
"Kemana aja,, kenapa tidak datang mencari bapak di saat mendapat masalah sebesar ini"
"Maafin imah pak, imah malu.. pikiran imah sangat berantakan imah gak tau mau menceritakan semua ini kepada siapa" mata imah mulai berkaca-kaca sepertinya air matanya sudah tidak terbendung lagi
"Udah jangan nangis,, duduk sini" pak sopian merangkul imah yang hanya setinggi keteknya
mereka duduk di ruang tunggu kantor
"Minum dulu baru cerita" pak sopian memberikan sebotol air mineral
imah langsung meminumnya setelah itu dia langsung menangis
"Loh kok nangiss... "
"bapak... imah pernah bilang kan bahwa bapak itu sangat persis mirip almarhum bapak imah sewaktu beliau sakit sangat kurus seperti bapak sekarang... melihat bapak seperti ini imah merasa seperti sedang di perhatikan oleh almarhum bapak imah sendiri" hik hiks
"Sudah jangan nangis imah memang sudah seperti anak bapak sendiri..."
"Andai saja bapak imah masih hidup apakah dia marah melihat imah yang sekarang atau dia sangat baik hingga menanyakan keadaan imah sekarang.. betapa hancurnya imah tanpa kasih sayang seorang bapak.. imah malu pak.. malu sama almarhum bapak yang sudah di syurga menanggung beban dosa yang imah buat di dunia ini" huaaa maafkan imah pak
"Sudah,,, sudahh jangan menangis sekencang itu ntar di kira orang bapak nyulik kamu lagi,, ya kali mentang-mentang bapak gak punya anak malah nyulik murid sendiri udah gitu anaknya cengeng banget lagi"
"Ehh bapak... imah beneran sedih loh ini gak mau becanda"
"iyaiyaa... jadi gimana.. dia mau tanggung jawab??
"Iya sih,sebenarnya kamu sudah nikah dia mau tanggung jawab atas anak ini pak.."
"Alhamdulillah,, semoga saja dia mau bertanggung jawab sepenuhnya sama imah"
"Gak pak.. gak sepenuhnya"
"Loh maksud imah gimana toh kok gak sepenuhnya"
"Jadi begini pak.. kami menikah diam-diam hanya keluarga imah yang tahu sedangkan keluarga dia satupun tidak ada yang tahu.. ibunya masih ingin dia bersekolah sampai sukses... karena ibunya gak mau anaknya tidak jadi apa-apa nantinya
"Lah terus kamu gimana.. enak sekali dia bisa sukses menikmati masa sekolah sedangkan kamu hanya diam di rumah bahkan datang ke sekolah saja seperti tikus yang bersembunyi dari kucing"
"Entahlah pak.. ibunya malu jika anaknya tidak sukses karena semua sepupunya om nya orang sukses ada yang jadi dokter, ada yang jadi polisi, bakwan ada yang jadi tentara"
"Bagaimana anaknya mau sukses sedangkan kelakuan nya saja sangat bejat seperti itu"
"imah gak tau lah pak intinya imah bisa lulus smp saja imah sudah bersyukur"
"Imah 3tahun lagi datang temui bapak biar bapak urus kamu ikut paket C..
belum selesai pak sopian berbicara ibu teddy datang menjemput imah
__ADS_1
"Yasudah lah pak. imah tidak berpikiran sejauh itu intinya imah ingin melahirkan anak ini itu urusan kedepan belum terpikir oleh imah..
imah pamit pulang ya pak.." imah kembali salim kepada pak sopian
"Datang kerumah nak,, cari bapak jika kamu tidak ada tempat bercerita berkeluh kesah atas derita yang kamu alami"
"iyaa pak insya allah"
"Kamu wanita yang cerdas kamu wanita yang kuat sabar ya untuk menjalani ujian ini "
imah hanya melambaikan tangan sambil berjalan menutu mertuanya di depan pagar kantor
"Gimana hari terakhir ujian??" tanya ibu teddy kepada imah
"Yah begitulah bu, namanya juga banyak ketinggalan pelajaran jadi banyak yang gak ngerti apa lagi soal matematika dan bahasa inggris aduhh pusing... "
"Iyaa teddy aja pulang sekolah mukanya asem banget pasti abis kepusingan jawab soal ujian"
"Oiya hari ini mau makan apa ibu traktir "
"Gak bu, imah mau langsung pulang aja mau istirahat udah pusing banget dari tadi"
"Loh jadi gak mau mampir ke rumah dulu nih"
"Emm gak deh kayanya,,,"
"Yakin apa gak kangen sama teddy??
"Hehee kalo dia kangen ya tinggal datang aja kerumah bu,, sesekali nginep kan ujian udah selesai"
"Iyatuh teddy heran juga ibu, di suruh nginep di sana banyak alesan banget, ya malu lah, ya capek lah "
"Emang gak niat mau kerumah kali bu dianya.. masih pengen bebas ngumpul bareng temen" sindir imah yang sudah semakin kesel dengar tentang teddy
"Yaa lusa lah,, ibu paksain dia tidur disana temenin kamu"
"Ya bagus deh bu,, lusa juga jadwal imah kontrol kandungan,, jadi biar teddy sekalian anter"
"Ohh iya? nanti ibu kasih uangnya ya buat kontrol kandungan kamu"
Yaa seperti itulah percakapan imah bersama mertuanya di jalan menuju pulang
***
Akhirnya lusa yang di tentukan ibu teddy tiba
Sedari pagi imah sudah menunggu bersiap untuk USG hingga waktu jam makan siang teddy tak kunjung datang,,
__ADS_1
Imah terus menghubungi teddy namun Wa nya tidak aktif
"Niat anter gak sih ini orang bikin aku kelaperan aja dari pagi di tunggu sampe jam makan siang gak ada datang juga" imah menggrutu sambil menyuap nasi dan masakan ibunya
"Kalo lagi di depan makanan gak boleh marah-marah,, itu tandanya tidak bersyukur" kata ibu imah
"Imah bukan gak bersyukur bu, imah sangat bersyukur banget malah bisa makan masakan ibu setiap hari, tapi imah bete bu,, dari pagi nungguin dia gak dateng juga"
"Mungkin masih sibuk bantu orang tua nya mah,, sabar bisa jadi dia sore baru datang atau bahkan malam.. tungguin aja dulu"
"Hah sejak kapan teddy bisa bantu orang tua nya bu, mustahil secara gitu dia anaknya manjanya nauzubilah banget"
"Husst gak boleh ngomong gitu"
"Bener bu, tau gak kerjaan dia di rumah siang tidur malam bgadang main game sampe subuh bangun cuma makan doang udah gitu aja kerjaan dia setiap hari"
"Sudah, sudah kalo dia gak dateng juga telpon mba kamu aja besok minta anterin"
"Kasian ah bu, mba windy kan punya baby pasti dia kecapekan ngurus anak ngurus rumah, gak usah ngerepotin dia deh"
"Jadi masih berharap teddy yang anterin nih"
"Ya mau gimana lagi bu, biar dia sekalian liat anaknya di dalam perut ini, biar tau perkembangannya juga"
"Yasudah habis makan istirahat aja dulu di kamar, coba deh tanyain mertua kamu kapan teddy datang"
"Iyaa bu..."
imah pun mencoba menghubungi mertuanya
"Ibu teddy kapan datang kesini anterin imah periksa??" terkirim
"Iya sabar ya, teddy udah siap-siap mau pergi tadi waktu ibu mau berangkat" balas ibu teddy
"Okedeh bu, makasih"
Hingga malam tiba teddy tidak juga datang imah sampai ketiduran di ruang tamu saat menunggu teddy
"Imah,,, bangun sudah malam banget nak,,ayo tidur di kamar" kata ibu
"Emhh iya bu,, udah jam berapa ini?" imah berbangun dan mencari hp nya . terlihat di layar hp sudah jam 21.49
"Ya ampun lama banget imah ketiduran.. terus teddy mana bu udah pulang ya?"
"Gak ada teddy .. dia gak datang nak"
"Dasar pembohong aku benci pembohong"
__ADS_1
Dengan hendakan kaki yang keras imah berjalan menuju kamarnya