
Seperti hari libur biasa jika liburnya lebih dari satu hari imah akan pulang ke rumah mamahnya.
Saat sinar matahari sudah mengintip di balik gorden jendela imah terbangun karena merasa silau..
Imah duduk beberapa saat di ranjangnya untuk mengumpulkan nyawa yang masih di alam mimpi..
setelah itu imah merapikan tempat tidur lalu mengambil handuk untuk mandi...
saat di turun tangga imah berselisih dengan helni
"Mah tolong dong bangunin eli, ada fahri tuh ngajak jogging di bawah"
"Aduhh kak aku buru-buru nih sakit perut.. lagian kakak udah terlanjur naik tangga terusin aja"
"Ihh dasar kamu ya"
"Oiya kak ada orang gak di kamar mandi??"
"Ada tetangga pada ngantri di kamar mandi kita"
"Hah seriusan kak. ko bisa?"
imah turun beberapa tangga lalu melihat ke arah kamar mandi ternyata tidak ada siapa pun dan pintunya terbuka sedikit...
"Ihhh dasar pacarnya kak deny nyebelin....."
"Ada apa mah. pagi-pagi udah teriak"
"Kak helni tuh tan ngebohongin aku, masaiya dia bilang banyak tetangga ngantri di kamar mandi"
"Hahaha kamu ada-ada mah. ya ngapain kamu percaya omongin helni, kan gak masuk akal"
"Iyasih ngapain juga ya tetangga pada ngantri kan punya kamar mandi masing-masing di rumah"
"Yasudah kamu cepetan mandi, tuh ada susu di atas meja masih anget, abis itu tolong ya masakin sarapan buat orang rumah. tante mau belanja ke pasar dulu"
"Siap tan makasih..."
Imah sudah terbiasa masak di rumah itu, ia di ajarkan masak oleh anak pertama paman zack bernama Priska .. kak priska jarang di rumah karena sibuk bekerja.
imah segera menyelesaikan mandinya dan naik ke atas untuk memakai baju..
Saat masuk kamar malah melihat kak helni sedang memijat eli
"kenapa el, datang bulan ya"
__ADS_1
"Hmm" jawab eli. eli mempunyai penyakit jika datang bulan ia selalu demam dan muntah-muntah
"pucat banget.. terus fahri gimana tuh nungging kamu di bawah"
"Udah dia chat suruh beliin obat kaya biasanya" jawab helni
"Ohh ya bagus lah ada pacar yang bisa di andalin"
"Sarapan dulu baru minum obat, aku turun dulu ya buatin nasgor spesial"
Imah memakai baju daster andalannya dengan handuk masih di kepala ia siap membuat sarapan
"Kak helni sarapan di rumah atau di luar?"
"Di rumah aja mah kasian eli gada yang nemenin kan kamu mau pulang"
"Ok deh ka.."
Imah pun menyiapkan sarapan untuk semua orang yang ada di rumah, sambil memasak imah selalu mendengarkan lagu india ia pun ikut melantunkan lirik-lirik lagu.. beberapa saat
imah meneguk susu buatan tantenya
Setelah 30menit masakannya selesai tinggal menyajikannya ke atas meja makan, saat sedang asik menyajikan makanan fahri datang membawa obat untuk eli,
"Naik aja ke atas, kayanya eli lemes banget deh gabisa turun tangga"
"Di atas juga ada kak helni kok"
"Yaudah aku ke atas ya"
"Oh iya tolong bawain ini sekalian ya" imah memberikan nampan berisi teh hangat dan nasi goreng buatannya dengan telur ceplok setengah mateng favorit eli
"Ini kamu yang bikin mah?" fahri nampak tak percaya melihat gadis semuda imah sudah mahir memasak
"Iyalah aku yang masak baru juga selsai liat aja tuh masih ada asapnya"
"Wah hebat" fahri merasa terkagum
"lebay.. sana bawain eli sarapan"
Imah hanya membuat sarapan untuk orang rumah tidak untuk dirinya karena ia tidak terbiasa sarapan..
Selesai memasak imah merapikan pakaian untuk dibawa pulang. saat bersiap-siap untuk pulang imah mengecek hp nya untuk memastikan ponakan mamahnya sudah dijalan menjemput apa belum.
ternyata sudah dijalan.. dilihatnya chatnya dengan Tandri ternyata tidak ada chat darinya imah mematikan hpnya lalu turun ke bawah untuk menunggu jemputan
__ADS_1
Saat imah sedang menunggu ternyata Putra keponakan mamahnya imah datang bersama tante Masti ..
"Udah sarapan mah"
"hehe gak tan minum susu aja tadi"
"hm kan kebiasaan"
"Yaudah tan imah pamit pulang ya" imah mencium tangan tantenya yang ia anggap sebagai mamah keduanya
"Hati-hati di jalan ya nak.."
"Iya tan.."
dalam perjalanan imah mengecek hpnya lagi untuk memastikan ada chat masuk dari Tandri atau tidak. ternyata masih tidak ada, imah merasa risau karena sudah tiga hari ini nomor Tandri tidak aktif.
Sesampainya di rumah imah di disibukan dengan pekerjaan rumah membantu mamahnya memasak bersih-bersih kamarnya
sampai malam hari saat imah akan tidur ia mengingat lagi masa-masanya bersama Tandri . masih jadi pertanyaan mengapa ia tidak mengabari beberapa hari ini
Imah masih beranggapan bahwa Tandri sibuk mencari kerjaan saat lulus sekolah atau bahkan ia mengira Tandri kehabisan kuota
Saat pagi tiba imah terbangun namun masih bermalas-malasan di tempat tidurnya ..
Saat ia melihat beranda facebook ada seorang wanita yang menandai Tandri bertuliskan
**Semoga selamat sampai tujuan dek**
lama imah melihat postingan itu membaca berulang kali,, ia coba berfikir apa maksud dari postingan tersebut
"Apa dia sedang mencari kerjaan ya"
"Atau di pergi jalan-jalan"
"Oh mungkin pergi camping bersama teman-teman osisnya untuk perpisahan"
"Apa dia pergi jauh??"
"Atau bahkan pulang kampung??"
"gak gak gak mungkin pulang kampung dia kan sudah pernah bilang gak bakal tinggalin aku.. imah berbicara sendiri dan terus berpikir.
Apa yang harus aku lakukan dengan siapa aku harus bertanya...
Mungkin nanti dia bakal menghubungi ku, atau mungkin besok dia akan menelpon ku.. tunggu saja sampai dia mengabari ku..
__ADS_1
Imah pun beranjak dari tempat tidurnya untuk menikmati masa-masa liburnya walau cuma beberapa hari