Janda Dibawah Umur

Janda Dibawah Umur
Eps 18. Menyesal


__ADS_3

Imah terbangun dari tidurnya dengan mata yang sembab dan bengkak


Imah langsung mencari hp nya untuk melihat apa ada chat dari Tandri


Dan ternyata tidak ada..


"Sabar mah, masa muda mu masih panjang kamu harus bangkit dan jangan begini terus-terusan"


Imah berbicara sendiri dan menyemangati dirinya sendiri


Saat ia bergegas ingin mandi tiba-tiba ada notif chat masuk imah pun mengambil hpnya ternyata Tandri yang mengchatnya


"Selamat pagi mah, pasti kamu lagi siap-siap berangkat sekolah ya, jangan nakal ya di sekolah"


"Maaf ya aku belum bisa tepati janji aku ke kamu, tapi aku usahain balik kesana kalo aku sukses biar bisa bahagiain kamu"


"Tolong jangan benci aku, aku begini di paksa dengan keadaan"


"Dan kamu jika ingin mencari kebahagiaan lain silahkan karena aku tidak bisa membahagiakan kamu lagi sebab jarak memisahkan kita"


"Maaf atas segala kesalahan yang ku buat, aku mencintaimu, ku harap kau selalu bahagia"


Imah pun kembali menangis setelah banyak air mata yang ia buang hanya sia-sia, lelakinya tidak mudah untuk kembali


Imah pun kembali ke tempat tidurnya menangis dan berteriak namun wajahnya di tutupi oleh bantal.


Tidak ada gairah untuk kembali sekolah, semangat telah patah, kini hanya tertinggal kehancuran


Imah memutuskan untuk tidak masuk sekolah hari ini karena matanya yang semakin bengkak dan merah ia malu untuk pergi kesekolah dengan keadaan seperti itu


"Aku menyesal sudah mengenal kamu"


"Aku menyesal sudah mencintaimu"


"Aku menyesal sudah mempercayai kamu"


"Aku menyesali semuanya"


"Mamah maafkan anakmu ini"


"Maafkan aku mah yang telah menghancurkan perasaanmu dengan tingkah laku ku"


"Ayah aku merindukanmu yah"


"Mengapa tidak ada lelaki seperti ayah yang mencintai dan menyayangiku setulus hati"


"Ayah peluk aku sebentar saja walau dalam mimpi"


karena terlalu lelah menangis imah pun tertidur...


Marina yang melihat sahabatnya tidak masuk sekolah ia pun khawatir ingin menjenguknya setelah pulang sekolah namun ia harus menyelesaikan tugas kelompok di rumah temannya..


"Imah kenapa ya, di hubungin susah banget"


"sebaiknya nanti aku mampir saja kerumah nya saat pulang kerja kelompok"


Saat sore hari imah sudah terbangun namun ia tidak ingin bangun dari tempat tidur, kepalanya terasa sangat sakit hingga susah untuk terbangun


"Permisi tante,, imahnya ada di rumah?"


"Iya ada mar, masuk aja tuh dia di kamarnya seharian gak keluar ga enak badan kali" jawab tante Masti


"Oh iya tan saya permisi ya naik ke atas"


"Iya naik aja silahkan"

__ADS_1


marina pun naik ke atas menuju kamar imah


"Mah..." panggil marina menengok ke dalam kamar


"Eh mar, masuk sini" jawab eli


"dia tertidur kah" bisik marina sambil melangkah ke dalam kamar


"Gak tau tapi dari tadi aku ajak ngomong gak nyahut, gak mau keluar dari dalam selimut"


"Hah ko bisa gitu, tidur kali dia"


"Kayanya sih enggak tidur, dah sana ajak dia ngobrol"


"Oke, kamu mau kemana?? "


"Aku mau jalan dulu bareng doi bye"


Marina pun duduk di tepi ranjang imah


"Mah,, udah ya jangan begini terus,, maafin aku ya mah"


"Emang kenapa kamu minta maaf"


"Maaf aku gak kasih tau kamu soal Tandri"


"Yaudah lah mar gak usah bahas dia lagi"


"Kamu pasti kecewa banget ya mah"


"Gak biasa aja kok"


"Yaudah dong udah galaunya masih banyak tau kakak kelas yang ngincar kamu"


"Gimana kalo malam ini kita jalan-jalan"


"Gak ah males"


"Ayuk ahh kita ke bazar buku banyak novel terbaru loh"


"Males keluar ah"


"Ayuk mah,,, udah mandi sana aku tungguin"


Marina menarik tangan imah dan mendorongnya ke luar kamar untuk segera mandi


Marina adalah sahabat terbaik imah, hanya dia yang bisa menghiburnya soal galau percintaan atau galau soal mau ujian


"Kasian banget imah baru juga pacaran udah jadi korban PHP " gumam marina menuju ke ranjang


dan ternyata eli mendengar ucapan marina


"Hah barusan kamu ngomong apa mar"


"emm gak kok gak ada ngomong apa-apa"


"Udah jujur,,, imah putusan ya sama pacarnya"


"Shutt jangan di bahas nanti dia denger"


"Gara-gara apa mar, pasti pacarnya tergoda sama cewek-cewek yang lebih dewasa ya" bisik eli kepada marina


"ih sembarangan kamu el, pacarnya pulang kampung gak balik-balik lagi"


"Ohh,, kasian ya imah padahal baru beberapa bulan pacaran"

__ADS_1


"Iya tuh, semoga aja kedepannya dapat yang serius"


"Apanya yang serius" tanya imah masuk kamar baru selesai mandi dengan handuk yang melilit setengah badannya dan handuk kecil di kepalanya


"Nyambung aja lo mah, kepo" jawab eli lalu ia pergi keluar kamar


"Apaan sih gak jelas"


"Udah deh mbaknya mending pake baju dulu daripada molorot ntar tu handuk"


Brakk eli menutup pintu ..


"Wuu dasar eli gak jelas "


"Udah ah brantem mulu kaya tom n jerry, cepetan pake baju sana"


"Iya bawell... "


Marina memang sahabat imah yang paling bawel, namun demi kebaikan jika imah berbuat kesalahan ia selalu menceramahinya apalagi jika imah tidak ingin sekolah wahh,, sepanjang jalan gak ada abisnya ceramah yang marina berikan kepada imah, mereka berdua sudah seperti saudara namun tak sedarah


Sepulang dari pasar imah nampak ceria seperti biasanya, marina pun ikut senang melihat sahabatnya kembali menjadi gadis ceria lagi


"Tumben banget kamu baik beliin aku novel mar"


"Ya gak apa lah sekali-sekali daripada kamu terus yang beliin barang-barang couple kita"


Setiap imah pulang ke rumah orang tuanya ia suka ke pasar malam membeli pernak pernik atau aksesoris couple untuknya dan marina


"Iya sih mana gantungan kunci yang kemarin aku beliin pasti di simpan doang gak di pake ya" tanya imah lalu cemberut


"Ihh sembarang liat nih" marina melangkah lebih cepat dari imah untuk berada didepan lalu ia goyang-goyangkan tasnya


Terlihat boneka doraemon dengan lonceng di lehernya


krincing krincing krincing...


bunyi dari lonceng itu


"Awas loh kalo di ilangin kita putus sahabatan"


"Ya gak bakal ilang lah, bakal aku jaga sekecil apapun barang pemberian dari sahabat ku yang suka ngambekan ini"


"Dihh daripada kamu bawelnya sedunia" imah berlari meninggalkan marina


"Sembarangan kalo ngomong yaa " marina pun mengejar imah dengan berlari kecil


mereka memang selalu berjalan kaki berdua, ke sekolah, ke bazar, jalan-jalan .. karena tempat yang mereka tuju tidak jauh-jauh hanya sekitaran 20 menit tempat paling jauh


Sesampainya di depan rumah imah


"Mah aku duluan yah"


"Loh gak mampir mar tumben deh"


"Hehe maaf ya ibu aku udah nelpon dari tadi sebenarnya aku udah seharian gak pulang"


"Hah kemana aja mar? kamu pacaran ya"


"Ih gak mah tadi pulang sekolah kerja kelompok abis tu ke rumah kamu deh"


"Hah" imah nampak bingung tak biasanya sahabatnya itu seharian tidak di rumah


"bye aku pulang dulu ya"


note: jangan percaya cinta, dan jangan sampai cinta membuatmu buta, apalagi buat kalian yang masih sekolah tolong bedakan mana cinta dan nafsu, wahai wanita muda jangan terbawa hawa nafsu yang menghancurkan mu, jadi lelaki jika tak perjaka tidak membekas, tapi wanita tidak perawan sudah pasti berbekas, bijaklah dalam memilih lelaki

__ADS_1


__ADS_2