
"Kalo kamu gimana mah? gak mau ya curhat sama kami tentang hubungan kalian yang baru seumur jagung itu? " tanya helni
"Maksud kakak seumur jagung itu apa kak?"
"Hadeh dari dulu gak pernah berubah selalu aja susah paham" jawab eli
"apaan sih kamu li"
"Jadi seumur jagung itu adalah perumpamaan. artinya baru beberapa bulan" jelas helni
"Ohh gitu ka"
Setiba nya di kamar mereka pun mencari posisi nyaman masing-masing untuk bercerita
"Jadi gini kak, aku kan udah lama pacaran sama fahri dari awal masuk Smk sampe sekarang udah mau lulusan, tapi kenapa dia gak mau ngelakuin itu sama aku ka?"
"Aneh lu el dimana-mana cowok yang kegatelan lah ini malah kamu!!
"Aahh aku penasaran banget kak,, kata teman-teman aku itu adalah syurga dunia....
"Ya emang!!" jawab Helni malu-malu
Imah hanya diam mendengarkan mereka bercerita dan sambil membayangkan yang ia lakukan dengan Tandri .
"Sekarang giliran kamu mah, hayoo ngaku udah berbulan-bulan pacaran ngapain aja"
"Ha aku? emm anu gak pernah ngapa-ngapain ko el"
Eli dan helni saling tatap dan tersenyum, seperti akan melakukan sesuatu
Dan seketika Helni memeluk imah dan eli menggelitik imah
"Hayoo ngaku, kalo gak mau ngaku kami gelitikin terus nih" ancam helni
"Aaa hahaha ampun hahahaa geli lepasin...."
"jadi mau cerita apa gak?" tanya eli terus menggelitik imah
"Iya aku cerita Hahaha geli banget ampun lepasin"
"Yakin??" Helni makin menggelitik pinggang imah
"Iya aku cerita aku cerita, berhenti!!!!!!!!! " Imah teriak kencang sehingga di dengar oleh paman zack
tok tok tok
paman mengetok pintu tapi tidak di jawab karena mereka saling tertawa keras,
dor dor dor paman kesal pintu tidak di buka juga
"Imah, eli.. keluar!"
Imah yang mendengar paman memanggilnya pun menjawab
"Iya paman"
"Paman-paman apaan bilang aja kamu mau kabur yaa" Helni sengaja mengunci pintu kamar agar tidak ada yang masuk dan mendengar cerita mereka
"Kalo kaka gak percaya coba aja buka pintunya "
Helni pun berjalan ke arah pintu
dor dor dor. paman menggebrak pintu
Helni kaget dan segera membukanya
"Ehh ayah ada apa yah??"
"Ada apa ada apa kalian gak tau ini sudah malam tapi masih saja berisik"
__ADS_1
"emm iya yah maaf janji gak berisik lagi"
"Awas kalo kalian berisik lagi"
Ternyata suara teriakan imah terdengar sampai lantai bawah.. membuat paman terbangun dari tidurnya
Helni mengunci pintu kembali dan kembali ke tempat tidur
"Oke, lanjut!"
"Apanya kak? " tanya imah
"Yah curhatnya lah. kan kamu belum cerita"
"Eh ko aku kak??"
"Ya kamu lah, siapa lagi kan aku sudah cerita eli juga sudah cerita"
Eli bingung dari mana ia ingin bercerita
"Udah gak usah panjang-panjang intinya pernah ngapain aja" tanya eli
"Emm aku pernah jalan-jalan sama Tandri, kami sering nongkrong di cafe dengan teman-teman"
"Emm terus teruss?? " Helni penasaran
"Kami pernah ke kost nya"
"Aww yang bener ngapain mah ngapain ? enak gak aw pasti yang pertama sakit ya? " eli terus memberikan pertanyaan
"Ih enggak kami belum sampai situ!"
"Jadi jadi ngapain dong"
"cuma... ciuman doang"
"Heheee " imah hanya tertawa
Membuat helni dan eli semakin penasaran
"Mau di gelitikin lagi ha??"
"Iya iya gak kak"
"Jadi tadi itu... aku pulang hujan-hujanan kerena Tandri anu aku " Imah menutupi wajahnya dengan selimut
Eli menarik selimut imah
"Anu apa mah kamu sudah digituin ya sama cowok kamu"
"Ehh belum,, belum sampe situ aku takut jadi aku kabur, pulang hujan-hujanan"
"Omg kalo aku jadi kamu aku bakal pasrah dan merasakan nikmatnya syurga dunia" jawab eli
"Ih dasar otak mesum" helni menyonyor kepala eli
"Menurut aku sih bagus aja kamu kabur, karena belum waktu nya mah, kamu belum tau dia serius apa gak, lagian kamu baru kelas 8 jangan dulu deh" saran helni
"Iya kak justru karena itu aku kabur, aku takut bakal menyesal nantinya "
"Gak papa mah itu tindakan bagus" helni mengacungi jempol
"Tapi... aku takut dia marah kak"
"Kalo dia marah ya putusin mah"
"Lah kok di putusin kak hel?" tanya eli
"Itu tandanya dia pacaran sama kamu cuma karena nafsu bukan cinta"
__ADS_1
"ohh iyaiyaa kak" imah mengangguk
"Oh berarti fahri wajib di pertahankan dong"
"So,,, pasti...." jawab helni
"Oiya ka kalo boleh tau kaka pacaran udah berapa tahun sih sama kaka deny?" imah bertanya
"emm mungkin udah 5 tahun lebih, kenapa emang?"
"terus ditahun keberapa kakak baru di gituin" eli penasaran ingin tahu
"Kalo gak salah satu tahun pacaran dia belum berani nyentuh bagian bawah, hampir 2tahun baru dia berani"
"Udah selama itu pacaran ko belum di nikahin ka?" tanya imah
"Emm iya itu dia,, dia gak mau nikah buru-buru lagian kan baru lulus 2 tahun, aku juga masih mau lanjut kuliah"
"Yaudah ah aku mau telponan sama pipi dulu bye semuanya " pipi mimi adalah panggilan sayang helni dan deny
"Eh kak lanjut lagi dong,, ajarin aku itu"
"itu apaan? lulusin dulu noh sekolah baru ngurus begituan"
Imah dan Eli pun sontak tertawa..
"Yah berarti aku kalo lulus smp doang gak papa dong ngurus begituan kak" canda imah
"Ya maksud aku kan lulus smk, udah diam anak kecil gak boleh tau"
"Iya tau situ yang udah pengalaman"
Helni pun keluar dari kamar dan menuju ke kamarnya di lantai bawah
"Mending aku tidur aja ah pusing mikirin cinta"
"E e ehh jangan tidur dulu mah"
"Kenapa emang el, jadi sekarang aku tidur harus di atur dulu ya sama kamu"
"Sensi banget sih mah"
"Ya abis kamu sih"
"Em mah ceritain dong gimana awal mulanya kamu bisa hampir begitu sama cowok kamu"
"Ahh gak ah ngantuk aku"
"Ihh apaan sih pelit banget"
"Lagian kamu kaya gak pernah aja"
"Ya aku kan penasaran beda apa gak itu doang"
Imah pun menarik selimut menutupi wajahnya ia tidak ingin mendengar ocehan eli
"Eh mah kamu beneran tidur ya"
"hem"
"Tidur apaan masih jawab"
"Aduh eli!!! aku tidur bukan berarti aku budek yaa"
"Hehee iya iya tidur gih galak banget kaya macan kehilangan anaknya"
Maaf baru update guys karena kemaren doi aku lagi kena musibah jadi males nulis,,
tetap semangatin aku yah guys jangan lupa like ;)
__ADS_1