Istriku Super Cool

Istriku Super Cool
26. apakah ini sudah saat nya?


__ADS_3

"nih kopi nya." ucap Riza sambil meletakkan segelas kopi di meja di depan Rahmat duduk.


"udah ya. aku mau ke kamar dulu." ucap Riza mau pergi ke kemar.


eehk .. mau kemana?. temani aku dulu disini. Rahmat mencegah Riza untuk ke kamar. Rahmat mau memperbaiki hubungan nya dengan Riza.


tapi Riza gak peduli dia tetap mau pergi.. disaat Riza mau melangkah Rahmat menarik tangan Riza. Riza terjatuh di pangkuan nya dan Rahmat segera mencium bibir riza. Riza terdiam dan membesarkan matanya seketika ketika bibir nya dan bibir Rahmat bertemu. sedangkan Rahmat menikmati bibir Riza yang manis itu..disaat Rahmat ingin m*****t bibir istri nya itu, tiba-tiba aksinya terhenti . karena ada deheman seseorang. seketika Riza langsung berdiri dan menjauh dari nya. Riza tampak tertunduk malu. ternyata disana sudah ada Dimas dan kedua temannya.


"ahghh kenapa mereka harus datang kesini?"Rahmat mengumpat dalam hati.


Rahmat fokus tak mendengar kan apa yang sedang dimas katakan. Rahmat menatap Riza yang hanya tertunduk malu. dan akhirnya Riza pergi ke kamar meninggalkan dia, Dimas dan teman-temannya.


apaan sih Lo dim, ganggu tau gak! ucap Rahmat marah menyusul Riza ke kamar.


************

__ADS_1


saat dikamar Riza merasa sangat gugup. baru sekarang dia merasakan kegugupan biasanya dia sangat santai kalau sedang berhadapan dengan seorang laki-laki. tapi sekarang entah mengapa keberanian nya menghilangkan.


dia masih sangat ingat kejadian beberapa menit yang lalu dimana seorang laki-laki yang sah menjadi suaminya itu menarik Riza ke dalam pelukan nya dan mencium bibir nya..


seketika jantung berdebar kencang.


iihh.. aku kenapa sih? kenapa jadi begini? ucap Riza dalam hati.


kelihatannya aku harus segera mandi untuk menetralkan perasaan ku ini. dia bergegas masuk dalam kamar mandi dan tanpa mengambil pakaian untuk ganti.


saat pertemuannya dengan Bisma waktu itu tanpa di sengaja. hatinya sangat bahagia ketika melihat seseorang yang begitu dia cintai. ternyata Bisma kuliah di kampus ABC dimana ia mengajar.


tapi sekarang Riza bingung dengan perasaannya sekarang. entah mengapa dia saat ini dia begitu nyaman berada di dekat Rahmat suaminya itu. begitu juga dengan Rahmat .akhir-akhir ini terlihat Rahmat mencari perhatian pada nya.. sedang Riza tau Rahmat masih mencintai pacarnya itu..


selesai mandi Riza baru sadar kalau dia tidak bawa baju ganti ke dalam kamar mandi.

__ADS_1


aiiss..kok aku bisa lupa ya? tanya riza dalam hati. sambil melilitkan handuk ke badannya.


aku harus gimana? Apa aku harus keluar dalam keadaan gini? telah berpikir panjang akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari kamar mandi.


mata Rahmat tak berkedip melihat Riza keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk. tubuh Riza yang sedikit berisi dengan rambut panjang terurai kebawah membuat Riza terlihat sangat seksi.


Rahmat menelan ludah nya. ketika tubuh nya menjadi memanas..


Riza sangat risih melihat Rahmat menatap nya seperti itu. dia segera mengambil bajunya dan langsung pergi ke kamar mandi kembali.


tapi langkah terhenti, ketika Rahmat sudah menarik tangan nya dan langsung memeluk Riza. nafas Rahmat semakin berat. dia mendekat kan wajah nya ke wajah Riza. dan langsung mencium bibir tipis Riza.bukan hanya mencium tapi m*****t bibir Riza. sedangkan Riza diam tak percaya. dia tak membalas dan juga tidak menolak . dia bingung apa yang harus dia lakukan, kini ia pasrah. dia harus melakukan kewajiban nya menjadi seorang istri, tapi hatinya berat untuk menerima.


"apa kah ini saatnya.? " tanya Riza dalam hati.


saat Rahmat ingin melanjutkan yang lebih jauh lagi. tiba-tiba handphone Rahmat berbunyi.

__ADS_1


__ADS_2