
Di kantor Rikuchiki company
Rahmat ingin keruangan Alex untuk mengurusi semua urusan Alex. seperti biasa Rahmat tak pernah mengetuk pintu dulu sebelum masuk. saat Rahmat membuka pintu dia melihat Alex sedang memeluk dan mencium seorang wanita. memang ini bukan hal yang aneh lagi tapi ini sering Alex lakukan.
sedangkan Alex dan wanita terdiam melihat ada yang membuka pintu.
"maaf saya gak tahu. permisi! "ucap Rahmat berniat keluar dan menutup pintu.
" Rahmat Lo sini aja. biar dia yang keluar."
ucap Alex. membuat wanita itu terkejut tapi tak berani melawan. dia merapikan pakaian nya lalu keluar dari ruangan itu.
"Gila ya Lo Lex! Lo ngusir dia? "tanya Rahmat. Alex cuma tersenyum sambil mengangguk
" tapi kenapa?" tanya Rahmat.
"udah bosen gue sama dia. udah gak ngegigit lagi udah POL. gak enak lagi!" jelas Alex membuat Rahmat mengerti.
Rahmat hanya menggeleng geleng. dia tahu kebiasaan temannya itu.
"terus Lo gimana Ama cewek pilihan bunda Lo itu?" Alex balik nanya. membuat Rahmat terdiam.
"gue Ama dia udah nikah." jawab Rahmat lemas.
"kok Lo lesu sih. harus kamu senang. ehh iya. Lo udah melakukan ritual malam pertama belum?" tanya Alex penasaran..
Rahmat hanya diam.
__ADS_1
" jangan bilang Lo belum nyentuh tu cewek?" tanya Alex lagi
" emang belum. Lo kan tau gue gak cinta sama tu cewek, gue hanya cinta nya sama Hany."
"bodoh banget Lo.. kalo gue langsung gue sikat. soal cinta belakangan lah."
"gue gak sama ya sama Lo.. udah ah jangan bahas tu cewek.. gua kesini mau bilang sama Lo nanti siang Lo ada rapat sama pak Suryanto." ucap Rahmat mengalihkan pembicaraan.
"oke." jawab Alex.
*
*
*
*
satu kampus gempar karena ada dosen cantik dan muda di kampus mereka. dan satu lagi di jalan bersama salah satu orang yang populer di kampus itu.
" Eh Reza, orang orang pada ngomongin apa sih?" tanya seorang pria bernama Bisma. salah satu cowok populer selain Dimas.
"mana gue tau. tapi dengar-dengar sih tadi ada cewek cantik " jawab Reza sedang makan
"siapa?"tanya Bisma penasaran
"mana gue tau.. tapi sih kata yang lain tu cewek datangnya sama Dimas. tanya aja sama Dimas nya langsung." jawab Reza cuek melanjutkan makan nya.
__ADS_1
"eh iya, Bis. gue hampir lupa malam gue ketemu sama...." belum habis Reza bicara sudah ada yang menyela ucapan nya itu. dia mau bilang kalau dia ketemu dengan Riza. mantan pacar Bisma sewaktu kelas 6 SD. ya bisa dibilang cinta pertama.
"eh pada tau gak ada cewek cantik di kampus ini." kata Pram
"trus yang mengejutkan lagi. dia seorang dosen. gila gak tu?" kata Tomi menyerobot makanan Reza.
"iya.. tapi jangan makanan gue juga Lo embat." kata Reza kesal.
"hehehe.. sorry Rez." jawab Tomi nyengir.
"yaudah yaudah.. tu cewek yang tadi datang sama Dimas bukan? tanya Reza penasaran
iya. Lo liat juga Rez ?" tanya Pram pada Reza.
"gak sih. gue cuma dengar aja dari anak anak. jawab Reza..
sedangkan Bisma hanya diam sambil memainkan ponselnya. dia masih banyak tugas yang harus di lakukan.. tugas itu mencari orang yang bernama Alza. tapi dia tidak tahu siapa orang itu. dimana dia tinggal seperti apa dia. yang dia tahu orang itu punya alat yang bisa membaca pikiran seseorang.
" Lo kok diam ja sih Bis?" tanya Pram pada Bisma
gak. gue lagi banyak pikiran. jawab Bisma
"Lo Ama Liza masih cari tu orang?"tanya Reza
Bisma mengangguk" kalo gue gak nemuin tu orang, kuliah gue gak bisa selesai"
emang sepenting itu ya tu orang?
__ADS_1
tidak lama Dimas menghampiri mereka dengan seorang gadis siapa lagi kalo bukan Riza.
hai guys.. sapa dimas.