
Di rumah, Eli sedang curhat kepada Imah tentang pacarnya tetapi Imah tidak terlalu menanggapi nya karena dia bosan mendengar tentang fahri yang setiap hari di bahas oleh Eli saat bersantai di dalam kamar, (Fahri pacar nya Eli)
"Apaan sih lu mah, di ajak curhat malah sibuk main hp" ucap Eli kesal karna tak di hiraukan oleh Imah
"Capek aku li tiap hari fahri, fahri, fahri, fahri terus yang kamu omongin" Imah beranjak pergi keluar kamar dan menuju ruang tamu
Eli yang melihat Imah keluar kamar pun segera bangkit dari tempat tidur dan menyusul Imah
"Eh mau kemana mah, mau malam mingguan yaa"
"Kaya gak tau Imah aja kan selama 2tahun tinggal disini gak pernah di apelin cowok" ucap Helni sepupu Imah
Eli yang mendengar itu pun tertawa dan di susul tawa kak Helni yang lebih keras dari Eli
"Ledek terus,,,, bahagia kan kalian liat aku terpojokan " ucap Imah memanyunkan bibirnya terlihat kesal
"Dih ngambek ya mah,, kamu juga tumben li ga di apelin pacarmu" tanya Kak Helni
"Yoo... bilang siapa?? tuh dengar " kebetulan fahri baru saja datang dan terdengar suara motornya di depan rumah
Melihat fahri yang muncul di pintu Helni berkata
"Panjang umur.. baru juga di tanyain udah datang orangnya"
"Eh lagi pada ngomongin aku ya ka? tanya fahri
"Ga ko kebetulan doang, duduk gih
"Saya mau izin kak mau bawa Eli jalan-jalan "
"Kemana? pulangnya kek biasa ya jangan telat "
Eli hanya di perbolehkan jalan sampai jam 10 malam saja dan itu memang peraturan untuk anak sekolah di rumah paman Zack
"Yaudah ka aku jalan dulu ya, Dadah Imah jomblo ngenes "
"Yee biarin daripada pacaran mulu ntar sekolah gak fokus" Imah yang kesal hendak melempar bantal sofa ke arah Eli namun Eli tertawa sambil berlari ke arah pintu " Huu gak kena blee " ledek Eli menjulurkan lidahnya
Helni yang melihat itupun bergeleng kepala dan tertawa mereka berdua memang jarang akur selalu saja berantem
Hp Imah sedari tadi berbunyi terus menerus ada nomor tidak dikenal yang terus mencoba menelpon Imah, Imah yang berasa risih pun mengangkatnya
"Hallo??
"Ini Imah ya" terdengar suara cowok yang berbicara
"Iya ini siapa ya " Imah nampak kebingungan
"Ini aku, Tandri ...
Imah sempat melamun beberapa saat memikirkan siapa yang memberikan nomor Imah kepada Tandri
"Halo, Halloo... Tandri merasa tidak ada respon dari Imah
__ADS_1
"Ehh iya halo, kenapa ya kak?
"Malam ini kamu kemana? ada acara gak?
"Emm gak ada sih di rumah doang "
"Mau gak ikut aku kita ke cafe"
"Hmmm " Imah sedang berpikir tidak mau ikut, tapi bentar lagi pacar ka Helni datang pasti bakal jadi obat nyamuk,, yaudah deh ikut aja
"Haloo... mau ikut apa gak nih? ucap Tandri memastikan
"Cafe dimana ya kak? soalnya males jalan jauh
"Dekat doang ko,,
" Ya di mana??
"Dekat sekolah kita, kan dekat dengan rumah kamu, ucap Tandri keceplosan
"Haa?? kakak tau rumah aku, tau dari mana?
"Udah deh bahas nanti aja, aku jemput sekarang kamu siap-siap yaa.
Tandri pun melajukan motornya ke arah rumah Imah, sedangkan Imah masuk ke kamar berganti baju yang lebih sopan karena Imah selalu berpakaian terbuka saat di rumah apalagi saat ingin tidur.
Ting, notif chat masuk (Aku tunggu di depan pagar rumah kamu ya)
Imah pun segera keluar kamar
"Tumben rapi malam-malam mau ketemuan ya" tegur Helni
"Gak kok jalan sama teman doang kak, boleh kan??
"Jalan gih sana kasian jomblo bosan di rumah mulu" ledek Helni
"Resek ahh, yaudah aku pamit ya ka"
Imah berlari kecil mendatangi Tandri yang berada diluar pagar
"Tenang aja neng abang gak akan kabur kok gak usah buru-buru " canda Tandri
"Idih pd banget abang ojek satu ini " balas Imah dengan meledek Tandri
"Ohh jadi aku di anggap tukang ojek nih, yaudah nanti kalo udah nyampe bayar yaa
"Tenang aku bawa uang ko"
"Ojek satu ini berbeda loh gak di bayar pake uang
"Dihh apaan awas lo ya kalo macam-macam
"baper banget mah kan cuma becanda, yuk ah jalan
__ADS_1
5menit kemudian sampai ke cafe mereka pun memesan minuman dan cemilan
"Oh iya kak Tandri dapat dari mana nomor aku"
"Hayo tebak aku dapat dari mana
"Pasti dapat dari Marina ya sampe tau rumahku segala"
"Yap bener, pintar deh.
"Kapan kemaren yaa?
"Gak kok udah lama, pas aku traktir kalian di kantin"
"Ohh jadi waktu kak Tandri manggil marina minta nomor aku ya"
"Hehee iya, abis mau minta langsung sama orang nya ga berani
"Ha kenapa?? tanya Imah merasa heran
"Kamu galak bener sih hahahahaa
Imah yang sedang minum tersedak karena di bilang galak sama Tandri langsung saja iya memukuli paha Tandri yang duduk di samping nya
"Ih kakak apaan sih
"Kamu lucu deh kalo marah mah, makanya aku suka
"Haah?? Gak salah denger nih aku gumam Imah
"gak papa kok, oiya jangan panggil kakak dong, panggil aja Tandri
"Oh yaudah, jawab Imah
"Abis ini mau kemana lagi mah?
"Kaya nya pulang aja deh
"Oh iya kamu kan dapat nomor aku hari senin kok baru hubungin aku sekarang?tanya Imah merasa heran
"Hehee sengaja nyari waktu yang pas
"Bisa aja kamu tan .
Selesai nongkrong pun Tandri mengantar Imah pulang,
"Aku langsung ya mah, mau latihan band sama teman-teman aku
"Ohh yaudah silahkan, makasih ya
Hemm udah mulai dekat nih, kira-kira kapan ya jadiannya .. baca terus yaa sampe eps seterusnya
jangan lupa like coment ya kak , makasihh
__ADS_1