
"itu orang siapa sih?" berani-beraninya dia dekat sama my prince Dimdim gue tanya Alexa sangat emosi. sampai-sampai dia membanting ponsel miliknya sehingga hancur berkeping-keping.
"Alexa! Lo kenapa? "tanya salah satu temannya.
"gue kesel sama tu cewek yang cantik nya gak seberapa. berani-beraninya dia dekat-dekat dengan my prince Dimdim gue! dia belum tahu siapa gue!
"Lo ngomongin siapa sih? dosen baru itu?"
"apa Lo bilang? dosen baru? maksud Lo cewek yang jalan sama Dimas itu dosen?"
"iya. dia dosen kita ganti pak Imron."
Alexa tak percaya apa yang di dengarnya itu, mana mungkin ada cewek sebaya dia menjadi seorang dosen. tapi Alexa mempunyai cara supaya itu cewek bisa menjauh dari Dimas.
"awas aja ya Lo. gue akan bikin perhitungan sama Lo. karena berani-beraninya Lo mendekati Dimas" ucap Alexa tersenyum licik.
...******...
__ADS_1
"ok semua nya. sampai disini kalian paham?" tanya Riza pada mahasiswa nya.
"Paham mis." jawab semua mahasiswa itu. Memang mereka sangat mengerti yang dijelaskan oleh Riza. apa yang dijelaskan oleh Riza dipahami dan masuk dalam pikiran mereka. ntah mengapa bisa seperti itu. sedangkan selama pak Imron menjelaskan panjang lebar tentang materi itu. tak pernah masuk kedalam otak mereka.. ntah karena pemikiran Riza sama dengan mereka atau Riza tahu semua yang dipikirkan oleh mereka. entah lah mereka tidak mengerti.
Riza hanya tersenyum melihat semua paham dengan materi yang ia sampaikan.
saat suasana tenang tenang nya, tiba-tiba ada seseorang yang merusak suasana itu. seorang gadis cantik dan seksi yang menggunakan barang-barang branded itu masuk ke dalam ruangan itu. siapa lagi kalau bukan Alexandra. semua orang terdiam termasuk Dimas dan kawan-kawan nya
"hey anda mau apa disini?"tanya Riza tegas.
"mau kuliah lah mau apa lagi?" jawab Alexa dengan santai menuju kursi kosong dan dekat Dimas.
semua mahasiswa di dalam ruangan itu terpaku dan terdiam pertama kali melihat wajah Riza yang sangat menakutkan ketika sedang marah. beda halnya dengan Alexa dia memang sedikit ngeri dengan dosen itu tapi dia tak takut sama sekali. karena dipikir nya dia adalah anak pemilik yayasan kampus ABC itu.
"apa hak Lo ngusir- ngusir gue? Lo belum tahu gue siapa ah?"
"saya tidak peduli anda itu siapa. mau anda anak pejabat, atau anak presiden pun saya gak peduli. yang penting anda itu salah dan anda sama sekali tidak sopan pada saya. sekarang anda keluar dari jam pelajaran saya!!!!" ucap Riza dengan tegas.
__ADS_1
mahasiswa lain tak berkutik sedikit pun termasuk Dimas. mereka hanya diam menyaksikan perdebatan antara Riza dan Alexa. ini memang lawan yang sebanding antara keduanya.
"berani-beraninya ya Lo ngusir gue dari sini! Lo mau di pecat?"tanya Alexa kesal.selama ini tidak ada yang berani pada nya apa lagi dia anak orang 5 terkaya di Asia.
"emang anda siapa berani memecat saya?."
Alexa tersenyum remeh. "jadi Lo belum tahu siapa gue, Lo gak punya TV dirumah.? Ok lah biar gue jelasin. gue Alexandra rikuchiki anak orang terkaya ke 5 di Asia. dan adik pemilik yayasan kampus ABC ini. jadi gue bisa aja nyuruh kakak gue untuk mecat Lo dan buat Lo gak bisa dapat kerjaan dimana pun." jelas Alexa begitu sombong nya
Dimas mendengar hal itu akhirnya angkat bicara. dia tidak bisa terima Riza dipermalukan seperti itu. sedangkan Riza tersenyum santai tidak takut apapun.
"Lo apa-apaan sih lexa. jangan bawa bawa harta bokap nyokap Lo. mentang-mentang Lo punya segalanya Lo bisa seenaknya hah!" bentak Dimas pada Alexa .
Alexa terdiam seketika. hancur rasanya. dibentak orang yang disayang karena membela wanita lain.
"gak semua nya bisa Lo dapat dengan uang. dan jabatan orang tua Lo." lanjut Dimas geram dengan tingkah laku Alexa yang seenaknya.
Dimas tahu sebenarnya Alexa tidak menyukai Riza dekat dengannya. Alexa sangat terobsesi pada Dimas. tapi Dimas tidak perasaan sama sekali pada Alexa. tapi Alexa tidak menyerah untuk mendapatkan dimas . maka dari itu setiap wanita yang dekat dengannya selalu pada akhirnya menjauh, akibat ulah Alexa yang mengancam para wanita itu. itulah sebabnya mengapa Dimas selama ini jomblo. karena tidak ada yang berani mendekati Dimas.
__ADS_1
Riza akhirnya buka suara." Dimas cukup." Riza menghentikan omongan Dimas. "sekarang pelajaran nya sudah selesai. kalian bisa keluar." perintah Riza." Dan kamu! ikut saya ke ruang rektor!" tunjuknya pada Alexa.
********