Janda Dibawah Umur

Janda Dibawah Umur
Eps 25. Wajah Semerah Tomat


__ADS_3

Di tengah malam yang sunyi


Teddy tidak bisa tertidur dan dia mencoba berbagai hal agar matanya lelah lalu tertidur namun tetap saja dia tidak bisa tertidur.


Teddy membayangkan semua hal tentang imah, mengingat dia mencium tangan imah hingga membuatnya senyum-senyum sendiri


Di sisi lain imah pun tidak bisa tidur juga walaupun matanya sudah sangat mengantuk namun tidak mau tertidur,


Tiba-tiba sayang teddy muncul dalam pikirannya


"Manis sih, tapi sayang ngeselin banget" tutur imah lalu ia menutup wajahnya dengan selimut


Saat sudah ingin tertidur imah di kagetkan dengan hpnya yang berbunyi


"Huh bikin kaget aja, pasti grup kelas ni pada rame banget"


Dan ternyata itu teddy yang mengiriminya banyak pesan stiker teddy bear yang lucu


"Kurang kerjaan banget sih ganggu orang tidur" bales imah judes, padahal dia sedang senyum-senyum saat tau itu teddy yang mengirim pesan


"Orang tidur kok bisa online? di pinjem hantu ya hpnya " balas teddy


"Tau ah gelap! " balas imah


"Tidur gih dah malam, cewek gak boleh begadang"


"Sok perhatian banget dih"


"Oiya kamu ke sekolah jalan kaki ya?"


"kenapa emang mau ngejek ya"


"Gak lah "


"Besok aku jemput ya?"


"what??" dia aja suka terlambat kalo jemput aku yang ada jadi tambah terlambat


imah membalas


"Gak perlu makasih"


"Beneran deh, tunggu besok aku jemput"


"Aku bilang gak usah ted"


namun teddy tidak membalasnya lagi imah pun tertidur


Keesokan paginya*


"Mah mah buruan turun!!* eli tergesa-gesa berbicara setelah naik tangga


"Kenapa el, aku msih nyiapin buku nih" imah menjawab namun tangan nya masih sibuk memilih buku lalu memasukan ke dalam tas


"Mah kamu ganti cowok ya, mana sih pajak baru jadian" menjulurkan telapak tangannya kepada imah


"Sembarangan aja kalo ngomong udah sana turun fahri nungguin tuh dibawah"


"Gak mah, itu bukan fahri tadinya juga aku nyangka itu fahri pas aku turun ternyata anak SMP"

__ADS_1


"Haa seriusan?" mata imah terbelalak


Dia pun segera berlari ke teras atas untuk memastikannya


"What??" imah kaget ternyata dugaannya benar


Teddy yang menyadari imah melihatnya dari atas pun melambaikan tangan lalu tersenyum


Imah pun membalas senyumannya dan segera turun


"Ciee udah bisa move on,, Lagi berbunga-bunga tuh hatinya" ledek eli


Namun imah tak menghiraukannya dan dia langsung memakai sepatu


"Kepala kamu gak kejedot sesuatu kan? " tanya imah sambil melirik sinis lalu melipat tangan ke depan dada


"Haa kenapa? emang jidat aku benjol ya" teddy nampak kebingungan


"Gak, cuma aneh aja sih" jawab imah memutar bola matanya


"Aneh kenapa ih, cepetan naik nanti telat lagi"


"Biasanya kamu tuh selalu datang yg terakhir di kelas kita, ini tumbenan pagi datangnya" jawab imah sambil menduduki motor


"Iyadong, Perjuangan itu juga butuh pengorbanan"


"Hah maksud kamu apaan?"


"Hehehe gak papa deh, pegangan ya ntar jatuh"


Teddy pun menjalankan motornya menuju sekolah


Namun imah minta di berentikan di belakang sekolah,


"Iya aku males lewat depan, lebih cepet lewat sini" menunjuk jalan pintas yang sempit tidak bisa di lalui motor


"Yaudah deh, aku parkir motor didepan ya, tungguin aku dikelas"


"Yayaya yaudah sana gih"


"Duh untung aja gada yang liat, kalo ada yang liat pasti banyak yang ledekin nih" gumam imah dalam hati


teman-teman di kelas merasa heran kenapa teddy masuk kelas sangat awal, biasanya datang paling akhir


Banyak yang nanyain namun jawaban teddy tetap sama "Gak papa"


Di jam pertama adalah pelajaran bahasa inggris dan imah nampak kebingungan di salah satu soal yang guru berikan, Saat ingin bertanya guru sudah keluar karena harus menggantikan guru di SMK, jadi ibu guru hanya datang memberikan soal


Teddy yang melihat imah kebingungan pun mendatanginya


"Kenapa?"


"Ha?? " imah malah tecengang melihat teddy di depannya wajahnya begitu dekat dengan imah


"Ini " tunjuk imah di salah satu soal


"Ohh ini" dengan lantang teddy mentranslite soal tersebut ke bahasa indonesia


teman-teman sekelas pun tercengang

__ADS_1


Ternyata teddy pandai berbahasa inggris


"Thank you"


"No Problem Honey" jawab teddy


Imah pun tersipu malu di buat oleh teddy


"Hayo, suka kan lo sama dia" rosa menyenggol bahu imah


"Ih apaan sih ros" imah pura-pura sibuk menulis


"Ngaku, itu liat muka kamu sampe merah kek tomat"


"Hah seriusan? kaca mana kaca???" imah menggledah tas pensil milik rosa yang selalu lengkap alat dandanya


"Ko bisa gini ya??" imah menatap wajahnya di cermin


"Hahahaha udah deh ngaku, btw tadi pagi aku liat loh walaupun cuma sekilas aku tau itu pasti kamu yang di bonceng sama....."


Belum saja rosa selsai berbicara mulutnya langsung di tutup oleh tangan imah


"Usttt diam"


Rosa pun hanya mengangguk karena mulutnya di tutupi oleh imah


"Udah jadian? " tanya rosa saat tangan imah sudah terlepas


"Sembarangan!! ya enggak lah"


"Aku kan tanya udah apa belom, ko enggak!"


"Iyalah, gak bakal jadian" jawab imah sinis


"Yakinn??"


"Ya, yakin"


"taruhan berani gak"


"Gak ah males, brisik banget sih kamu"


Imah pun berpindah ke bangku belakang agar bisa menyelesaikan soalnya


Saat sedang asik menjawab soal, tiba-tiba teddy datang


"Udah selesai?"


"Wuuh bikin kaget aja, sana sana.."


"Mau aku bantu lagi gak??" tanya teddy sambil menaikan satu alisnya


"Gak sana ahh jauh" imah mendorong teddy yang duduk di bangku sebelahnya


Teman sekelas sudah tau dari awal bahwa teddy sedang mengejar imah terutama anak cowok nya


Mereka tertawa melihat teddy yang gagal pendekatan dengan imah


Dengan kesal teddy pun berpindah ke bangku nya kembali

__ADS_1


"Pepet terus ted" ujar zidan


"Pasti!!" jawab teddy dengan yakin


__ADS_2