz berkata, "Aku mendengar bahwa kamu sekarang bekerja untuk Astra Corp, bagaimana pengembangan produk baru disana?"


Ternyata itu hanya klise,Alesya Curley berkata dengan dingin dan juga terasing, "Bagus sekali"


Kenny Leviz berkata, "Jika kamu mengalami kesulitan disana,kamu dapat menemukan aku kapan saja,dan aku akan berusaha sebaik mungkin untuk membantu kamu"


Alesya Curley segera berkata dengan nada tegasnya, "Terima kasih atas kebaikan senior Leviz,tapi kita memiliki majikan masing-masing, dan seharusnya mengandalkan kemampuan sendiri-sendiri.Jadi,aku tidak akan merepotkan senior.Jika tidak ada urusan lagi,aku akan pergi lebih dulu"


Setelah selesai bicara,ia mengangguk dan berjalan mengelilinginya,tapi Kenny Leviz malah meraih pergelangan tangannya.


Alesya Curley mengerutkan alisnya,mengangkat tangannya dengan jijik untuk melepaskan genggaman tangannya,tapi cengkraman Kenny Levis sangat erat,bahkan tidak kendor.


Kenny Leviz baru saja berkata, "Alesya Curley,empat tahun yang lalu,itu aku,,," tapi disela oleh Alesya Curley dengan marah.


"Senior Leviz "Alesya Curley menatapnya dengan mata yang sangat dingin, "Aku wanita Keanu Reeves sekarang, Keanu Reeves tidak pernah menyukai wanitanya yang disentuh oleh orang lain,jadi harap hargai diri masing-masing dan lepaskan sekarang juga"


Menatap mata dingin Alesya Curley,Kenny Leviz dengan cepat melepaskan tangannya, "Maaf,aku,,,"


Alesya Curley tersenyum sinis,pria ini tidak pernah takut pada banyak hal.Tapi dulu ia berpikir bahwa ini juga bagus,setidaknya pria seperti itu tidak akan mendapat masalah.


Memikirkannya sekarang,Alesya Curley benar-benar merasa bahwa dirinya benar-benar sangat bodoh saat itu.


Dipojok sudut ruangan tidak jauh dari sana,seseorang sedang memotret dengan kamera kearah Alesya Curley berada.


Setelah mengambil foto yang diinginkannya, seseorang itu menatap foto itu dengan puas.


Tapi pada saat ini,sepasang tangan besar tiba-tiba muncul dari belakangnya,dan mengambil kameranya dengan gerakan yang begitu cepat hingga dia tidak bisa menghentikannya.


Seseorang itu pun buru-buru menoleh,dan ketika dia melihat siapa orang yang telah nengambil kameranya itu,ia terlihat sangat terkejut, "Tristan? Kenapa kamu ada disini juga?"


Tristan Werner mengabaikan pertanyaan orang itu,hanya menundukkan kepalanya dan menarik foto itu ke kamera.


Setelah melihat beberapa saat,ia menoleh kearah Alesya Curley sana,lalu ia mengalihkan pandangannya dan berkata dengan dingin pada orang yang ada didepannya, "Delisha She,apa yang ingin kamu lakukan?"

__ADS_1


Alis Delisha She sedikit menyempit,dan dia tergagap sambil menjelaskan pada Tristan Werner, "Tristan,jangan salah paham dulu, aku,,,aku tidak bermaksud apa-apa lagi"


"Tristan,aku benar-benar tidak bermaksud apa-apa lagi" lanjut Delisha She dengan ekspresi gugup yang telah bercampur khawatir,saat ia melihat wajah dinginnya Tristan Werner.


__ADS_2