Istri Tuan Muda Reeves

Istri Tuan Muda Reeves
Bab. 38


__ADS_3

"Tidak bisa" sela Keanu Reeves dengan cepat,ia menolak tanpa berpikir panjang.


Ia dengan susah payah merayu anak kecil tidur,bukan untuk istrinya pergi tidur dengan orang lain.


"Adnan masih kecil,,," Alesya Curley masih mencoba untuk membujuk,tapi lagi-lagi perkataannya disela oleh suami berkuasanya ini.


"Sudah aku katakan,tidak bisa,ini adalah masalah prinsip.Jadi aku tidak akan menerima penolakan dengan alasan apapun,aku akan menyuruh orang untuk bergiliran masuk kedalam kamar dan menemani dia" setelah selesai bicara dengan nada dingin,Keanu Reeves langsung berjalan masuk kedalam kamar.


Perkataan dinginnya sudah menegaskan bahwa perkataannya benar-benar tidak bisa dibantah sedikitpun, hingga membuat Alesya Curley hanya mampu menurutinya saja.


Alesya Curley mengerutkan bibirnya,lalu mau tidak mau ia pun harus mengikuti kedalam kamar.


Keanu Reeves langsung pergi mandi,ketika membuka pintu kamar mandi,sudut bibirnya bahkan membawa senyum.


Ingin lari darinya,heh,tidak mungkin...


Ia bukan pria yang murah hati tapi juga bukanlah pria yang serakah,hanya saja,ia ingin mencoba untuk menahannya terlebih dahulu.


Pada malam hari,Alesya Curley membolak-balikkan badan diatas kasur,ia tidak bisa tidur.


Entah berapa lama kemudian,tangan Keanu Reeves langsung menarik dan memeluknya dengan erat.


Alesya Curley langsung tidak berani bergerak,ia bahkan tidak berani bersuara...


Terdengar suara Keanu Reeves yang mengantuk, "Kenapa kamu membolak-balikkan badan? Apakah kamu tidak bisa tidur?"


"Aku,,,apakah aku menganggumu?" tanya Alesya Curley balik dengan perasaan gugup dibalik nada bersalahnya.


Keanu Reeves tidak berbicara,tapi mengiyakan tanpa bersuara.


Alesya Curley bergeser keluar,mencoba untuk melepaskan diri dari pelukan Keanu Reeves tapi tidak bisa.


"Maaf,aku tidak akan bergerak lagi,aku tidur sendiri saja" ucap Alesya Curley yang masih mencoba untuk melepaskan diri.


"Jangan bergerak,kamu bergerak lagi,tanggung akibatnya sendiri" ucap Keanu Reeves dengan nada seriusnya.


Ada napas hangat yang berhembus ditelinga, Alesya Curley langsung tidak berani bergerak.


Keanu Reeves masih menutup mata ngantuknya, ia bertanya dengan setengah sadar dan setengah tidur, "Apakah ada pikiran hati yang menganggumu?"


Setelah dipikir-pikirkan lagi,Alesya Curley memiringkan kepala ke belakang,dan menjawab dengan nada pelannya, "Hhmm,,,Keanu,aku ingin meminta bantuan padamu"

__ADS_1


Keanu Reeves mendekatkan kepalanya pada leher Alesya Curley,ia berbicara dengan suara lembutnya, "Katakan saja"


Bulu kuduk Alesya Curley berdiri semua,tapi ia tetap tidak berani bergerak.


Alesya Curley berkata dengan suara rendahnya, "Selama Adnan tinggal denganku dalam beberapa waktu ini,juga tidak bisa terus tinggal didalam rumah.Bisakah kamu mencarikan taman kanak-kanak yang lebih baik? Yang lainnya masih tidak begitu masalah,tapi harus memiliki peraturan yang ketat,jika bukan orang yang aku tunjuk secara khusus,tidak ada orang lain yang boleh menjemputnya pergi"


"Baik" jawab Keanu Reeves dengan singkat,ia tidak merasa keberatan sedikitpun.


Alesya Curley tercengang sejenak,kemudian hatinya langsung merasa lega.


Walaupun ia merasa agak heran,kenapa Keanu Reeves mengiyakannya dengan begitu mudah? Tapi ia tetap merasa lega sekaligus senang untuk Adnan,ternyata suami kayanya ini benar-benar tidak seburuk seperti yang orang-orang katakan.


Keesokan hari ketika sarapan pagi,Keanu Reeves berkata santai, "Taman kanak-kanak Adnan sudah selesai diatur,nanti aku akan menemani kalian pergi melihatnya"


"Cepat sekali?" Alesya Curley merasa kaget.


Keanu Reeves bertampang 'memang seharusnya seperti itu' , "Masalah yang dapat langsung diselesaikan dengan satu telepon saja,untuk apa kamu begitu kaget?"


"Taman kanak-kanak itu,,," Alesya Curley memutar malas bola matanya,lalu memilih untuk melupakannya saja,dan bertanya dengan nada lambatnya.


"Tenang saja,taman kanak-kanak swasta terbaik dikota A" jawab Keanu Reeves dengan nada seriusnya.


"Terima kasih,paman,paman memang paling hebat" ucap Adnan dengan patuh sambil menunjukkan gigi kecilnya yang rapi dan juga mengacungkan ibu jari kepada Keanu Reeves.


Ekspresi Keanu Reeves terlihat sedikit aneh, sesaat kemudian ia berkata, "Jika ada orang yang menindas kamu di taman kanak-kanak,beritahu aku,aku akan menyelesaikannya"


"Terima kasih paman" Adnan kembali berterima kasih dengan nada dan senyum senangnya.


Alesya Curley meremas pelan kepala Adnan sambil tersenyum bersyukur,sikap pria kaya ini benar-benar tidak bisa ditebak.


Setelah selesai makan,Alesya Curley dan Keanu Reeves mengantar Adnan ke Taman kanak-kanak.


Begitu semuanya sudah diurus,Alesya Curley dan Keanu Reeves berjalan keluar berdampingan.


"Adakah kamu memiliki perasaan ayah tua yang sedang mengantar anaknya pergi sekolah?" Alesya Curley bertanya dengan senyum lebarnya.


Keanu Reeves membalikkan bola matanya pada Alesya Curley,dan menjawab dengan penuh percaya diri, "Pernahkah melihat ayah tua yang semuda ini?"


"Semuda apapun kamu,bukankah tetap menikah muda?" ucap Alesya Curley dengan senyuman yang semakin lebar.


Keanu Reeves mengernyit, "Perkataan ini tidak terdengar seperti perkataan baik"

__ADS_1


"Bukan,tentu saja sangat baik" Alesya Curley tersenyum lebar hingga tertawa kecil.


Jika dihitung-hitung,Keanu Reeves memang masih muda,bahkan lebih muda beberapa bulan darinya.


Jika bukan karena memiliki penyakit yang tidak terucapkan,sekarang sepertinya adalah usia dimana Keanu Reeves menarik berbagai kupu-kupu.


Apa lagi dengan tampang menawannya Keanu Reeves,mungkin akan menarik jumlah yang tidak sedikit.


Setelah mereka berdua berpisah,Alesya Curley pergi ke mall untuk membeli keperluannya Adnan karena ia membawa Adnan kerumah dengan terlalu mendadak,bahkan tidak membawa apa-apa sama sekali.


Alesya Curley membelikan segala barang keperluan berdasarkan daftar yang diberikan oleh Alfie Curley.


Pada sore hari,Alesya Curley bergegas pergi ke taman kanak-kanak dan menunggu Adnan didepan pintu.


Setelah melihat Adnan berjalan keluar,Alesya Curley segera memberikan pelukan yang besar dan hangat.


Alesya Curley menggendong Adnan kesamping,ia berjongkok dan bertanya dengan suara lembut, "Apakah hari ini,kamu bermain dengan senang?"


"Sangat senang,bibi" jawab Adnan dengan nada dan anggukkan senangnya.


"Baguslah kalau begitu" Alesya Curley meremas pelan kepala Adnan dengan senyum senangnya.


Ketika ia hendak bengkit berdiri,ia melihat seorang anak yang ia kenal sedang berjalan dari depan bersama seorang wanita.


Alesya Curley menarik anak itu dengan girang, dan menyapa, "Keenan Reeves"


Begitu mendengar suara,Keenan Reeves menoleh pada Alesya Curley dengan wajah berkerut.


Alesya Curley tersenyum senang,dan berkata dengan suara lembutnya, "Apakah kamu sudah lupa dengan aku,beberapa hari yang lalu kita baru saja bertemu dirumah kakek buyut kamu"


"Tidak,aku ingat dengan bibi cantik" Keenan Reeves mengangguk dengan takut.


Senyumnya Alesya Curley semakin lebar setelah mendengarnya,lalu bertanya dengan antusias, "Apakah kamu juga bersekolah disini?"


Keenan Reeves kembali mengangguk,lalu ia menoleh pada Adnan.


"Apakah kamu kenal dengan dia? Jangan-jangan kalian berdua satu kelas?" tanya Alesya Curley lagi.


"Dia adalah anak baru dikelas kami" jawab Keenan Reeves dengan nada pelannya.


Hatinya Alesya Curley terasa sangat girang, "Kebetulan sekali,kedepannya kalian bisa menjadi teman baik dan saling membantu"

__ADS_1


__ADS_2