Istriku Super Cool

Istriku Super Cool
28.bukan manusia?


__ADS_3

"Rosa masuk!" panggil Riza didalam taksi online


Rosa yang berdiri didepan halte rumah sakit. langsung menoleh dan masuk kedalam taksi online itu.


"sudah siap?" tanya Riza pada Rosa yang masih bingung. mereka sebenarnya mau pergi kemana. dan kenapa Riza bilang kalau ini sangat berbahaya? siapa Riza ini sebenarnya.


sedangkan Riza hanya tersenyum. dia sebenarnya tahu apa sebenarnya yang difikirkan Rosa.


"udah tenang aja. sebentar lagi kamu juga aku ini siapa" ucap Riza sambil memainkan hapenya.


Rosa sangat kaget kenapa Riza tahu apa yang sedang difikirkan nya.


"gak usah kaget gitu, aku tahu apa yang sedang kamu fikirkan dan semuanya tentang kamu. " ucapan Riza kali ini membuat Rosa semakin takut.


"gak usah takut. aku gak akan bunuh kamu kok. ntar aku jelasin semuanya. kamu tenang aja" ucap Riza lagi


"za kita sebenarnya mau kemana sih?" Rosa akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.


"ntar aku jelasin ya. kamu benaran kan mau kerja sama aku?" tanya Riza memastikan


"iya za. tapi kerja apa ya?"


"ntar aku jelasin ya?"


akhirnya taksi online itu berhenti di sebuah mall.


"sudah sampai non." ucap sopir taksi online itu.


"oh iya pak. makasih." ucap Riza sambil mengeluarkan sebuah amplop coklat dan memberikan nya pada sopir taksi online itu.

__ADS_1


"ini pak semoga bisa membayar kontrakan dan uang SPP anak bapak" ucap Riza sambil tersenyum.


"apa ini non?" tanya sopir itu kebingungan. setelah membuka amplop coklat itu. ternyata ada sekepok uang didalamnya. bapak itu berubah menolak nya.


"ambil lah pak. saya tau anda lagi memerlukan nya." ucap Riza


bapak itu sangat bingung kenapa Riza tahu kalau dia sedang membutuhkan uang membayar uang SPP dan kontrakan nya. sedangkan dia tak pernah mengatakannya.


"tapi non kenapa tahu kalo saya lagi memerlukannya. sedangkan saya tidak mengatakan nya?"


Riza hanya menjawab dengan senyuman.


Rosa pun semakin bingung dia hanya bisa bertanya dalam hati. apa Riza bukan manusia.


"bapak tidak perlu tahu saya tahu dari mana. saya hanya menyampaikannya. mungkin memang rezeki bapak dari Allah yang titipkan melalui saya. bapak hanya harus bersyukur. saya pergi dulu ya, pak." jelas Riza pada sopir taksi online itu. lalu keluar dari mobil itu yang diikuti Rosa yang masih kebingungan.


"nanti kamu bakalan tau. sekarang kita masuk dulu. nanti apapun yang aku suruh pakai harus kamu pakai ok"


mereka masuk kedalam mall. mereka menuju sebuah toko pakaian ternama yang berada di lantai dua.


Riza melihat sekeliling ternyata sudah banyak mata-mata disana yang ingin tahu siapa Alza sebenarnya. dia menghela nafas panjang.


" ternyata banyak juga ya? " gumam nya yang masih terdengar oleh Rosa yang berada disampingnya.


"apanya yang banyak za?" tanya Rosa bingung.


" maksudnya orang orang yang datang ke mall ini " jawaban Riza sedikit berbohong.


"ya namanya aja mall lagian ini weekken. ya pasti rame" jawab rosa

__ADS_1


"oh iya aku lupa. ayo pilih baju dulu." ajak Riza menarik tangan Rosa.


Riza memilih beberapa pakaian muslimnya. sedangkan Rosa bingung memilih apa sedangkan dia tak punya uang dan harganya sangat mahal.


" kamu kok gak pilih baju sih?." tanya riza. "tenang aku yang bayar kok."


" gak ach za. disini mahal- mahal banget. aku gak enak. lagian aku udah banyak ngerepotin kamu." ucap Rosa tak enak.


"udah gak papa ambil aja.." ucap Riza menyuruh Rosa untuk mengambil yang Rosa.


Rosa hanya mengambil sehelai dress.


"itu aja? ok lah." ucap Riza.


sekarang mereka ke kasir. Riza berdiri didepan kasir dan melihat sekeliling dan langsung mengambil beberapa paper bag. diberikan kasir itu


"berapa semua nya mbak." tanya Riza.


"tujuh ratus mbak." jawab kasir toko tersebut.


"oke." ucap Riza singkat memberikan kartu kredit yang ber warna hitam tanpa batas.


Rosa bingung dengan percakapan antara Riza dan kasir itu tujuh ratus? padahal dress yang dia pilih tadi aja harganya 5 juta . kok bisa tujuh ratus ya? apa jangan-jangan tujuh ratus juta? mata melotot melihat Riza.


Riza hanya tersenyum. "Sa, ayo! "ajak Riza pada Rosa masih yang bengong.mereka langsung pergi. dari toko pakaian itu.


mereka menuju sebuah toilet perempuan.


"Sa, pakai apa yang ada didalam ini." perintah Riza memberikan sebuah paper bag. Rosa hanya mengangguk dan langsung kedalam toilet.

__ADS_1


__ADS_2