
Sudah jam 8malam imah tidak ada memberi kabar kepada Tandri, padahal saat akan berpisah tadi sore Tandri sudah mengingatkan imah untuk mengabarinya saat sampai di rumah
Drett drett drett
hp Tandri bergetar ternyata ada yang menelpon
"Hallo"
"Iyakah, makasih bro"
Tandri segera mengambil kunci motor dan berlari ke keluar lalu ia melajukan motornya ke suatu tempat
Lima menit kemudian Tandri sudah sampai di tempat tujuannya
"Permisi, asalamualaikum"
Tidak ada yang menjawab karena sudah khawatir Tandri pun membuka pagar ternyata tidak terkunci
Tok tok tok
"Asalamualaikum"
"Permisi"
"Walaikumsalam, sebentar"
"Nyari siapa ya"
"Em anu.."
"Oh aku tau pasti kamu cowoknya imah ya masuk aja duduk silahkan"
"Eh kok kakak tau ya?"
"Udah duduk aja sebentar ya aku panggil imah nya"
Helni pun ke kamar untuk memanggil imah
"Mah ada cowok kamu tuh di depan"
"Jangan becanda kak, orang lagi sakit dibecandain, gak lucu tau"
"Ya ampun serius mah, coba aja tu liat siapa yang duduk di ruang tamu"
"Bener kak seriusan"
"Iya beneran, udah sana datangin"
"emm kakak" imah merentangkan tangannya meminta bantuan untuk berdiri
"Apaan sih manja banget kamu mah"
Helni pun membantu imah berdiri dan menggandengnya ke ruang tamu
"Eh mah kamu gak papa? apanya yang luka?" Tandri membantu imah berduduk
"Emm aku gak papa ko cuma lecet dikit doang"
"Iya lecet dikit tapi manjanya setengah mati" celoteh helni
"Ah kakak apaan sih udah sana sana aku malu tau"
"Kamu udah minum obat mah, nih aku bawain kamu obat dari apotek anti biotik"
"Kamu kok gak ada kabarin aku mah"
"Eh maaf tan hp aku tadi kabanting terus abis batre juga"
"Btw kamu tau dari mana aku sakit"
"Barusan aku dapat kabar dari wely dia di kasih tau adeknya, aku langsung kesini pas dapat telpon dari dia"
"Ko bisa sih mah, siapa sih yang nyerempet kamu kurang ajar banget tuh orang"
__ADS_1
"Aku gak tau juga tan orangnya bawa motor kenceng banget"
"Duh mana besok tampil lagi, kamu gimana dong mah, apa aku cariin ganti kamu aja"
"Eh jangan gak papa ko, ini kan baru aja jadi masih rada sakit mungkin abis minum obat agak enakan"
"Yaudah minum obat ya kamu, abis itu istirahat besok tunggu aku aja berangkatnya"
"Iya iya kamu juga istirahat ya abis ini"
"Iya mah lain kali hati-hati ya, aku pamit dulu"
"Iya tan kamu juga hati-hati, makasih obatnya"
Setelah Tandri pulang imah mencoba berdiri sendiri untuk kembali ke kamar, dengan menahan sakit akhirnya imah tiba di kamar
"Wihh hebat abis ketemu doi langsung bisa jalan sendiri"
"Apaan sih kakak ni"
"Mah ini tante bawain tukang urut, takut kamu keseleo abis jatuh urut dulu ya"
"Aa gak mau tan, gak berani sakitt"
"Udah gak apa-apa ada tante ko, silahkan nek ini orangnya"
"Aduh ndo, kamu pasti susah jalan ini sampe bengkak begini, kalo cuma luka aja kamu msih bisa jalan ini pasti keseleo"
"Ampun nek gak mau di urut, sakit..."
"Ahahahaa" helni yang melihat imah histeris ketakutan pun usil untuk merekam momen itu
"Helni gak boleh gitu, adeknya lagi sakit kok malah di ketawain"
"Hehe maaf bu"
"Tahan ya ini sakitnya cuma bentar doang pas di urut abis itu pasti enakan ko"
"Huaaa ibu tolong aku,, ampun... sakit sakali huhuhu" imah pun menangis
"Udah nek gak mau, sakit nek"
"sedikit lagi ndo, sabar ya"
"tante tolongin huh huh huhh"
Helni yang duduk di pojokan sambil merekam itu pun cekikikan sendiri
"Nahh udah selesai,, coba kamu tekuk kaki kamu ndo pasti sudah tidak sakit lagi"
Imah mencoba menekuk kaki nya
"Masih sakit nek, tapi gak sesakit tadi"
"Ya sabar dong mah gak mungkin langsung sembuh, abis ini minum obat ya baru istirahat"
"Iya tan makasih ya"
Helni pun membawakan air putih untuk imah minum obat,
"Nih cepetan minum obat"
"Pait kak gak mau"
"Eh btw aku punya film bagus lo"
Saat imah melihatnya
"Aa kak helni jahat hapus gak"
"ett minum obat dulu"
"Iya iya aku minum obat, tapi awas kalo gak di hapus ya"
__ADS_1
Saat sudah minum obat helni pun kabur ke kamar eli,
"Kakak,, jahat banget sih bohongin aku,kalo aja aku bisa jalan kaya biasanya pasti aku kejar"
Karena imah merasa lelah ia pun tertidur lelap
"Mah mah bangun tuh ada Tandri jemput kamu"
"Ah udah jam berapa ka"
"udah jam7"
"ah mampus acara jam setengah 8"
imah bersiap-siap hingga tidak merasa sakit pada kakinya lagi.
"yuk tan buruan ntar kamu telat"
"Santai mah, baru juga jam 7 kurang"
"Hah seriusan, tadi kamu jemput aku jam berapa"
"Emm sekitar jam 6lewat tapi kamu masih tidur"
"Huhh kirain kita bakal terlambat yuk berangkat"
imah berlari kecil ke depan pagar
"Eh eh mah kamu jangan lari"
"hah kenapa tand"
"Kan kaki kamu sakit"
"Eh iya ya"
imah pun menggerak-gerakkan kakinya
"udah gak sakit lagi ko"
"Hah yang bener, ko bisa sih bukannya kemaren kamu susah jalan"
"Iya tadi malan aku di suruh urut sama tante aku"
"Oh gitu, yaudah syukur deh"
"Iya buruan ah yuk berangkat"
Seluruh siswa siswi di panggil maju satu persatu untuk mengambil Surat kelulusan, dan piagam dari sekolah
"Setelah ini kita akan menampilkan drama romeo dan juliet"
Semua pun bersorak gembira karena drama ini di perani oleh Tandri cowok nomor satu di sekolah ini
"Juliet bangunlah,, aku tidak rela kehilanganmu jika kamu tidak bangun juga aku akan menyusulmu, akhirnya romeo pun munusuk dirinya sendiri untuk menyusul kekasihnya"
Hingga kini cinta mereka pun kekal abadi karena mereka berjanji sehidup semati bersama , Tamat
Seluruh peserta drama pun berbaris dan bejabatan tangan lalu membungkuk sebagai tanda terimakasih
Semuanya pun bertepuk tangan, ada yang sampai menangis karena terharu
Sangat banyak lelaki yang terpesona oleh kecantikan imah,
Dan sangat banyak pula wanita yang menyukai Tandri
Saat akan turun tangga imah tidak sengaja menginjak gaun nya hingga iya terjatuh, untung saja ada Tandri yang langsung menyambutnya
Seluruh siswa siswi dan para guru yang menyaksikan nya pun terkejut
"Wah ternyata kisah cinta mereka tidak hanya di atas panggung" ucap salah satu siswa
hingga banyak yang memberikan mereka bunga mawar, saat ada salah satu lelaki yang memberikan imah buket bunga pun Tandri marah dan langsung membuang nya
__ADS_1
Tandri langsung menarik imah belakang panggung