ISTRI YANG MALANG

ISTRI YANG MALANG
Bab 8


__ADS_3

Kina menunggu suaminya dengan cemas. Sudah pukul lima tapi pria itu belum juga pulang. Ia coba telepon tapi terus saja di tolak. Kina khawatir kalau Agam sedang bersama wanita lain, bukan pergi ke toko.


Saat terdengar suara mobil memasuki halaman rumah, Kina buru-buru keluar untuk memastikan dugaan nya benar. Jika suaminya yang pulang.


Wanita itu menghela napas lega, lantaran itu benar suaminya. Ia mencoba memasang senyum guna menyambut kepulanganya.


"Mas ..." sapa Kina seraya mengulurkan tangan.


"Cepat siap-siap," ujar pria itu seraya berjalan melipir masuk melewati Kina begitu saja.


"Siap-siap?" gumamnya. "Kita mau kemana, mas?" teriak Kina sambil menyusul langkah pria itu.


Ia menghadang langkah Agam. "Kita mau kemana, mas?" ulangnya


"Gak usah banyak tanya! Lima menit kamu belum siap-siap aku tinggal!" ujar pria itu ketus. Lalu melanjutkan langkahnya menuju kamar.

__ADS_1


"Iya, mas."


Kina menyusul langkah Agam ke kamar guna mengganti pakaiannya. Sementara Agam sendiri duduk di sofa memperhatikan Kina yang sedang ganti pakaian.


Pria itu menyunggingkan sudut bibirnya saat melihat lekuk tubuh Kina yang cukup menggoda. Tidak bisa ia pungkiri, jika ia naf su melihat bongkahan buah dada yang menonjol besar milik Kina.


"Sini," panggil Agam seraya menjentikan jemarinya.


Kina menoleh. "Iya, mas?"


Kina pun berjalan menghampiri suaminya. Belum sampai tapi Agam sudah menarik tangannya hingga membuat tubuhnya jatuh ke dalam pangkuan. Kina sedikit terkejut namun ia merasa senang.


"Mas .." ucap Kina saat pria itu memeluk tubuhnya dengan begitu erat.


Sedetik kemudian bibirnya sudah berhasil Agam lahap. Tidak lagi lembut, pria itu melakukannya dengan sangat ganas. Agam melilit lidah Kina menggunakan lidahnya. Tangannya mulai bergerak liar dan meremass bagian gundukan kenyal dada Kina yang pas di genggaman. Tidak hanya itu, sesekali ia juga memelintir putting boba hingga membuat pemiliknya merasa geli dan ngilu, dan mengeluarkan dessahan yang membuat Agam semakin bersemangat untuk melanjutkan aksinya.

__ADS_1


Lidah Agam mengguliri permukaan tubuh Kina, dari bibir hingga turun ke leher dan bagian sensitif yaitu dekat telinga. Menimbulkan sensi senyarr untuk Kina. Dan berhenti pada bagian boba lalu mengulum nya layaknya seorang bayi. Ia menggigit kecil boba tersebut sampai membuat Kina menjambak rambutnya. Tanpa ia sadari, jika organ intim nya sudah mulai basah mengeluarkan cairan putih bening yang lengket.


Agam menidurkan Kina di sofa, tubuhnya menindih tubuh wanita itu. Sementara mulutnya menciumi bibir Kina, tangannya menyusup ke area kepemilikan wanita itu. Memainkannya dengan dua jari dengan kecepatan tinggi.


"Ahhh .. Mashhh .. Mmhhh ..." Kina mendesah dan mengeluarkan errangan kecil.


Napas Agam terdengar memburu, kedua matanya sudah di penuhi oleh kabut hasrat yang membuat darahnya terasa panas dan bergejolak. Ia mulai melucuti pakaiannya, memperlihatkan benda pusaka nya yang besar dan panjang nan keras.


Agam mengangkat sebelah kaki Gina ke atas bahunya. Kemudian ia mulai menggesekan benda tersebut ke bagian bibir organ intim Kina dan membuat pemiliknya memejamkan mata menikmati.


Setelah itu, barulah Agam masukan dalam-dalam pusaka nya dan menggerakan maju mundur dengan kecepatan gila.


"Ahhh ... Ahhh ... Mmmhhh .. Ahhh .." Kina mengalungkan tangannya pada leher Agam.


Permainan terus berlanjut hingga mereka melupakan kalau mereka harus pergi ke tempat kediaman Braspati.

__ADS_1


_Bersambung_


__ADS_2