Istriku Super Cool

Istriku Super Cool
6. Bidadari nyasar


__ADS_3

Riza terbangun dari tidurnya, dia langsung melihat jam yang ada di ponsel nya. jam menunjukkan pukul 18:03. berarti belum waktunya untuk sholat Maghrib pikir nya.


tapi dia sadar kalau dia bukan berada di Aceh. melainkan di Jakarta. waktu sholat nya beda lebih cepat 35 menit dari Aceh. berarti sekarang waktunya sholat Maghrib. Riza langsung mengambil wudhu . tapi mata nya tertentu pada Rahmat yang tertidur pulas di sofa. sebenarnya Riza tahu Rahmat menikahi nya karena paksaan dari bunda Ratna. sama dengan dirinya bersedia menikah karena permintaan terakhir dari ibunya. dia tidak mau memaksa Rahmat untuk suka padanya.


Riza menyadari di sedang memandangi Rahmat.


astaghfirullah. aku kan mau ngambil wudu. gumam Riza langsung mengambil wudhu dan langsung sholat.


selesai sholat, dia memakai jilbab dan berniat pergi ke bawah. dia keluar dari kamar. dan berjalan menuju tapi tiba-tiba kamar di sebelah terbuka dan langsung menabrak diri Riza hampir terjatuh. dengan refleks di tangkap oleh orang itu. tak lain dan tak bukan adalah Dimas adik dari Rahmat


mata mereka saling berpandangan.


astaghfirullah ucapan Riza. berusaha melepaskan diri dari pelukan Dimas.


maaf maaf gue gak lihat tadi. kata Dimas


melepaskan pelukannya nya.


Riza pun tersenyum dan berkata " iya gak papa. aku kebawah dulu ya. tanpa jawaban dari Dimas, Riza langsung meninggalkan Dimas yang masih tertegun.


apa ini mimpi ada seorang bidadari nyasar di rumah ku ini kata Dimas dalam hati.


dia sangat mengagumi sosok yang di tabrak nya tadi.


sedangkan berjalan ke arah dapur dia melihat


bi inah. dan menghampirinya.


"malam Bik." sapa Riza


malam juga non Riza. jawab bi inah


"lagi masak apa Bik? sini Riza bantuin?"

__ADS_1


"masak ayam kecap dan tumis kangkung kesukaan den Rahmat dan den Dimas , non.


kalo gitu biar Riza aja yang masak Bik


"emang non Riza bisa masak?"


”insyaallah Bik.” jawab Riza tersenyum.


****************


sedangkan dikamar Rahmat terbangun mendengar suara ponsel nya berbunyi.


di langsung melihat siapa yang menelponnya.


ternyata itu Hany pacar nya.


Hany:


**halo sayang, kamu kemana aja sih? aku kan kangen..


Rahmat:


Hany:


sekarang gak sibuk kan? ketemuan yuk,.


Rahmat:


tapi sayang sekarang aku gak bisa. besok aja ya?


Hany merengek


aaaaa... aku mau nya sekarang.. klo gak aku pergi ke rumah kamu!

__ADS_1


Rahmat:


sayang.. kamu kan tahu bunda gak suka sama kamu.. ok aku akan pergi ke sana


Akhirnya Rahmat bersiap siap untuk pergi menemui Hany.


********


di ruang makan udah ada Dimas dan bunda Ratna. sedangkan Riza sedang menyiapkan makanan untuk makan malam.


Bun, itu siapa sih? tanya Dimas penasaran


" oh itu" jawab bunda sambil menunjuk ke arah dapur." oh iya ibu lupa mengenalkan nya sama kamu. bentar dulu" Dimas semakin penasaran


" Riza, kesini dulu nak!" panggil bunda Ratna


"iya bunda, sebentar. udah siap kok bunda.” jawab Riza sambil meletakkan masakan ke piring.


" Bik tolong taruh ke atas meja ya Bik, saya mau cuci tangan dulu” Riza langsung membuka celemek dan mencuci tangan nya.


"baik non" jawab Bik inah


selesai mencuci tangan nya,dia langsung menuju ruang makan.


disana sudah ada bunda Ratna dan Dimas.


"sini sayang" panggil bunda Ratna. Riza langsung menuju bunda Ratna.


" ini kenalin Dimas anak bunda yang kecil, adik Rahmat ." Dimas tersenyum dan Riza membalas nya. dan Dimas, ini Riza istrinya kakak kamu Rahmat." jelas ibunya mendengar kata istri Dimas yang tadinya senyum berubah menjadi kaget..


"apa bunda?! istri nya kak Rahmat?" dia tau bunda akan menjodohkan dengan anak sahabat bundanya. tapi dia gak tau bahwa kakaknya sudah menikah. yang Dimas tau ibunya dan kakak nya pergi ke Aceh untuk bertunangan. dan dia tak menyangka yang menikah dengan kakaknya itu sangat cantik secantik bidadari.


”iya sayang.. kamu kaget ya. maaf sayang bunda tidak mengabari mu tentang hal ini. karena keadaan tidak mendukung"bunda Ratna menceritakan tentang Acut Alin ibu Riza yg sudah meninggal dunia.

__ADS_1


"ist oke bunda. gak papa" jawab Dimas mengerti


*********


__ADS_2