Istriku Super Cool

Istriku Super Cool
30. Disini panggil saya Alza!


__ADS_3

sementara itu di sebuah mobil seorang wanita sangat ketakutan dan kebingungan. bagaimana tidak mobil yang iya naiki sangat kencang sekali dan juga banyak mobil yang mengikuti mobil itu.


"za aku takut.! kita mau kemana? kenapa Lo Bawak mobil ini ngebut? dan kenapa banyak mobil yang mengikuti kita?" tanya Rosa bertubi-tubi masih memegang pegangan yang ada di mobil itu. banyak yang Rosa tanyakan pada Riza. ditambah lagi kenapa mereka harus menyamar dengan pakaian serba hitam seperti. pakaian tebal dan keras seperti ini .


"kamu tenang aja ya! kita gak akan kenapa-napa kok. ntar kalo udah sampai aku jelasin semuanya ok" jawab Riza sambil fokus menyetir mobilnya. ya itu memang mobil nya sebenarnya dia sudah sering ke kota itu. dua bulan sekali dia pasti akan kesana. mengecek perusahaan yang telah iya pimpin selama dua tahun belakangan. perusahaan itu bergerak di bidang teknologi. menciptakan komputer dan cctv yang sangat canggih yang pertama yang ada di Indonesia mau pun di luar. makanya orang tidak akan dapat melacaknya. toh membuat komputer dan cctv itu dirinya.


"za... mobil itu sudah mendekat za.. "Rosa semakin takut. Rosa menutup mata nya. takut terjadi apa-apa


"tenang aja. tuh sekarang mereka sudah berhenti." jawab Riza tenang dan melanjutkan perjalanan kembali.


Rosa sangat sangat kebingungan saat melihat mobil itu berhenti mengejar mereka.


"kok bisa?"


"capek kali. mengejar palintina Riza. hehehe.." jawab Riza sambil tertawa kecil.

__ADS_1


Rosa hanya terdiam dan ikut tersenyum.


sekarang Rosa sadar ternyata orang yang berada di samping nya adalah bukan orang sembarangan.


sekarang mobil itu berhenti didepan sebuah gedung. disana sudah ada yang menyambut mereka.


"silahkan bos." ucap orang itu membukakan pintu mobil untuk mereka.


" terima kasih pak Danang." jawab Riza singkat. "bagaimana, masih ada yang mengikuti kami?" tanya Riza sambil berjalan kedalam perusahaan itu.yang diikuti pak Danang dan Rosa yang masih bingung.


"oke. Anda memang bisa saya andalkan. "


"selamat datang bos." sapa semua karyawan


tapi Riza seakan cuek tak mau menjawab sapaan dari karyawan nya itu. dia terus berjalan melewati karyawan nya itu. terus berjalan menuju lift pribadi dan masuk kedalam nya.

__ADS_1


" dasar bos sombong."jawab kek sapaan kita nengok kek. ini malah pergi gitu aja dumel salah satu karyawati


"hus.. nanti dia dengar baru tau rasa Lo! Lo mau dipecat."ucap teman karyawati itu.


"ya enggak sih.. gue cuma penasaran aja kenapa wajah nya selalu ditutup. kita kan gak tau bos itu seorang laki-laki atau perempuan. trus kalo laki-laki ganteng apa enggak kita kan gak tau." jelas karyawati tersebut. membuat teman itu juga sedikit penasaran.


" iya juga sih.. tapi apa urusannya kita. mau dia laki-laki atau perempuan itu urusan dia. udah ah ayo di keruangan kita."


Riza mendengar itu hanya bisa tersenyum. bukan nya dia sombong atau gimana.. hanya ingin melindungi dirinya dan orang sekitarnya.


dia tak ingin orang orang pada celaka karena nya.


"za kamu kenapa senyum gitu?" tanya Rosa aneh.


"gak ada kok. oh ya. kalo disini jangan panggil saya Riza panggil saya Alza." ucap riza membuat Rosa membesarkan matanya karena kaget.

__ADS_1


__ADS_2